Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pertimbangan Hakim
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Agama Terhadap Perkara Perceraian Karena Perselingkuhan Di Bandar Lampung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perceraian akibat perselingkuhan merupakan fenomena yang sering terjadi dalam praktik peradilan agama dan menimbulkan persoalan hukum yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Bandar Lampung dalam memutus perkara perceraian yang disebabkan oleh perselingkuhan, meliputi dasar hukum, proses pembuktian, serta aspek yuridis, sosiologis, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan hakim, penggugat, dan tergugat, serta didukung oleh dokumentasi putusan dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam memutus perkara perceraian akibat perselingkuhan tidak hanya berpegang pada ketentuan normatif seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Kompilasi Hukum Islam, dan PERMA tentang mediasi, tetapi juga mempertimbangkan fakta persidangan secara menyeluruh. Perselingkuhan tidak selalu menjadi alasan langsung perceraian, melainkan dinilai dari dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga, seperti hilangnya kepercayaan dan terjadinya pertengkaran terus-menerus. Hakim juga mempertimbangkan aspek kemaslahatan, yaitu apabila rumah tangga sudah tidak dapat dipertahankan dan berpotensi menimbulkan kemudaratan, maka perceraian dipandang sebagai jalan terakhir yang paling adil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penetapan Pewaris sebagai dasar Penentuan Ahli Waris dalam Hukum Kewarisan Islam (Studi Putusan Pengadilan Agama Tulang Bawang No.449/Pdt.G/2024/PA.Twg)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menentukan hak kewarisan anak bawaan serta mengkaji pengaturan dan kedudukan hukumnya dalam sistem pembagian warisan menurut Kompilasi Hukum Islam pada Putusan Pengadilan Agama Nomor 449/Pdt.G/2024/PA.Twg. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, menggunakan data sekunder berupa putusan pengadilan, ketentuan Kompilasi Hukum Islam, serta didukung instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan dokumentasi untuk menelaah konstruksi pertimbangan hukum hakim. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran sistematis terhadap norma kewarisan Islam dan relevansinya dengan fakta hukum yang terungkap dalam persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mendasarkan pertimbangannya pada prinsip hubungan nasab sebagai dasar utama kewarisan, ketentuan normatif dalam Kompilasi Hukum Islam, serta asas keadilan dan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa. Anak bawaan secara yuridis hanya memiliki hubungan kewarisan dengan orang tua kandungnya dan tidak berkedudukan sebagai ahli waris dari orang tua tiri karena tidak adanya hubungan darah yang sah menurut hukum Islam. Pengaturan dalam Kompilasi Hukum Islam memberikan batasan yang tegas mengenai subjek ahli waris sehingga menjamin kepastian hukum dalam pembagian harta peninggalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi penerapan norma kewarisan Islam guna mencegah perluasan interpretasi yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum dalam praktik peradilan agama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail