Marketing Funding Officer Berbasis Nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Pembiayaan Haji dan Umroh: Studi di BMT Artha Buana Kota Metro
Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) dalam strategi pemasaran oleh Marketing Funding Officer (MFO), sehingga nilai keagamaan belum terintegrasi secara sistematis dan belum mampu secara maksimal meningkatkan kepercayaan serta daya saing produk pembiayaan haji dan umroh.Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai ASWAJA dalam strategi pemasaran serta implikasinya terhadap daya saing produk pembiayaan haji dan umroh di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap MFO, manajemen, dan nasabah yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis kebutuhan, peran MFO sebagai agen kepercayaan melalui pendekatan relasi sosial, serta keunggulan produk berupa kebijakan diskon menjadi faktor utama daya saing. Namun, internalisasi nilai ASWAJA masih bersifat implisit dan belum terstandarisasi dalam strategi pemasaran maupun evaluasi kinerja. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan daya saing memerlukan integrasi nilai ASWAJA secara sistematis serta optimalisasi peran MFO sebagai pendamping spiritual guna meningkatkan kepercayaan dan loyalitas anggota