ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah pada perbankan syariah, khususnya pada produk tabungan di Bank Aman Syariah Sekampung. Dalam menghadapi persaingan industri keuangan yang semakin ketat, bank syariah dituntut untuk mampu merancang strategi pemasaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan loyalitas masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam strategi pemasaran yang diterapkan dalam upaya meningkatkan jumlah nasabah. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan agar menghasilkan temuan yang sistematis dan akurat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan meliputi promosi berbasis komunitas, pendekatan personal melalui Account Officer (AO), pelayanan prima, serta edukasi terkait perbankan syariah. Keempat strategi tersebut saling melengkapi dalam meningkatkan kepercayaan, pemahaman, serta loyalitas masyarakat terhadap produk tabungan syariah. Pendekatan personal menjadi strategi yang paling dominan karena mampu membangun hubungan langsung dan komunikasi yang efektif dengan nasabah. Promosi berbasis komunitas terbukti efektif dalam menjangkau masyarakat dengan tingkat literasi yang beragam. Pelayanan prima berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan nasabah, sedangkan edukasi membantu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai prinsip dan manfaat perbankan syariah. Strategi pemasaran yang diterapkan cukup efektif dalam meningkatkan jumlah nasabah, meskipun masih perlu pengembangan, terutama dalam pemanfaatan media digital agar jangkauan pemasaran menjadi lebih luas dan optimal di masa mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal, sehingga mendorong peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah, khususnya Baitul Maal wat Tamwil, sebagai alternatif pembiayaan berbasis prinsip syariah. Salah satu BMT yang menerapkan model koperasi closed-loop adalah KSPPS BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Cabang Tanjung Jaya, yang membatasi layanan hanya kepada anggota dan mengintegrasikan kegiatan penghimpunan dana serta penyaluran pembiayaan dalam ekosistem internal koperasi. Pendekatan perspektif perbankan syariah digunakan untuk mengevaluasi konsistensi implementasi model tersebut dalam aspek kelembagaan, operasional, dan kepatuhan syariah. Penelitian ini diharapkan mampu menyajikan pemahaman yang lebih utuh mengenai relevansi dan urgensi model closed-loop, proses penerapannya dalam konteks operasional BMT, serta dampak yang ditimbulkan bagi keberlanjutan lembaga dan kontribusinya terhadap penguatan ekonomi syariah di tingkat lokal. Fokus Penelitian ini terdapatnya praktik administratif yang belum selaras dengan prinsip idealnya. Pelayanan pembayaran dari pihak luar melalui transfer digital menunjukkan adanya aktivitas yang keluar dari batasan layanan khusus anggota. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil kajian diharapkan memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi penguatan tata kelola BMT agar lebih efektif, mandiri, dan berkelanjutan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi anggota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract. Penelitian ini berangkat dari dua rumusan masalah utama: bagaimana implementasi excellent service di BPRS Aman Syariah Sekampung, Lampung Timur, dan apakah peningkatan sumber daya manusia (SDM) berkontribusi terhadap pelayanan prima tersebut. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis peran strategis SDM dalam mewujudkan excellent service di lingkungan perbankan syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM merupakan faktor krusial dalam menciptakan kepuasan dan loyalitas nasabah. Meskipun pelayanan telah berbasis nilai- nilai syariah, ditemukan sejumlah kendala seperti antrean panjang, kesalahan input data, dan kurangnya efektivitas komunikasi. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan, pengembangan SDM berbasis prinsip 6A (Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, Accountability), serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi strategi penting yang direkomendasikan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya kerja yang humanis dan adaptif merupakan fondasi dalam menciptakan layanan unggul dan berkelanjutan di sektor perbankan syariah.