RINA RISTIANA
2026 · Thesis · Open Access
Pemahaman konsep operasi bilangan merupakan fondasi penting bagi kemampuan numerasi siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan karena pembelajaran masih bersifat abstrak dan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan media Papan Pintar Matematika (PAPINKA) dan menganalisis peningkatan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan siswa. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas I SD Negeri 1 Rajawali yang berjumlah 32 orang. Instrumen berupa tes pretest-posttest yang telah divalidasi (r hitung > r tabel) dan reliabel (α Cronbach = 0,82). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest 58,44 (kategori rendah) dan posttest 84,06 (kategori tinggi). Uji t menghasilkan t_hitung = 15,23 (p = 0,000 0,05), sehingga H₀ ditolak. Terdapat peningkatan signifikan sebesar 25,62 poin (gain ternormalisasi 0,61 kategori sedang). Observasi menunjukkan keaktifan siswa meningkat dari 35% menjadi 85% setelah penggunaan PAPINKA. Kesimpulannya, media PAPINKA efektif meningkatkan pemahaman konsep operasi bilangan siswa kelas 1 SD. Penelitian ini merekomendasikan PAPINKA sebagai media alternatif dalam pembelajaran matematika di kelas awal.
DWI SEPTINASARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemanfaatan media eco printing dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak kelompok B2 di RA Perwanida Metro Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis pengalaman langsung dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak kelompok B2, guru kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media eco printing dapat dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sistematis. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta keaktifan anak dalam pembelajaran. Selain itu, media eco printing terbukti dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak, khususnya dalam aspek koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari, ketelitian, serta kemandirian. Temuan ini didukung oleh hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan anak selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media eco printing merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan yang bersifat kreatif, konkret, dan menyenangkan.
MIFTAHUL HUDA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konselor dalam meningkatkan kualitas hidup remaja yang mengalami hambatan pengembangan diri di Karang Rejo, Metro Utara. Masa remaja merupakan fase rentan di mana kegagalan dalam adaptasi dan penyelesaian masalah dapat berdampak negatif pada kualitas hidup mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek lima orang remaja (R1-R5) yang menghadapi berbagai krisis psikososial, seperti inferiority complex, kesulitan regulasi emosi, adiksi digital, overthinking, dan konflik keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran konselor diwujudkan secara terintegrasi melalui tiga fungsi utama: (1) sebagai konselor untuk pemulihan kondisi intrapersonal; (2) sebagai agen pencegahan dan perubahan dalam memfasilitasi adaptasi lingkungan; serta (3) sebagai konsultan untuk membangun kolaborasi strategis dengan keluarga melalui psikoedukasi. Implementasi peran ini didukung oleh strategi konseling yang spesifik, meliputi pendekatan Client-Centered untuk membangun aliansi terapeutik, restrukturisasi kognitif untuk mengatasi distorsi pikiran, dan modifikasi perilaku melalui latihan asertivitas serta regulasi emosi. Kesimpulannya, sinergi antara peran konselor yang adaptif dan penerapan teknik konseling yang tepat sasaran terbukti efektif dalam meningkatkan resiliensi psikologis, kontrol diri, dan kemandirian remaja, sehingga mereka mampu mengatasi hambatan pengembangan dirinya dan mencapai kualitas hidup yang lebih konstruktif. Kata Kunci: Peran Konselor, Pengembangan Diri Remaja, Kualitas Hidup.
MUKHLISATUN INTIANAH
2026 · Thesis · Open Access
IMPLEMENTASI KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK DI KELOMPOK BERMAIN HAMONG PUTRA LAMPUNG TENGAH Oleh: Mukhlisatun Intianah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya perkembangan sosial-emosional anak usia dini yang ditunjukkan melalui rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam mengelola emosi, ketergantungan pada orang lain, kurangnya tanggung jawab, serta keterbatasan dalam menaati aturan dan berinteraksi sosial. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh belum selarasnya stimulasi yang diberikan di lingkungan sekolah dan rumah, serta belum optimalnya kolaborasi antara guru dan orang tua, khususnya dalam komunikasi yang masih bersifat informal, insidental, dan belum terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak di Kelompok Bermain Hamong Putra Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari guru dan orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan orang tua dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, komunikasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru merancang kegiatan tematik seperti Market Day dan melibatkan orang tua dalam mempersiapkan kebutuhan anak. Pada tahap komunikasi, interaksi dilakukan melalui WhatsApp dan komunikasi langsung saat penjemputan, namun masih bersifat terbatas, tidak terjadwal. Pada tahap pelaksanaan, orang tua terlibat dalam kegiatan sekolah, namun keterlibatannya masih bersifat pasif dan terbatas. Pada tahap evaluasi, kolaborasi belum dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Dampak dari kondisi tersebut terlihat pada perkembangan sosial-emosional anak yang masih bervariasi, di mana terdapat anak yang sudah mampu berinteraksi dengan baik, namun masih ada anak yang kurang percaya diri, kesulitan mengendalikan emosi, belum mandiri, dan belum mampu menyesuaikan diri secara optimal. Kesimpulan nya diperlukan penguatan kolaborasi yang lebih terstruktur, intensif, dan berkelanjutan agar tercipta keselarasan antara lingkungan sekolah dan rumah dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak.
