Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Shopee
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis praktik denda keterlambatan shopeepay later pada market place shopee perspektif fatwa DSN MUI NO.17/DSN-MUI/IX/2000

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan layanan buy now pay later (BNPL) dalam ekosistem e-commerce menimbulkan persoalan normatif dalam perspektif hukum ekonomi syariah, khususnya terkait penerapan denda keterlambatan dan kesesuaiannya dengan prinsip keadilan serta larangan penambahan atas utang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik denda keterlambatan pada layanan ShopeePay Later dan menilai kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000 yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh pengguna yang pernah mengalami keterlambatan pembayaran, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa denda diberlakukan secara otomatis tanpa verifikasi kemampuan ekonomi pengguna dan tanpa transparansi pengelolaan dana. Praktik ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip ta‘zīr yang mensyaratkan sanksi hanya bagi pihak yang mampu namun sengaja menunda pembayaran serta mengharuskan alokasi dana untuk kepentingan sosial. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi mekanisme sanksi fintech agar selaras dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Hukum Ekonomi Islam terhadap praktek jual beli mystery box pada aplikasi Shopee (Studi Kasus di Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mystery box merupakan suatu produk berisi barang yang berbeda-beda. Untuk sebuah produk mystery box pembeli tidak dapat menebak isi atau barang yang akan didapatkannya nanti. Pentingnya transaksi jual beli mystery box di shopee di teliti karena dalam Islam jual beli itu objeknya harus jelas. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk Mengetahui Praktik Jual Beli Mystery Box pada aplikasi Shopee Di Kecamatan Metro Pusat,Kota Metro. 2) Untuk Menganalisa Praktik Jual Beli Mystery Box di Aplikasi Shopee Sesuai Dengan Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Di Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Dalam mengidentifikasi permasalah tersebut, metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan yuridis empiris ataus penelitian lapangan (field research), Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif-kualitatif. Dari penelitian ini memperoleh kesimpulan untuk membeli mystery box online di shopee, dengan cara memasukkan kata kunci mystery box dipencarian shopee kemudian memilih mystery box dengan harga dan diskripsi barang yang telah dli tentukan. Praktik jual beli Mystery Box pada aplikasi Shopee Di Kecamatan Metro Pusat tidak sesuai dengan perspektif hukum ekonomi syariah. Dalam hukum ekonomi syariah objek dari barang yang dibeli harus jelas sedangkan jual beli Mystery Box pada aplikasi Shopee Di Kecamatan Metro Pusat termasuk dalam jual beli gharar karena objek dari barang yang dibeli tidak jelas barang yang ada di dalamnya hanya diketahui oleh penjual, sehingga isi dari box tersebut tidak ada kepastian yang nyata dan perbuatan itu dapat merugikan salah satu pihak atau pembeli. Rekomendasi untuk penjual dan pembeli produk mystery box agar dapat menjalankan praktik jual beli yang sesuai dengan hukum ekonomni syariah dengan tidak melemahkan dan merugikan salah satu pihak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail