Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pertunangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dinamika Toxic Relationship Terhadap Kepuasan Hidup dan Self-Esteem pada Perempuan Dewasa Pasca Kegagalan Pertunangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Toxic relationship dapat menimbulkan dampak psikologis signifikan, terutama bagi perempuan dewasa yang mengalami kegagalan pertunangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak toxic relationship terhadap kepuasan hidup dan self-esteem perempuan dewasa yang mengalami kegagalan pertunangan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain studi kasus dan metode fenomenologi. Tiga partisipan perempuan berusia 19-27 tahun diwawancarai secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic relationship memberikan pengaruh negatif terhadap kepuasan hidup dan self-esteem yang ditandai dengan perasaan tidak dihargai, kehilangan arah hidup, serta kontrol dan manipulasi dalam hubungan. Meskipun mengalami penurunan kondisi psikologis selama hubungan berlangsung, partisipan menunjukkan proses pemulihan melalui refleksi diri, peningkatan kesadaran diri, dan dukungan sosial setelah hubungan berakhir. Selain itu, ditemukan bahwa tekanan sosial dan ekspektasi budaya turut memperkuat keputusan partisipan untuk bertahan dalam relasi yang merugikan. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman dampak emosional toxic relationship serta perlunya intervensi psikososial untuk mendukung proses pemulihan perempuan setelah mengalami toxic relationship.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis penerapan denda pembatalan pertunangan perspektif sosiologi hukum studi kasus desa negara jaya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas penerapan denda bagi individu yang membatalkan pernikahan di Desa Negara Jaya. Keputusan untuk tidak melanjutkan pernikahan dapat berdampak pada reputasi keluarga serta keseimbangan sosial dalam masyarakat, sehingga penerapan sanksi berupa denda dianggap sebagai langkah yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap lima partisipan, yang terdiri atas tokoh agama, aparat desa, serta individu yang pernah mengalami pembatalan pertunangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan denda tidak hanya berfungsi sebagai hukuman finansial, tetapi juga berperan dalam menjaga martabat dan kehormatan keluarga. Meskipun demikian, penerapan denda ini menimbulkan ketidaksetaraan sosial, terutama bagi keluarga dengan status ekonomi rendah, yang merasa terbebani oleh besaran denda yang ditetapkan. Proses musyawarah antar keluarga dan evaluasi dari tokoh adat dan tokoh agama menjadi bagian penting dalam menentukan besaran denda, meskipun kesepakatan ini sering kali dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini juga menemukan adanya pergeseran norma sosial seiring dengan perubahan sosial-ekonomi, yang mengarah pada perlunya penyesuaian penerapan denda agar lebih adil dan relevan dengan kondisi masyarakat yang terus berkembang. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan tentang norma-norma dalam kehidupan masyarakat desa Negara Jaya, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan norma sosial di era modern.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail