Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Intan

16 karya publik ditemukan.

2026: 62025: 62023: 12020: 12016: 2

Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Internalisasi Nilai Toleransi di Era Masyarakat Multikultural Didesa Bumi Mas

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study aims to examine the role of Islamic religious instruction in promoting tolerance within the multicultural community of Desa Bumi Mas. The research is grounded in the social reality that, although interreligious relations in the village are generally peaceful, the internalization of tolerance through Islamic religious instruction has not yet been fully developed. Several issues were identified, including residents difficulty in accepting differing opinions, the presence of relatively exclusive religious perspectives, and the tendency for tolerance to be shaped more by long-standing social and cultural habits rather than by a deep understanding of Islamic teachings. This study employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through interviews with religious leaders and community figures, observation of religious and social activities, and documentation. The findings show that Islamic Religious Education in Desa Bumi Mas functions as a medium for the transformation, transaction, and internalization of tolerance values within the community. Through various religious activities such as study gatherings, sermons, and community social activities, religious leaders convey values of tolerance including good moral character, mutual respect, maintaining harmony, and not forcing beliefs on others. These values are not only communicated through one-way teaching but also through two-way interactions between religious leaders and community members in activities such as mutual cooperation and village deliberations. Through this process, tolerance values are gradually internalized in community life, as reflected in the peaceful coexistence of residents despite differences in religious backgrounds. However, some community members still perceive tolerance mainly as a social habit, indicating the need for continuous Islamic religious guidance to strengthen tolerance as an integral part of religious values.

Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Internalisasi Nilai Toleransi di Era Masyarakat Multikultural Didesa Bumi Mas

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to examine the role of Islamic religious instruction in promoting tolerance within the multicultural community of Desa Bumi Mas. The research is grounded in the social reality that, although interreligious relations in the village are generally peaceful, the internalization of tolerance through Islamic religious instruction has not yet been fully developed. Several issues were identified, including residents difficulty in accepting differing opinions, the presence of relatively exclusive religious perspectives, and the tendency for tolerance to be shaped more by long-standing social and cultural habits rather than by a deep understanding of Islamic teachings. This study employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through interviews with religious leaders and community figures, observation of religious and social activities, and documentation. The findings show that Islamic Religious Education in Desa Bumi Mas functions as a medium for the transformation, transaction, and internalization of tolerance values within the community. Through various religious activities such as study gatherings, sermons, and community social activities, religious leaders convey values of tolerance including good moral character, mutual respect, maintaining harmony, and not forcing beliefs on others. These values are not only communicated through one-way teaching but also through two-way interactions between religious leaders and community members in activities such as mutual cooperation and village deliberations. Through this process, tolerance values are gradually internalized in community life, as reflected in the peaceful coexistence of residents despite differences in religious backgrounds. However, some community members still perceive tolerance mainly as a social habit, indicating the need for continuous Islamic religious guidance to strengthen tolerance as an integral part of religious values.

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Muslimat NU 06 Sri Bawono Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak usia 5–6 tahun di RA Muslimat NU 06 Sri Bawono Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter kemandirian sejak usia dini sebagai bekal anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya serta kehidupan sehari-hari. Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap mandiri pada anak melalui pola asuh, pembiasaan, dan keteladanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan guru, sedangkan objek penelitian adalah peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak dilakukan melalui beberapa bentuk, yaitu: (1) memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri seperti makan, berpakaian, dan merapikan mainan; (2) membiasakan anak untuk bertanggung jawab terhadap tugas sederhana; (3) memberikan motivasi dan dukungan positif; serta (4) menjalin kerjasama dengan pihak sekolah dalam memantau perkembangan anak. Faktor pendukung meliputi kesadaran orang tua, lingkungan yang kondusif, dan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua dan pola asuh yang kurang konsisten

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Muslimat NU 06 Sri Bawono Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak usia 5–6 tahun di RA Muslimat NU 06 Sri Bawono Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter kemandirian sejak usia dini sebagai bekal anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya serta kehidupan sehari-hari. Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap mandiri pada anak melalui pola asuh, pembiasaan, dan keteladanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan guru, sedangkan objek penelitian adalah peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak dilakukan melalui beberapa bentuk, yaitu: (1) memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri seperti makan, berpakaian, dan merapikan mainan; (2) membiasakan anak untuk bertanggung jawab terhadap tugas sederhana; (3) memberikan motivasi dan dukungan positif; serta (4) menjalin kerjasama dengan pihak sekolah dalam memantau perkembangan anak. Faktor pendukung meliputi kesadaran orang tua, lingkungan yang kondusif, dan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua dan pola asuh yang kurang konsisten

