ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas III MI Al-Maunah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media gambar dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas III MI Al-Maunah setelah penerapan media tersebut dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa kelas III MI Al-Maunah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Penelitian ini dilaksanakan di MI Al-Maunah Karya Dadi, Bandar Agung, Kecamatan Trusan Nunyai pada bulan Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media gambar mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, motivasi belajar, serta pemahaman siswa terhadap materi Akidah Akhlak. Setelah penerapan media gambar, sebagian besar siswa mengalami peningkatan hasil belajar dan berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan hingga melampaui KKM, yaitu sekitar 95%, dengan lima siswa memperoleh nilai di atas KKM dan tiga siswa lainnya juga menunjukkan peningkatan hingga sekitar 85%, khususnya pada kelas III MI Al-Maunah. Selain itu, media gambar membantu siswa memahami konsep abstrak menjadi lebih konkret serta meningkatkan hasil belajar dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas III MI Al-Maunah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca siswa kelas II tergolong rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Selain itu, rendahnya kemampuan membaca siswa menjadi alasan utama perlunya penerapan media yang lebih menarik dan efektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain pre-eksperimental. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya penggunaan media gambar nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D adalah 77.72. Setelah diterapkannya penggunaan media gambar ternyata meningkatkan nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D di MINU Metro yaitu menjadi 82.61. Hasil Uji Friedman diperoleh nilai Chi- Square hitung sebesar 60.000 lebih besar dari nilai Chi-Square sebesar 3.481. Artinya Ha diterima dan menolak H0. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media gambar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media cerita bergambar serta mengetahui peningkatan minat membaca siswa kelas II SD N 1 Banarjoyo setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas II.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media cerita bergambar dilakukan melalui tahapan kegiatan awal, inti, dan penutup secara sistematis. Pada kegiatan inti, media digunakan untuk membantu siswa membaca, memahami isi cerita, serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Penggunaan media ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif. Selain itu, penerapan media cerita bergambar terbukti dapat meningkatkan minat membaca siswa. Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui perubahan sikap siswa yang menjadi lebih antusias, aktif, dan tertarik dalam kegiatan membaca. Siswa juga lebih mudah memahami isi bacaan serta menunjukkan keinginan untuk membaca secara mandiri. Hasil observasi dan wawancara memperkuat bahwa media visual berupa gambar membantu siswa dalam menginterpretasikan teks dan mengurangi rasa bosan saat membaca. Dengan demikian, media cerita bergambar merupakan alternatif yang efektif dalam meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
. Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di MI Miftahul Ulum menunjukkan kurangnya keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered) dan keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran yang variative, sehingga rendahnya berpikir kritis. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media amplop bergambar serta menganalisis kontribusinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4A MI Miftahul Ulum Kecamatan Braja Selebah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan satu guru kelas 4A, kepala sekolah, dan siswa kelas 4A sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media amplop bergambar mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, ditandai dengan keaktifan dalam mengamati, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta kemampuan dalam mengidentifikasi masalah, memberikan alasan logis, dan menarik kesimpulan. Selain itu, media ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kualitas media, kesiapan guru, serta keterbatasan sarana pendukung. Kesimpulannya, media amplop bergambar merupakan alternatif inovatif yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis visual yang sederhana, kontekstual, dan adaptif terhadap kondisi madrasah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan media gambar dalam pembelajaran matematika serta peningkatan pemahaman operasi hitung pada siswa kelas 3 MIS Al Yazier Rawajitu Utara. Penelitian ini merupakan penelititian tindakan kelas (action research) yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di kelas 3 MIS Al Yazier tahun pelajaran 2024/2025 yang bertempat di Rawajitu Utara. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Adapun indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu pemahaman operasi hitung dan pencapaian kriteria ketuntasan minimum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media gambar dapat meningkatkan pemahaman operasi hitung siswa yang dapat dilihat dari data prasurvey (46,43%) yang tuntas, dan setelah hasil tes pada akhir siklus I bahwa 20 siswa (71,43%) tuntas dan 8 siswa (28,57%) belum tuntas dengan rata-rata hasil belajar siswa 71,61. Setelah diadakan siklus II mengalami peningkatan menjadi 25 siswa (89,29%) tuntas dan hanya 3 siswa (10,71%) belum tuntas dengan rata-rata hasil belajar mencapai 78,04. Dengan demikian, media gambar berhasil dalam meningkatkan pemahaman operasi hitung siswa.