Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AFRIZAL SIDIK

2 karya publik ditemukan.

2025: 2

ANALISIS PERAN KUA DALAM MENETAPKAN PERNIKAHAN DINI AKIBAT PENGARUH MEDIA SOSIAL STUDI KASUS DESA SIMBARWARINGIN KECAMATAN TRIMURJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum Kantor Urusan Agama (KUA) dalam menetapkan pernikahan dini yang terjadi akibat pengaruh media sosial, dengan fokus pada Desa Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Fenomena pernikahan dini yang dipengaruhi oleh media sosial menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius dari lembaga terkait, termasuk KUA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pihak KUA, remaja yang terlibat dalam pernikahan dini, serta tokoh masyarakat setempat. Selain itu, dilakukan analisis dokumen dan observasi lapangan untuk menggali informasi yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam membentuk persepsi dan keinginan remaja untuk menikah dini. KUA, sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pernikahan, berperan penting dalam melakukan verifikasi hukum dan memastikan bahwa pernikahan tersebut sesuai dengan ketentuan agama dan hukum yang berlaku. Meskipun KUA telah berusaha melakukan pembinaan dan memberikan penjelasan kepada calon pengantin, pengaruh media sosial yang kuat seringkali menjadi tantangan dalam menanggulangi praktik pernikahan dini di kalangan remaja.)

Analisis yuridis terhadap pernikahan dini akibat pergaulan media sosial di KUA kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum Kantor Urusan Agama (KUA) dalam menetapkan pernikahan dini yang terjadi akibat pengaruh media sosial, dengan fokus pada Desa Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Fenomena pernikahan dini yang dipengaruhi oleh media sosial menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius dari lembaga terkait, termasuk KUA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pihak KUA, remaja yang terlibat dalam pernikahan dini, serta tokoh masyarakat setempat. Selain itu, dilakukan analisis dokumen dan observasi lapangan untuk menggali informasi yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam membentuk persepsi dan keinginan remaja untuk menikah dini. KUA, sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pernikahan, berperan penting dalam melakukan verifikasi hukum dan memastikan bahwa pernikahan tersebut sesuai dengan ketentuan agama dan hukum yang berlaku. Meskipun KUA telah berusaha melakukan pembinaan dan memberikan penjelasan kepada calon pengantin, pengaruh media sosial yang kuat seringkali menjadi tantangan dalam menanggulangi praktik pernikahan dini di kalangan remaja.)