RIDHO HENDRAWAN
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Interactive Smartboard sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS pada siswa kelas V SD NU Metro. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 29 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan minat belajar siswa setelah penerapan Interactive Smartboard. Pada pra-siklus, siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 9 siswa (31,03%), meningkat pada Siklus I menjadi 18 siswa (62,07%), dan pada Siklus II meningkat menjadi 25 siswa (86,21%) sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Interactive Smartboard mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna sehingga efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
JUNAIDI HARIPIN
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the implementation of religious moderation values in Aqidah Akhlak learning at MTs Terpadu Nurul Qodiri, focusing on the aspects of planning, implementation, and evaluation. This research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of Aqidah Akhlak teachers, students, and school stakeholders as supporting informants. The findings reveal that in the planning stage, religious moderation values such as tolerance, justice, and balance have been included in learning instruments such as lesson plans and syllabi; however, they remain general and have not been operationally defined in detailed learning activities. In the implementation stage, various teaching methods such as lectures, discussions, question and answer, role modeling, and habituation have been applied. Nevertheless, lectures still dominate, resulting in limited student participation, while discussion and role-modeling methods are proven to be more effective in internalizing moderation values. In the evaluation stage, assessment is still focused on cognitive aspects and lacks specific instruments to measure students’ attitudes toward religious moderation systematically. Overall, the implementation has been carried out but is not yet optimal. Therefore, improvements are needed in systematic planning, participatory implementation, and comprehensive evaluation to ensure that religious moderation values are effectively internalized in students’ character.
RISMA AGUSTINA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep pecahan siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami makna pecahan, operasi hitung pecahan, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran deep learning dipilih karena menekankan pada pemahaman mendalam, keterkaitan konsep, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model pembelajaran deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara.
RIZA AZHARUL FAUZY
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pembayaran zakat hasil tambak udang di Desa Bratasena Mandiri Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang yang belum berjalan secara optimal. Meskipun sebagian petani tambak menyadari bahwa hasil usaha tambak memiliki potensi zakat, namun praktik pembayarannya masih jarang dilakukan karena keterbatasan pemahaman mengenai ketentuan zakat pada usaha perikanan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembayaran zakat hasil tambak di Desa Bratasena Mandiri serta meninjaunya berdasarkan perspektif Fiqh Az-Zakat Yusuf Qardhawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani tambak tokoh agama, serta pengelola zakat di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembayaran zakat hasil tambak di desa tersebut belum terstruktur dan sebagian besar masih dilakukan dalam bentuk sedekah sukarela. Berdasarkan perspektif Yusuf Qardhawi, hasil budidaya tambak termasuk harta yang berpotensi wajib zakat sehingga diperlukan peningkatan pemahaman dan sosialisasi mengenai ketentuan zakat agar pelaksanaannya sesuai dengan prinsip syariat dan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
LAILATUL MUKAROMAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik akad ijarah sewa rumah di masyarakat yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah, khususnya terkait pembatalan akad dan pengembalian dana sewa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik akad ijarah rumah di Desa Jogja, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah serta menilai kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deduktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad ijarah di masyarakat telah memenuhi unsur dasar akad, namun masih terdapat ketidaksesuaian dalam aspek kejelasan perjanjian, mekanisme pembatalan, serta perlindungan hak para pihak. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah dan tidak adanya perjanjian tertulis yang jelas. Diperlukan upaya edukasi serta penerapan akad yang lebih transparan dan adil agar sesuai dengan ketentuan syariah. Temuan ini penting sebagai dasar penguatan praktik muamalah yang sesuai dengan prinsip hukum ekonomi Islam.
