ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter multikultural pada siswa Generasi Alpha serta mengidentifikasi nilai-nilai multikultural yang dikembangkan di MA Ma'arif Roudlotut Tholibin Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Partisipan dipilih secara purposif terdiri dari guru PAI, siswa kelas X, kepala madrasah, dan wali kelas, dengan analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menemukan lima peran strategis guru PAI (pendidik nilai, teladan, fasilitator dialog lintas budaya, motivator, dan evaluator) serta tujuh nilai multikultural yang diinternalisasikan (toleransi, keadilan, persaudaraan, empati, keterbukaan pikiran, dialog demokratis, dan cinta damai). Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama berupa paparan konten digital intoleran dan kecenderungan individualistis siswa Generasi Alpha. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi literasi digital dalam pembelajaran PAI serta pelatihan pedagogi responsif budaya bagi guru.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa dalam memecahkan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di MTs Takhassus Al- Qur'an Al-Falahiyah Batanghari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, yang tercermin dari hasil PISA 2022 dan observasi awal yang menunjukkan siswa kesulitan menghubungkan konsep SPLDV dengan konteks sehari-hari serta menerapkan metode eliminasi, substitusi, dan grafik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VIII, yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) berdasarkan hasil angket dan tes. Data dikumpulkan melalui angket kesulitan belajar, tes tertulis (LKPD), wawancara semi-terstruktur, dan observasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kategori kesulitan tinggi (25%) mengalami hambatan pada seluruh indikator, terutama keterampilan operasional dan pemahaman konsep. Siswa kategori sedang (54,2%) umumnya kesulitan pada perencanaan strategi dan pemeriksaan kembali. Siswa kategori rendah (20,8%) hanya mengalami kendala pada soal non-rutin. Faktor penyebab utama kesulitan adalah kurangnya penguasaan prasyarat aljabar, metode pembelajaran yang monoton, dan rendahnya minat belajar. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya desain pembelajaran remedial yang berfokus pada penguatan prasyarat dan kontekstualisasi masalah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program pembentukan karakter religius siswa latihan termasuk faktor-faktor penghambat dalam pembentukan karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di SMP Ma’arif 1 Metro pada tahun pelajaran 2024/2025 dengan melibatkan subjek penelitian diantaranya kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan diantaranya lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles & Hubberman dengan melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius dilakukan melalui sinergi antara kegiatan keagamaan rutin (seperti sholat duhur berjamaah, pembacaan surah Yasin dan asma’ul husna), keteladanan guru, dan pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran siswa dan kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, guru tetap memainkan peran penting sebagai motivator dan teladan. Penanaman karakter religius secara bertahap menunjukkan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran PAI sebagai media efektif dalam membentuk karakter religius siswa secara holistik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru menerapkan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V dan bagaimana peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD NU Metro.dalam penelitian ini model problem based learning. penelitian ini menggunakan kualitatif dengan dengan proses berfikir induktif untuk memahami kenyataan. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru serta peserta didik dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model problem based learning ini sangat efektif digunakan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, keterlibatan siswa dalam dalam pembelajaran,pemahaman siswa dalam memecahkan masalah,mengembangkan keterampilan siswa untuk berpikir kritis.selain itu model problem based learning juga menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Dengan demikian model problem based learning ini dapat terus dikembangkan untuk pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD NU Metro.