ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana intensitas penggunaan TikTok, jenis konten yang dikonsumsi, serta pola interaksi ibu-anak berkontribusi terhadap perkembangan moral anak di Desa Trimulyo, terutama pada aspek ketaatan terhadap aturan, empati, kontrol diri, tanggung jawab, dan kejujuran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebiasaan orangtua, khususnya ibu, dalam menggunakan platform TikTok sebagai hiburan sehari-hari yang secara tidak langsung dapat memengaruhi pembentukan moralitas anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik purposive sampling yang melibatkan lima orangtua pengguna aktif TikTok dan lima anak usia 712 tahun. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Kepala Desa Trimulyo, orangtua, dan anak, serta dokumentasi pendukung berupa profil desa dan catatan aktivitas digital keluarga. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui proses reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan orangtua bermain TikTok secara berlebihan berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas moral anak, terlihat dari berkurangnya interaksi emosional, melemahnya pengawasan, serta meningkatnya perilaku meniru konten tanpa pemahaman moral. Meskipun terdapat beberapa konten positif, penggunaan TikTok yang tidak terkontrol lebih banyak memengaruhi perilaku anak secara negatif. Temuan ini menegaskan perlunya pendampingan digital dan penguatan peran orangtua sebagai teladan moral dalam keluarga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Motivasi orangtua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar anak. Tanpa adanya dorongan atau rangsangan dari orang tua untuk belajar, maka timbul kurang gairah pada diri anak dalam prestasi belajarnya. Hal ini yang akan mengarah pada rasa pesimis yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan anak. Prestasi belajar akan optimal manakala ada motivasi yang tepat dari orang tua selain motivasi yang datang dari anak itu sendiri. Di sini tampak perlunya motivasi pengabdian yang kuat dari orang tua untuk sadar melaksanakan perannya membawa generasi penerus bangsa ke dalam kehidupan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peran motivasi orangtua terhadap prestasi belajar siswa MA Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur.Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat motivasi orangtua terhadap prestasi belajar siswa MA Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah unsur Kepala Sekolah, Dewan Guru, orangtua dan Siswa. Teknik pengambilan data menggunakan obervasi, Interview dan dokumentasi.Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan sumber data. Teknik analisa data menggunakan model Miles and Huberman mengemukakan bahwa analisis data yang dilakukan dalam penelitian kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Peran motivasi orang tua terhadap prestasi belajar siswa ialah dapat membangkitkan gairah belajar siswa sehingga dalam pencapaian hasil belajar dapat diperoleh dengan baik, hal ini terbukti berupa dorongan untuk rajin belajar agar mendapatkan hasil belajar yang baik, memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi pada anak, memberikan nasihat dan motivasi ketika anak kurang semangat dalam belajar, orangtua memberi semangat agar anak selalu optimis dan tidak mudah menyerah. Kendala motivasi orangtua dalam meningkatkan hasil kurangnya bimbingan orang tua terhadap anak dengan alasan karena sibuk mencari nafkah, sehingga siswa sering pulang sekolah pada sore hari, tidak mengerjakan tugas sekolah, malas belajar dan banyak bermain diluar sehingga hasil belajar siswa menurun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana orangtua di Kampung Qurnia Mataram memberikan kontribusi terhadap pengembangan karakter Islami pada anak-anak mereka. Berdasarkan teori peran, orangtua berperan sebagai guru utama bagi anak-anak dalam membantu mereka mengembangkan keyakinan moral dan agama. Selain memenuhi kebutuhan dasar anak-anak mereka, orangtua juga memiliki kewajiban untuk membantu mereka mengembangkan karakter moral yang kuat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh variasi profesi orang tua yang mempengaruhi keterlibatan mereka dalam mendidik anak, terutama terkait dengan pembentukan karakter Islami di tengah kesibukan pekerjaan mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Kampung Qurnia Mataram, yang melibatkan orang tua, anak, dan masyarakat setempat sebagai informan. Data dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta dijaga validitasnya melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Fokus penelitian ini pada indikator peran orang tua, seperti memberikan pujian, perintah, serta mendampingi anak dalam belajar dan beribadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter Islami anak, sesuai dengan teori yang ada. Orang tua memberi dukungan berupa pujian, perintah untuk beribadah, dan fasilitas belajar yang mendukung perkembangan anak. Keterlibatan mereka dalam mendampingi anak belajar, menjaga kesehatan, dan memeriksa hasil belajar di sekolah memperkuat karakter Islami anak, yang mencakup disiplin, tanggung jawab, dan pemahaman agama yang kuat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana orangtua di Kampung Qurnia Mataram memberikan kontribusi terhadap pengembangan karakter Islami pada anak-anak mereka. Berdasarkan teori peran, orangtua berperan sebagai guru utama bagi anak-anak dalam membantu mereka mengembangkan keyakinan moral dan agama. Selain memenuhi kebutuhan dasar anak-anak mereka, orangtua juga memiliki kewajiban untuk membantu mereka mengembangkan karakter moral yang kuat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh variasi profesi orang tua yang mempengaruhi keterlibatan mereka dalam mendidik anak, terutama terkait dengan pembentukan karakter Islami di tengah kesibukan pekerjaan mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Kampung Qurnia Mataram, yang melibatkan orang tua, anak, dan masyarakat setempat sebagai informan. Data dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta dijaga validitasnya melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Fokus penelitian ini pada indikator peran orang tua, seperti memberikan pujian, perintah, serta mendampingi anak dalam belajar dan beribadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter Islami anak, sesuai dengan teori yang ada. Orang tua memberi dukungan berupa pujian, perintah untuk beribadah, dan fasilitas belajar yang mendukung perkembangan anak. Keterlibatan mereka dalam mendampingi anak belajar, menjaga kesehatan, dan memeriksa hasil belajar di sekolah memperkuat karakter Islami anak, yang mencakup disiplin, tanggung jawab, dan pemahaman agama yang kuat.