Analisis Pola Komunikasi Guru Dengan Orang Tua Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Di SDNU

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Partisipasi aktif orang tua sebagai mitra pendidikan memiliki peran strategis dalam menopang keberlangsungan proses belajar anak, karena dukungan yang konsisten dari keluarga turut membentuk iklim pendidikan yang kondusif, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SDNU Metro. Kedua mengkaji faktor-faktor yang berperan sebagai pendukung dan penghambat dalam komunikasi antara guru dan orang tua siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan dalam hal ini yaitu, pertama sumber data primer kedua sumber. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode : observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan menunjukan pola komunikasi yang terjadi di SDNU Kota Metro yaitu bahwa pola komunikasi yang terbentuk antara orang tua dan guru adalah komunikasi interpersonal dan juga komunikasi kelompok. Komunikasi interpersonal dapat dilihat dari adanya pemanggilan terhadap wali murid, sedangkan pada komunikasi kelompok dapat dilihat pada adanya musyawarah antara pihak sekolah dengan wali murid pada tiap awal semester. Sedangkan hal-hal yang menjadi penghambat dalam komunikasi orang tua dengan guru adalah Penerimaan informasi yang kurang maksimal , Pemanfaatan media komunikasi yang kurang maksimal, Tim pendidik yang kurang perhatian ketika diluar jam pelajaran. Sedangkan faktor pendukung adalah Masih adanya orang tua yang aktif dalam komunukasi, Nilai Raport.

Analisis Pola Komunikasi Guru Dengan Orang Tua Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Di SDNU

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Partisipasi aktif orang tua sebagai mitra pendidikan memiliki peran strategis dalam menopang keberlangsungan proses belajar anak, karena dukungan yang konsisten dari keluarga turut membentuk iklim pendidikan yang kondusif, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SDNU Metro. Kedua mengkaji faktor-faktor yang berperan sebagai pendukung dan penghambat dalam komunikasi antara guru dan orang tua siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan sumber data yang peneliti gunakan dalam hal ini yaitu, pertama sumber data primer kedua sumber. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode : observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan menunjukan pola komunikasi yang terjadi di SDNU Kota Metro yaitu bahwa pola komunikasi yang terbentuk antara orang tua dan guru adalah komunikasi interpersonal dan juga komunikasi kelompok. Komunikasi interpersonal dapat dilihat dari adanya pemanggilan terhadap wali murid, sedangkan pada komunikasi kelompok dapat dilihat pada adanya musyawarah antara pihak sekolah dengan wali murid pada tiap awal semester. Sedangkan hal-hal yang menjadi penghambat dalam komunikasi orang tua dengan guru adalah Penerimaan informasi yang kurang maksimal , Pemanfaatan media komunikasi yang kurang maksimal, Tim pendidik yang kurang perhatian ketika diluar jam pelajaran. Sedangkan faktor pendukung adalah Masih adanya orang tua yang aktif dalam komunukasi, Nilai Raport.

PRAKTIK JUAL BELI DAGING SAPI DENGAN SISTEM TAKSIRAN DITINJAU DARI FIQIH MUAMALAH DI DESA RATNA DAYA KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini membahas praktik jual beli daging sapi dengan sistem taksiran yang berlangsung di Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, ditinjau dari perspektif fiqih muamalah. Praktik ini dilakukan tanpa penimbangan aktual saat transaksi, melainkan melalui perkiraan bobot berdasarkan pengamatan fisik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui mekanisme jual beli tersebut dan menganalisis kesesuaiannya dengan hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap penjual dan pembeli di lokasi. Hasil penelitian menunjukkan meskipun terdapat unsur ketidakpastian (gharar), transaksi tetap dilandasi oleh prinsip kejujuran dan kerelaan kedua belah pihak, sehingga dianggap sah secara fiqh oleh sebagian besar mazhab. Pembeli dapat melihat langsung kondisi sapi dan terjadi kesepakatan harga secara lisan. Dalam praktiknya, sistem ini tidak menimbulkan konflik signifikan dan dianggap adil oleh masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem taksiran di anggap sah secara fiqh muamalah selama dilakukan dengan itikad baik dan tanpa penipuan. Penelitian merekomendasikan perlunya edukasi fiqih muamalah bagi masyarakat guna memperkuat keabsahan praktik ini secara syariat.

