ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study was motivated by the low level of students’ Arabic speaking skills (maharah kalam), which is caused by the lack of opportunities for students to actively use the language during the learning process. Therefore, a learning model that can encourage students’ active participation is needed. This study aims to determine the effect of implementing the cooperative learning model of the Snowball Throwing type on improving the maharah kalam of tenth-grade students at Sunan Ampel Punggur Senior High School. This research employed a quantitative approach using an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 13 students selected through total sampling. Data were collected through oral tests, observation, and documentation. The data were analyzed using a normality test, a paired sample t-test, and N-Gain calculation. The results showed that the students’ average score increased from 16 in the pretest to 20 in the posttest. The paired sample t-test indicated a significance value of 0.000 (0.05), which means that there was a significant difference in students’ speaking ability before and after the treatment. In addition, the N-Gain score of 0.45 was categorized as moderate. These findings indicate that the implementation of the Snowball Throwing cooperative learning model is moderately effective in improving students’ Arabic speaking skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler Arabic club, menganalisis kegiatan Arabic club yang berfokus pada kemampuan berbicara, serta mengidentifikasi factor pendukung dan penghambat kegiatan ini. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan. Objek penelitian ini adalah santri kelas Spm - 4 Muhadloroh, yang berjumlah 30 santri di pondok pesantren Daruttauhid Al Hasaniyyah Lampung. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada guru Bahasa arab dan santri. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakulikuler Arabic club dilaksanakan pada malam minggu ba’da isya yakni pukul 20.30 – 21.30 Wib. Ekstrakulikuler ini memiliki beberapa kegiatan yaitu muhadatsah, ilqo mufrodat, ta’lim luhgah, khitobah, MC Berbahasa arab. Adapun factor pendukung kegiatan ini yaitu adanya tenaga pendidik yang profesional dan dukungan dari orang tua. Sedangkan factor penghambat yaitu, Belum adanya penegasan untuk membiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa Arab, kurangnya motivasi, perbedaan kemampuan individu, dan kurangnya biah lughawiyyah. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pengelola pondok pesantren dan pengajar bahasa Arab dalam merancang kegiatan ekstrakurikuler yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara santri sehingga Disarankan adanya evaluasi berkala dan variasi metode dalam Arabic Club untuk optimalisasi peningkatan kemampuan berbicara santri.