ZAGHI PERMANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Talking Stick terhadap keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Ilmu Shorof di Pondok Pesantren Wali Songo. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat partisipasi dan pemahaman siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Partisipan penelitian adalah siswa yang mengikuti pembelajaran Ilmu Shorof, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest) serta lembar observasi untuk mengukur keaktifan siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keaktifan dan pemahaman siswa setelah penerapan metode Talking Stick, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai antara pretest dan posttest. Oleh karena itu, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa metode Talking Stick berpengaruh positif terhadap hasil belajar dapat diterima. Kesimpulannya, metode Talking Stick efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Shorof. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
DAI MALIK MUHAMMAD
2026 · Thesis · Open Access
Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai keislaman melalui pendekatan yang lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di MA Nurul Qodiri menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi (Mulyasa, 2022; Marsela, 2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa melalui penerapan Project Based Learning dan pembelajaran diferensiasi. Pembelajaran menjadi lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan siswa (Noor et al., 2023; Setiawati, 2024). Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman guru dan sarana pembelajaran (Fauzi et al., 2023; Hasanah, 2024). Dengan demikian, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan optimal serta meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara menyeluruh (Nurjanah et al., 2023)
BETI WULANDARI
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the implementation of the Yanbu'a method to improve the tahsin Al-Qur'an of students at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung. The Yanbu'a method is one of the structured learning approaches developed to facilitate the reading of the Qur'an according to tajwid rules. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out with interactive models including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Yanbu'a method at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung was carried out systematically through seven levels from basic to advanced. The effectiveness of this method is indicated by an increase in students' ability to read the Qur'an with correct makharijul huruf, proper application of tajwid rules, and improvement in reading fluency. Supporting factors include systematic curriculum, competent teachers, adequate facilities, and student motivation. While the inhibiting factors include the limited time allocation for learning and the variation in the initial ability of students. This study concludes that the Yanbu'a method can be an effective solution to improve the quality of tahsin Al-Qur'an students in Islamic boarding schools.
M BADRUL MUNIR
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan akhlak siswa di SD NU Metro serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi akhlak siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal disiplin ibadah dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Strategi yang diterapkan guru PAI meliputi strategi keteladanan, pembiasaan kegiatan keagamaan (shalat Dhuha dan Dhuhur berjamaah), pemberian nasihat, pemberian reward dan punishment, serta pengintegrasian nilai akhlak dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan orang tua serta visi sekolah yang berorientasi akhlak. Faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, pengaruh lingkungan pergaulan, dan kurangnya kesadaran siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerjasama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Agama Islam, Akhlak Siswa, SD NU Metro
ANISA KHOIRUN NIKMAH
2026 · Thesis · Open Access
pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren tri bhakti attaqwa sunan muria putri masih mengahadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kemampuan santri membaca teks Arab gundul dan memahami isi kitab secara mandiri. perbedaan kemampuan dasar antar santri juga menjadi kendalan dalam mencapai pemahaman yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap kitab kuning di pondok pesantren tri bakhti attaqwa dengan persepektif teori sosiokultural lev S. Vygotsky. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadzah dan santri yang mengikuti kegiatan sorogan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan efektif dalam meningkatkan pemahaman santri, yang ditandai dengan peningkatan kemampuan membaca, menerjemahkan, dan memahami isi kitab secara bertahap. Proses pembelajaran mencerminkan konsep zone Of proximal development (ZPD) dan scaffolding, dimana santri berkembang melalui bimbingan bertahap dari ustadzah. selain itu, metode ini juga membentuk kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab santri. dengan demikian, método sorogan tetap relevan sebagai pendekatan pembelajaran kitab kuning yang efektif dan sesuai dengan teori perkembangan modern.
FRENI MEGA HIDAYAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo pada era media sosial. Pergeseran pola interaksi dari kegiatan keagamaan tatap muka ke aktivitas digital menyebabkan keterlibatan remaja dalam majelis ta’lim semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Ta’lim dalam meningkatkan partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan ketua majelis ta’lim dan remaja, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim memiliki peran sebagai fasilitator pembinaan keagamaan, penguat nilai spiritual, serta agen dakwah yang perlu beradaptasi dengan media sosial agar lebih relevan dengan dunia remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode dakwah berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi keagamaan remaja secara berkelanjutan.
MARSINDA NUR ROHMAH
2026 · Thesis · Open Access
Pendidikan merupakan sistem terstruktur untuk memberdayakan kualitas hidup manusia, namun proses internalisasi nilai seringkali terkendala oleh dominansi metode ceramah yang membuat siswa cenderung pasif dan kurang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Akidah Akhlak dalam menanamkan nilainilai keislaman serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Terpadu Nurul Qodiri. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif lapangan digunakan untuk memperoleh data autentik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas guru, siswa, dan pimpinan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menjalankan peran sentral sebagai teladan (uswatun hasanah), motivator, dan pembimbing spiritual. Nilai-nilai keislaman diinternalisasi melalui strategi pembiasaan ibadah rutin, pemberian nasihat persuasif, dan pengawasan kedisiplinan yang terintegrasi dengan budaya pesantren. Data empiris menunjukkan peningkatan signifikan perilaku religius siswa dari jenjang kelas X hingga XII, di mana aspek adab terhadap guru mencapai tingkat capaian tertinggi sebesar 95%. Lingkungan pesantren yang kondusif menjadi faktor pendukung utama, sementara pengaruh teknologi digital menjadi penghambat dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengoptimalan peran guru sebagai agen perubahan melalui pendekatan keteladanan sangat efektif dalam membentuk karakter islami yang permanen pada peserta didik.
ANNA NUR ALLIFFIA
2026 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi program literasi digital melalui teknologi informasi pada pembelajaran Fiqih kelas X MAN 1 Lampung Timur. Program menggunakan perangkat digital seperti laptop, proyektor, video, dan PowerPoint untuk mendukung proses belajar serta meningkatkan penguasaan materi Fiqih dan keterampilan literasi digital siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan kepala madrasah, guru Fiqih, dan siswa kelas X yang dipilih secara dikumpulkan melalui wawancara, purposive sampling. Data observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang memberikan kesempatan bagi siswa siswa untuk aktif mencari, mengolah, dan menyajikan informasi menggunakan media digital. Aktivitas presentasi, diskusi kelompok, pembuatan powerpoint, dan penggunaan proyektor mendorong keterampilan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, serta kreativitas siswa. Kesiapan guru dan sarana pendukung seperti proyektor serta laptop menjadi faktor pendukung tercapainya hasil pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai kebutuhan pendidikan.
YELLI NAFIAH
2026 · Thesis · Open Access
Kemudahan dalam mengakses informasi berdampak pada kehidupan anak. Hal tersebut berimbas kepada perilaku peserta didik tak terkecuali pada jenjang sekolah dasar, berbagai bentuk perilaku peserta didik yang dinilai bertentangan dengan etika. Seperti halnya yang terjadi di SDN 4 Depok Rejo diketahui bahwa hasil observasi menunjukan bahwa banyak norma-norma yang dilanggar oleh siswa. Dalam komunikasi verbal sudah banyak saya dengar kata-kata jorok atau kurang sopan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo? Dan juga apa kendala yang dihadapi guru dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo. Tujuan penelitian mengetahui peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo dan mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kualitatif. Siswa SDN 04 Depok Rejo sebagai sampel penelitian. Sumber data yang peneliti diperoleh daridata primer dari guru PAI, siswa dan wali murid. Data sekunder dari wali kelas. analisa data yang digunakan kualitatif dengan pendekatan berfikir. Dalam pembentukan karakter yang diakukan oleh guru pendidikan agama islam menggunakan beberapa metode diantaranya adalah edukasi, tutor, mentor dan tauladan. Beberapa hal yang menjadi pendukung dalam pembentukan karakter anak adalah Kepemimpinan kepala sekolah, Komitmen seluruh warga sekolah dan juga Melibatkan peran orangtua dalam program sekolah. Sedangkan yang menjadi penghambat adalah Kurangnya kepedulian dari beberapa orangtua dan guru, Kesadaran dari siswa yang masih kurang, Lingkungan sekolah yang kurang mendukung dan juga Minimnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan karakter
MUHAMMAD MUSLIM
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
APRIAN
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran fiqih yang masih bersifat tekstual, normatif, dan kurang mengaitkan materi dengan realitas kehidupan serta perkembangan ilmu pengetahuan modern, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman kontekstual, minat belajar, dan keterlibatan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan integratif melalui integrasi sains kosmik–kuantum dalam pendidikan Islam atraktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi sains kosmik–kuantum dalam pembelajaran fiqih, mendeskripsikan proses implementasinya, serta mengkaji respon dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru fiqih dan peserta didik kelas X di Madrasah Aliyah Terpadu Nurul Qodiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep integrasi sains kosmik–kuantum masih belum optimal, dan implementasi pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional yang bersifat tekstual. Namun demikian, penerapan pembelajaran yang mengintegrasikan sains menunjukkan respon positif dari peserta didik, ditandai dengan meningkatnya minat belajar, keaktifan, pemahaman kontekstual, serta kesadaran spiritual. Dengan demikian, integrasi sains kosmik–kuantum memiliki potensi sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih yang lebih atraktif, kontekstual, dan bermakna.