PRAKTIK JUAL BELI DAGING SAPI DENGAN SISTEM TAKSIRAN DITINJAU DARI FIQIH MUAMALAH DI DESA RATNA DAYA KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas praktik jual beli daging sapi dengan sistem taksiran yang berlangsung di Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, ditinjau dari perspektif fiqih muamalah. Praktik ini dilakukan tanpa penimbangan aktual saat transaksi, melainkan melalui perkiraan bobot berdasarkan pengamatan fisik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui mekanisme jual beli tersebut dan menganalisis kesesuaiannya dengan hukum Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap penjual dan pembeli di lokasi. Hasil penelitian menunjukkan meskipun terdapat unsur ketidakpastian (gharar), transaksi tetap dilandasi oleh prinsip kejujuran dan kerelaan kedua belah pihak, sehingga dianggap sah secara fiqh oleh sebagian besar mazhab. Pembeli dapat melihat langsung kondisi sapi dan terjadi kesepakatan harga secara lisan. Dalam praktiknya, sistem ini tidak menimbulkan konflik signifikan dan dianggap adil oleh masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem taksiran di anggap sah secara fiqh muamalah selama dilakukan dengan itikad baik dan tanpa penipuan. Penelitian merekomendasikan perlunya edukasi fiqih muamalah bagi masyarakat guna memperkuat keabsahan praktik ini secara syariat.

analisa praktek jual beli bibit ikan gurame dengan akad salam perspektif fatwa DSN-MUI NO.05/DSN.MUI/IV/2000(studi di desa sribasuki)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam praktik jual beli di Desa Sribasuki, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, masyarakat menerapkan akad salam yakni suatu bentuk transaksi di mana pembayaran dilakukan di awal khususnya dalam kegiatan penjualan bibit ikan gurame. Pada praktek penjualan bibit ikan gurame di Desa tersebut ada pembeli yang tidak membayar pada saat akad dilakukan dengan alasan belum mempunyai uang untuk membayarnya. Untuk menggali lebih dalam mengenai praktik transaksi bibit ikan gurame melalui akad salam serta meninjau kesesuaiannya dengan fatwa DSN-MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000, penulis melakukan penelitian lapangan. Studi ini memanfaatkan data primer yang diperoleh langsung dari para pelaku transaksi baik penjual maupun pembeli bibit ikan gurami serta data sekunder yang bersumber dari fatwa DSN-MUI tersebut dan berbagai referensi yang relevan dengan tema penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, pelaksanaan akad salam dalam transaksi bibit ikan gurame di Desa Sri Basuki belum mencerminkan kesesuaian dengan ketentuan yang diatur dalam fatwa DSN-MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000. Salah satu poin yang menyimpang terletak pada aspek pembayaran, di mana dalam Pasal 2 ditegaskan bahwa pembayaran seharusnya dilakukan saat akad disepakati. Namun, kenyataannya, pembeli tidak menjalankan kewajiban tersebut pada waktu yang telah ditetapkan. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya pihak penjual jangan memberikan barang yang dipesan sebab belum menerima uangnya dan sebagai pembeli jika mempunyai tanggungan pembayaran hendaknya segera dibayarkan.

analisa praktek jual beli bibit ikan gurame dengan akad salam perspektif fatwa DSN-MUI NO.05/DSN.MUI/IV/2000(studi di desa sribasuki)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam praktik jual beli di Desa Sribasuki, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, masyarakat menerapkan akad salam yakni suatu bentuk transaksi di mana pembayaran dilakukan di awal khususnya dalam kegiatan penjualan bibit ikan gurame. Pada praktek penjualan bibit ikan gurame di Desa tersebut ada pembeli yang tidak membayar pada saat akad dilakukan dengan alasan belum mempunyai uang untuk membayarnya. Untuk menggali lebih dalam mengenai praktik transaksi bibit ikan gurame melalui akad salam serta meninjau kesesuaiannya dengan fatwa DSN-MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000, penulis melakukan penelitian lapangan. Studi ini memanfaatkan data primer yang diperoleh langsung dari para pelaku transaksi baik penjual maupun pembeli bibit ikan gurami serta data sekunder yang bersumber dari fatwa DSN-MUI tersebut dan berbagai referensi yang relevan dengan tema penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, pelaksanaan akad salam dalam transaksi bibit ikan gurame di Desa Sri Basuki belum mencerminkan kesesuaian dengan ketentuan yang diatur dalam fatwa DSN-MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000. Salah satu poin yang menyimpang terletak pada aspek pembayaran, di mana dalam Pasal 2 ditegaskan bahwa pembayaran seharusnya dilakukan saat akad disepakati. Namun, kenyataannya, pembeli tidak menjalankan kewajiban tersebut pada waktu yang telah ditetapkan. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya pihak penjual jangan memberikan barang yang dipesan sebab belum menerima uangnya dan sebagai pembeli jika mempunyai tanggungan pembayaran hendaknya segera dibayarkan.

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kedisiplinan SIswa Di SDN 01 Bumi Sari

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kedisiplinan siswa merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kedisiplinan siswa di SDN 01 Bumi Sari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui keteladanan, pembiasaan, serta penerapan aturan yang konsisten. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembentukan kedisiplinan siswa meliputi peran aktif guru dalam memberikan motivasi, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai disiplin. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan minimnya keterlibatan orang tua dalam pengawasan perilaku anak di rumah.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui peran guru PAI yang lebih optimal.

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kedisiplinan SIswa Di SDN 01 Bumi Sari

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kedisiplinan siswa merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kedisiplinan siswa di SDN 01 Bumi Sari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui keteladanan, pembiasaan, serta penerapan aturan yang konsisten. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembentukan kedisiplinan siswa meliputi peran aktif guru dalam memberikan motivasi, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai disiplin. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan minimnya keterlibatan orang tua dalam pengawasan perilaku anak di rumah.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui peran guru PAI yang lebih optimal.

“Hadapi Pandemi dengan Semangat Brikolase Kewirausahaan”

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

“Hadapi Pandemi dengan Semangat Brikolase Kewirausahaan” Kolase Perjuangan Bisnis dalam Menghadapi Resesi Ekonomi dan Peranan Perguruan Tinggi di Indonesia Penulis : Delly, Intan, Daisy, Virginia, Mentari, Fani, Ayundha, Devinta, Maria, Ahmadi, Ahmi, Dominikus, Ramadhani, Johnny Ukuran : 14 x 21 cm No. QRCBN : 62-39-9740-872 Terbit : Mei 2022 www.guepedia.com Sinopsis : Pandemi Covid-19 membawa perubahan besaran kondisi bisnis serta sistem dalam kehidupan secara mendetail. Sebaran pandemi, menyebabkan kelumpuhan hamper pada keseluruhan sector, baik ekonomi, social, maupun politik. Buku ini, menceritakan tentang kondisi real-time UMKM di Indonesia dalam menghadapi pandemic dan resesi ekonomi. Mulai dari peranan wanita dalam mengambil peran dalam membentu perekonomian keluarga dengan berwirausaha, hingga transformasi digital bisnis sebagai respon utama dalam mengahadapi perubahan model bisnis secara global saat ini dan akan datang. Buku ini merupakan bunga rampai dari berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan para akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia sebagai salah satu kontribusi PT dalam membantu pemerintah sekaligus pelaksanaan tri dharma PT untuk membantu membangkitkan pejuang UMKM ditengah pandemic dengan memberikan beragam Pendidikan dan pelatihan yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk memperbaiki dan dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan dimasa yang akan datang. Kondisi UMKM di Indonesia, mengalami goncangan yang kuat terutama ketika pandemic, seluruh aktivitas interaksi fisik telah dilakukan pembatasan. Hal ini membuat semua proses bisnis tatap muka terhenti dan tentunya membunuh UMKM secara tidak langsung. Namun, dengan perubahan teknologi sebelum pandemic, tentunya sudah menjadi bekal bagi para pejuang UMKM untuk Menyusun strategi dalam menghadapi resesi. Akan tetapi bagaimana dengan UMKM yang belum siap dengan teknologi dan langkah yang perlu dilakukan untuk menghadapi pandemic? Tentunya disinilah peranan PT untuk membantu para pejuang wirausaha untuk tetap bertahan, dengan melakukan transfer pengetahuan antara para akademisi dan UMKM. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys