Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: karakter anak usia dini
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Laki-Laki dalam Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan karakter anak usia dini, khususnya pada usia 5-6 tahun yang merupakan masa emas dalam pembentukan nilai moral,sosial dan emosional. Keberadaan guru laki-laki di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih relatif terbatas, padahal mereka memiliki potensi besar dalam memberikan keteladanan, terutama dalam aspek kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan. Hasil prasurvey di RA Al Khairiyah Tanjung Aji menunjukkan bahwa kemampuan karakter anak belum berkembang secara optimal, serta peran guru laki-laki dalam proses pembelajaran dan pembiasaan nilai karakter masih kurang maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia 5-6 tahun di RA Al Khairiyah Tanjung Aji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru, dan 12 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data di uji melalui teknik triangualisasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru laki-laki dalam pengembangan karakter anak usia dini dilaksanakan melalui tiga fungsi utama, yaitu sebagai pengajar, pendidik, dan pemimpin sebagai pengajar, guru laki-laki mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, sopan santun, dan empati dalam kegiatan pembelajaran. Sebagai pendidik guru laki-laki memberikan keteladanan melalui sikap dan perilaku sehari-hari serta membimbing anak dengan pendekatan yang persuasif. Sebagai pemimpin, guru laki-laki mampu mengelola kelas menerapkan nilai kedisiplinan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Peran tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter anak meskipun masih belum sepenuhnya optimal dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail