Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata Kunci: Pernikahan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pernikahan dini dan ketidak patuh suami memberkan nafkah Analisis:sosisal-legalterhadap gugat cerai perempuan disukadana

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Krisis nafkah dalam pernikahan dini di Sukadana menunjukkan adanya persoalan serius dalam relasi keluarga yang berdampak pada meningkatnya cerai gugat. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menyoroti faktor umum perceraian seperti ekonomi dan disharmoni rumah tangga, sementara kajian yang secara spesifik mengaitkan krisis nafkah dalam pernikahan dini dengan perspektif sosial-legal masih terbatas. Artikel ini menganalisis bagaimana ketidakmampuan suami dalam memenuhi kewajiban nafkah bertransformasi menjadi alasan yuridis dalam cerai gugat serta bagaimana dinamika tersebut mencerminkan interaksi antara faktor struktural, kultural, dan normatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain eksploratif-analitis melalui pendekatan sosial-legal. Data diperoleh dari wawancara mendalam dengan enam informan serta analisis putusan pengadilan dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis nafkah dipengaruhi oleh ketidaksiapan ekonomi akibat pernikahan usia dini, rendahnya pendidikan, serta lemahnya internalisasi norma hukum keluarga. Selain itu, terjadi pergeseran makna nafkah dari kewajiban normatif menjadi beban struktural serta perubahan relasi kuasa dalam rumah tangga yang memicu konflik. Temuan ini menegaskan bahwa cerai gugat berfungsi sebagai mekanisme sosial-legal untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi perempuan serta mencerminkan kebutuhan akan model keadilan keluarga yang lebih responsif terhadap realitas sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERAN KUA DALAM MENETAPKAN PERNIKAHAN DINI AKIBAT PENGARUH MEDIA SOSIAL STUDI KASUS DESA SIMBARWARINGIN KECAMATAN TRIMURJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum Kantor Urusan Agama (KUA) dalam menetapkan pernikahan dini yang terjadi akibat pengaruh media sosial, dengan fokus pada Desa Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Fenomena pernikahan dini yang dipengaruhi oleh media sosial menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius dari lembaga terkait, termasuk KUA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pihak KUA, remaja yang terlibat dalam pernikahan dini, serta tokoh masyarakat setempat. Selain itu, dilakukan analisis dokumen dan observasi lapangan untuk menggali informasi yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam membentuk persepsi dan keinginan remaja untuk menikah dini. KUA, sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pernikahan, berperan penting dalam melakukan verifikasi hukum dan memastikan bahwa pernikahan tersebut sesuai dengan ketentuan agama dan hukum yang berlaku. Meskipun KUA telah berusaha melakukan pembinaan dan memberikan penjelasan kepada calon pengantin, pengaruh media sosial yang kuat seringkali menjadi tantangan dalam menanggulangi praktik pernikahan dini di kalangan remaja.)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

upaya mewujudkan keluarga sakinah pada keluarga yang tidak memiliki keturunan perspektif fiqih munakahat di desa tegal mukti kecamatan negeri besar kabupaten way kanan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan dalam Islam merupakan ikatan lahir dan batin antara laki-laki dan perempuan yang bertujuan membangun keluarga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan. Salah satu tantangan dalam pernikahan adalah ketiadaan keturunan, yang sering kali menjadi faktor ketidakharmonisan dan bahkan berujung pada perceraian. Peneliti dari Desa Tegal Mukti, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, tengah melakukan studi mendalam mengenai cara pasangan tanpa anak menjaga keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga mereka. Penelitian ini mengungkap berbagai strategi yang diterapkan oleh pasangan suami istri dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera, dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta metode penelitian lapangan untuk menggali data secara langsung dari pengalaman nyata mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi dalam menjaga keharmonisan rumah tangga bagi pasangan tanpa keturunan, yaitu saling mencintai dan menyayangi, membangun komunikasi yang baik, meningkatkan pemahaman agama, serta mengadopsi anak sebagai alternatif pemenuhan keluarga. Studi ini juga menemukan bahwa penerapan nilai-nilai fiqih munakahat menjadi landasan penting dalam membangun rumah tangga yang kokoh. Dengan memahami hak dan kewajiban suami istri serta menerapkan prinsip musyawarah, pasangan dapat mengatasi tekanan sosial dan psikologis akibat ketiadaan anak. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga tidak hanya bergantung pada keturunan, tetapi juga pada kualitas hubungan, pemahaman agama, dan komitmen dalam menjalani kehidupan bersama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail