Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: thoriqoh naqsyabandiyah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kesejahteraan Spiritual pada Pengamal dan Non-Pengamal Dzikir Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis perbedaan kesejahteraan spiritual sebagai indikator ketenangan batin antara santri pengamal dan non-pengamal Thoriqoh Naqsyabandiyah Khalidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Lampung Tengah. Menggunakan metode kuantitatif komparatif non-eksperimental, sebanyak 108 santri dipilih melalui teknik sampling jenuh berdasarkan kriteria purposive, yang terdiri dari 55 santri pengamal dan 53 santri non-pengamal. Skala Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being Scale/SWBS) yang mengukur dimensi religius dan eksistensial digunakan sebagai instrumen dengan validitas dan reliabilitas yang telah teruji. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji independent sample t-test untuk menguji perbedaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesejahteraan spiritual santri pengamal (Mean=87,49; SD=11,117) secara deskriptif lebih tinggi dibandingkan santri non-pengamal (Mean=86,25; SD=9,663). Namun, uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,536 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menolak hipotesis alternatif (H₁) dan menerima hipotesis nol (H₀). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa praktik thoriqoh saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kesejahteraan spiritual, dan pendekatan holistik yang mempertimbangkan dukungan sosial serta aspek eksistensial perlu dipertimbangkan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kontribusi Tarekat Naqsyabandiyah Terhadap Pendidikan Agama Islam dan Perubahan Perilaku Sosial Jamaah (Studi Kasus Jamaah Tharikat Naqsabandiyah Kholidiyah di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah dalam meningkatkan spiritualitas keagamaan santri di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Punggur, Lampung Tengah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya penurunan moral dan lemahnya nilai spiritual dikalangan santri, sehingga diperlukan pembinaan keagamaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah santri inabah putri yang aktif mengikuti amaliah Thoriqoh Naqsyabandiyah, Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep spiritualitas keagamaan dibangun melalui latihan kesadaran hati (dzikrullah), pengawasan diri (muraqabah), suluk, tawajjuh, rabithah, serta pembiasaan hidup sederhana dan disiplin. Proses ini berkontribusi terhadap terbentuknya karakter religius yang kuat pada santri, seperti keikhlasan, kesabaran, tawadhu’, dan tanggung jawab. Amalan dalam Thoriqoh Naqsyabandiyah berperan dalam membentuk ketenangan batin, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta melatih pengendalian diri santri. Praktik tersebut juga mendorong perubahan perilaku yang lebih religius dan menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Thoriqoh Naqsyabandiyah menjadi salah satu bentuk pembinaan spiritual yang efektif dalam membentuk karakter dan memperkuat spiritualitas keagamaan santri di lingkungan pesantren.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail