Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Pendidikan Anak Usia Dini
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Strategi Guru Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Di RA Al Huda Tulung Balak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI RA AL HUDA TULUNG BALAK Oleh : Alisa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi strategi guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Al Huda Tulung Balak. Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya perkembangan sosial emosional sebagai fondasi dalam pembentukan karakter, kemampuan adaptasi sosial, serta pengendalian emosi anak. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai perkembangan sosial emosional yang sesuai dengan tahap usianya, namun masih ditemukan beberapa anak yang mengalami kendala dalam mengelola emosi, menunjukkan kepercayaan diri, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait implementasi strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi guru dalam mengembangkan sosial emosional anak dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, melalui pembiasaan perilaku positif, kegiatan bermain peran, aktivitas kelompok, metode bercerita, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Guru juga berperan dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan emosional anak. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut meliputi lingkungan sekolah yang mendukung serta adanya kolaborasi antara guru dan orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup keragaman karakteristik anak, keterbatasan waktu pembelajaran, serta pengaruh lingkungan keluarga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi guru di RA Al Huda Tulung Balak telah dilaksanakan secara sistematis dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual maupun praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada aspek sosial emosional dalam pendidikan anak usia dini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Laki-Laki dalam Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan karakter anak usia dini, khususnya pada usia 5-6 tahun yang merupakan masa emas dalam pembentukan nilai moral,sosial dan emosional. Keberadaan guru laki-laki di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih relatif terbatas, padahal mereka memiliki potensi besar dalam memberikan keteladanan, terutama dalam aspek kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan. Hasil prasurvey di RA Al Khairiyah Tanjung Aji menunjukkan bahwa kemampuan karakter anak belum berkembang secara optimal, serta peran guru laki-laki dalam proses pembelajaran dan pembiasaan nilai karakter masih kurang maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia 5-6 tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru, dan 12 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data di uji melalui teknik triangualisasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia dini dilaksanakan melalui tiga fungsi utama, yaitu sebagai pengajar, pendidik, dan pemimpin sebagai pengajar, guru laki-laki mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, sopan santun, dan empati dalam kegiatan pembelajaran. Sebagai pendidik guru laki-laki memberikan keteladanan melalui sikap dan perilaku sehari-hari serta membimbing anak dengan pendekatan yang persuasif. Sebagai pemimpin, guru laki-laki mampu mengelola kelas menerapkan nilai kedisiplinan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Peran tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter anak meskipun masih belum sepenuhnya optimal dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Dan Orang Tua Dalam Pengembangan Akhlak Anak Melalui Metode Komunikasi Terpadu Pada Anak Usia Dini Di RA Nurul Huda

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPAYA GURU DAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN AKHLAK ANAK MELALUI METODE KOMUNIKASI TERPADU PADA ANAK USIA DINI DI RA NURUL HUDA BANDAR MATARAM Oleh : Nur Thila Syarofa Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku anak usia dini yang belum sepenuhnya mencerminkan akhlak terpuji, seperti kebiasaan berbicara kasar dan mengumpat, yang sering kali dipengaruhi oleh lingkungan sekitar maupun paparan media digital tanpa pengawasan orang tua. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksinkronan (mismatch) antara pembiasaan nilai akhlak di sekolah dengan pola pengasuhan di rumah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru dan orang tua dalam mengembangkan akhlak anak melalui metode komunikasi terpadu pada Anak Usia Dini di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Guru Kelas, Orang Tua/Wali Murid, serta Peserta Didik di RA Nurul Huda Bandar Mataram. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan induktif yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan akhlak anak dilakukan secara efektif melalui metode komunikasi terpadu yang memiliki dimensi kolaboratif dan partisipatif. Guru dan orang tua menerapkan proses perancangan bersama (co-designing) untuk menyepakati target perilaku spesifik yang ingin dicapai, seperti adab berbicara. Upaya ini didukung oleh penggunaan berbagai media komunikasi secara optimal, mulai dari buku penghubung, pesan WhatsApp pribadi, hingga forum dialog langsung dan program parenting. Selain itu, pihak sekolah dan keluarga secara selaras menerapkan strategi keteladanan (modeling) dan pembiasaan (habituation) dalam keseharian anak. Kesimpulannya, kolaborasi dan komunikasi terpadu antara sekolah dan rumah terbukti mampu menekan kebiasaan anak mengucapkan kata-kata kasar serta mencegah anak mengalami kebingungan nilai, karena aturan sopan santun mendapatkan penguatan yang konsisten di kedua lingkungan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Dalam Mengembangkan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media buku Bergambar di TK Qur'an Ma'arif Sumber Rezeki Mataram Kec. Bandar Mataram Kab. Lampung Tengah Tahun Ajaran 2024/2025

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT TEACHER EFFORTS IN DEVELOPING THE LANGUAGE OF 5-6 YEAR-OLD CHILDREN THROUGH PICTURE BOOK MEDIA AT QUR'AN MA'ARIF KINDERGARTEN SUMBER REZEKI MATARAM DISTRICT. BANDAR MATARAM REGENCY. CENTRAL LAMPUNG REGENCY IN 2024/2025 Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi. Bahasa sebagai alat komunikasi yaitu hubungan individu yang satu dengan individu yang lain tidak dapat dipisahkan dari bahasa sebagai alat komunikasi. Metode tanya jawab adalah suatu cara atau prosedur yang ditempuh pendidik yang memungkinkan terjadinya interaksi antara dua arah secara langsung antara guru dengan anak. Sedangkan media visual adalah media yang hanya dapat dilihat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media buku bergambar dalam pengembangan bahasa anak di TK Qur’an Ma’arif Sumber Rezeki Mataram. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasilnya adalah pra siklus mendapatkan total rata-rata 7,6 dengan kategori penilaian Belum Berkembang (BB), siklus I meningkat menjadi 16,0 dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan siklus II meningkat menjadi 23,5 dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail