ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ma’arif NU 5 Sekampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa antara pre-test dan post-test. Selain itu, model Jigsaw juga mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, serta motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep rangka dan panca indera manusia. Model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI SDN 3 Bumi nabung baru.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif .Subjek penelitian yang digunakan adalah guru kelas VI dan siswa kelas VI dengan jumlah siswa 12 orang.Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dilakukan dengan cara observasi , wawancara , dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan Hasil belajar siswa .Hasil belajar siswa pada materi Menganalisis unsur intrinsik teks narasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat dilihat dari Tiga Ranah yaitu ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Ranah Kognitif adalah perilaku seseorang yang menekankan aspek intelektual seperti pengetahuan dan keterampilan berfikir seperti mengembangkan kemampuan sosial siswa, mengembangkan potensi siswa,mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami materi. Ranah afektif merupakan ranah yang berhubungan dengan minat ,sikap,nilai dan perilaku seperti sikap saling menghargai pendapat,meningkatkan sikap kerja sama, meningkatkan sikap bertanggung jawab. Ranah Psikomotorik merupakan aspek yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah siswa menerima pengalaman belajar seperti berpresentasi di depan kelas menyampaikan hasil diskusi. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terbukti sebagai alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas VI SDN 3 Bumi Nabung Baru.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini tentang penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pembelajaran IPAS materi mengubah bentuk energi. Pada penelitian ini guru selalu berinovasi dalam proses pembelajaran, untuk membimbing peserta didik pada penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Sehingga, pada penerapan metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS materi mengubah bentuk energi. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2025 di SDN 3 Bumi Nabung Baru. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajia data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, peserta didik telah mampu menerapkan metode kooperatif tipe jigsaw, dalam proses pembelajaran berlangsung. Peserta didik merasa senang dapat belajar dengan berkolaborasi antara sesama teman sehingga, materi dapat dipahami dengan mudah dan meningkatnya pemahaman materi mengubah bentuk energi dan proses pembelajaran berlangsung kondusif. Meningkatnya hasil belajar dilihat dari data dokumentasi evaluasi pembelajaran menunjukan bahwa pada pertemuan 1 dan 2 memiliki skor nilai rata-rata yaitu, pertemuan pertama adalah 69 dan untuk pertemuan ke 2 yaitu 96. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode kooperatif tipe jigsaw dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pelajaran IPAS materi Mengubah Bentuk Energi.