2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Aliyah (MA) Kelas X ini disusun tetap berdasarkan Kurikulum Madrasah yang dikeluarkan Menteri Agama RI Tahun 2013, yang dalam pelaksanaannya berpedoman kepada Keputusan Menteri Agama RI No. 165 Tahun 2014, dan Surat Edaran Dirjen Pendis Kemenag RI Tahun 2015, terdiri atas 4 Bab. Setiap bab mengandung: uraian materi pelajaran, rangkuman, hikmah, evaluasi dan tugas dari bab yang bersangkutan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
History of Christian education in Indonesia from the 16th century to present.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan hasil karya yang dapat dijadikan sumber belajar bagi mahasiswa sebagai dasar dalam melakukan pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Dengan adanya buku ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka untuk melakukan pengkajian pada bidang ilmu yang diperlukan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Comparative study of religions in Indonesia; collection of papers.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
History and development of churches in Asia from the 15th century to the 20th century.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
On archaeological excavations in Lobu Tua site related to history of Barus, North Sumatera.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku sejarah Kesultanan Melayu Sanggau merupakan sebuah buku yang mengungkapkan fakta-fakta sejarah Sanggau masa lalu dan diungkapkan secara ilmiah dalam buku ini. Memang fakta sejarah Sanggau ini telah lama dilupakan atau memang sengaja ditenggelamkan seperti menghilangkan puing-puing sejarah. Meskipun demikian, buku ini tetap perlu dibaca sebagai informasi, pengetahuan sejarah dan dipahami oleh penduduk Sanggau, terutama dari kalangan Aristocrat, karena disadari atau tidak, Sultan-sultan Sanggau di masa lalu telah memberi catatan penting dalam pendirian Kota Sanggau. Untuk melihat kontribusi dan peranan yang dimainkan para Sultan, buku ini telah memaparkan fakta-fakta, antara lain Sultan Abang Abdurrahman telah mendirikan sebuah Kesultanan Sanggau pada 5 Rabiul Awal 871 H/8 Agustus 1450 M. Kemudian, Sultan Jamaludin memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan dari Mengkiang ke Sanggau pada tanggal 12 Maret 1658 M. Tidak hanya itu saja, buku ini juga memaparkan beberapa cerita legenda yang mencirikan masyarakat Sanggau pada zaman dahulu. Melalui tulisan ini, semua pihak khususnya kaum kerabat, para eksekutif, sarjana dan intelektual juga diajak untuk mensinergikan lagi ingatan akan sejarah Sanggau yang berliku dan menatap masa depan Sanggau yang lebih cerah serta bersahabat. Bukan Sanggau yang grudang-gradok, tidak bernuansa dan tidak berperadapan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Untuk penelitian tingkat tinggi di sekolah pasca sarjana, pemahaman terhadap teori secara mendalam sangat diperlukan dengan imajinasi yang tinggi terhadap permasalahan dan fenomena sosial di lapangan. Dengan memahami teori secara cermat, mendalam dan "kaffah", maka peneliti akan sangat gampang merumuskan kerangka pemikiran, yang merupakan pilar pokok dari gagasan, yang akan dijalankan. Jika kerangka pemikiran sudah dirumuskan dengan sempurna, maka keseluruhan "blueprint" bisa terlihat dengan jelas dan gamblang. Buku ini dilengkapi dengan contoh analisa data yang lengkap tentang regresi dan korelasi dengan menggunakan SPSS. Lebih dari itu, pembaca atau pembelajar juga disuguhi contoh analisa SEM (Structurel Equation Model), yang detail, lengkap dan bisa menjadi contoh untuk riset, yang akan dilakukan oleh mahasiswa, dosen maupun peneliti.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bismillahirrahmanirrahim Buku pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Aliyah (MA) Kelas XII ini disusun tetap berdasarkan Kurikulum Madrasah yang dikeluarkan Menteri Agama RI Tahun 2013, yang dalam pelaksanaannya berpedoman kepada Keputusan Menteri Agama RI No. 165 Tahun 2014, dan Surat Edaran Dirjen Pendis Kemenag RI Tahun 2015, terdiri atas 9 Bab. Setiap bab mengandung: uraian materi pelajaran, rangkuman, hikmah, evaluasi dan tugas dari bab yang bersangkutan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Madrasah Aliyah (MA) Kelas XI ini disusun tetap berdasarkan Kurikulum Madrasah yang dikeluarkan Menteri Agama RI Tahun 2013, yang dalam pelaksanaannya berpedoman kepada Keputusan Menteri Agama RI No. 165 Tahun 2014, dan Surat Edaran Dirjen Pendis Kemenag RI Tahun 2015, terdiri atas 6 Bab. Setiap bab mengandung: uraian materi pelajaran, rangkuman, hikmah, evaluasi dan tugas dari bab yang bersangkutan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini memuat pembahasan tentang MEB sebagai salah satu metode numerik untuk mencari solusi masalah nilai batas yang diatur oleh suatu persamaan diferensial parsial. Pembahasan ini meliputi pengenalan sekaligus penerapan MEB. Pengenalan MEB dimaksud memuat analisis matematika dari penurunan atau pembentukan MEB dalam suatu urutan tahap. Sedangkan penerapan MEB berisi pembahasan penggunaan MEB untuk masalah nilai batas pada sistem konduksi panas, peresapan air ke dalam tanah, perambatan gelombang suara, transpor polutan, dan deformasi bahan lentur. Pada semua bidang penerapan, medium atau bahan yang diperhatikan adalah bahan anisotropik. Pada akhir dari setiap bab, dicantumkan koding/program komputer dalam bahasa Fortran untuk yang dapat digunakan untuk keperluan simulasi suatu masalah tertentu.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Metode kuantitaif ini digunakan untuk mempelajari model – model data yang berkaitan dengan penelitian. Di dalam buku ini dikupas apa arti data dan skala pengukurannya. sehingga dapat di deskripsikan. Di bab ke dua dan tiga akan dibahas teknis metode kuantitaif yang sering digunakan dalam penelitian, sehingga pihak yang membacanya buku ajar ini dapat mengerti dan memahaminya. Buku metode kuantitaf ini merupakan awal untuk mengenal cara – cara menganalisis dari data yang ada.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penulisan sejarah Islam biasanya diklasifikasikan menjadi periode klasik, periode pertengahan, dan periode modern. Periode klasik identik dengan masa kejayaan Islam, periode pertengahan cenderung didominasi kemunduran Islam, sedangkan periode modern ditandai dengan kebangkitan Islam. Pada saat dunia Islam mengalami kemajuan pesat, kondisi dunia Barat sebaliknya. Tetapi orang-orang Barat akhirnya mampu mentransfer ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat Muslim. Kesempatan itu memang sangat besar karena pemerintahan Islam terkenal sebagai pemerintah yang sangat toleran terhadap para penganut agama selain Islam. Sikap toleran itulah yang diteladankan oleh Rasulullah saw selama memimpin umat Islam. Pemimpin-pemimpin berikutnya juga sangat toleran. Misalnya, Khalifah ‘Umar ibn al-Khattab ketika menguasai Baitul Maqdis, atau para pemimpin lainnya, baik di kawasan Islam timur maupun barat. Bangsa Barat yang melihat kesempatan emas selama berinteraksi dengan umat Islam memanfaatkannya secara maksimal untuk mengalihkan ilmu pengetahuan. Adapun jalur-jalur yang menjadi jembatan untuk transformasi ilmu pengetahuan tersebut antara lain melalui Andalusia (Spanyol), Sicilia (Italia), dan perang salib. Demikianlah keberhasilan bangsa Barat dalam pengalihan ilmu pengetahuan dari dunia Islam sehingga sampai hari ini mereka mampu berdiri di puncak peradaban setelah berada lama dalam masa kegelapan. Agar era supremasi intelektual Islam tidak hanya sekedar nostalgia dan umat Islam tidak terlalu lama tenggelam dalam keterpurukan, lantas apa yang semestinya dilakukan. Inilah manfaat menelaah kajian sejarah masa lampau karena sejarah adalah guru kehidupan yang menyediakan garis-garis pedoman yang sangat berfaedah. Perlu ditegaskan bahwa mengembalikan kejayaan peradaban Islam merupakan kewajiban kaum Muslimin. Secara kuantitatif jumlah negara yang dipimpin oleh penguasa Muslim dan mempunyai penduduk mayoritas beragama Islam sangat signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penyadaran kembali mengenai tanggung jawab mereka terhadap eksistensi umat dan agama Islam ini. Di samping itu, gerakan ijtihad secara menyeluruh hendaknya terus direvitalisasi.