Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Cinta Tanah Air
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Untuk Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun Melalui Membatik di TK Kartini Biru Karang Anyar Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan T.A 2024/2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan rasa cinta tanah air pada anak usia dini melalui kegiatan membatik di TK Kartini Biru Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini, khususnya melalui pendekatan pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas dan peserta didik usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membatik dimanfaatkan guru sebagai media internalisasi nilai cinta tanah air melalui pengenalan motif batik nusantara, pemahaman makna simbolik dalam batik, serta penjelasan mengenai warisan budaya Indonesia yang patut dijaga. Proses pembelajaran dirancang secara terstruktur melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dengan tetap mempertimbangkan karakteristik perkembangan anak. Anak-anak terlibat aktif dalam membuat pola sederhana, mewarnai motif, hingga memahami cerita di balik motif batik tertentu. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik halus, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa. Evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek pengetahuan budaya, sikap menghargai budaya nasional, serta minat anak terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan Indonesia. Dengan demikian, kegiatan membatik terbukti menjadi strategi efektif untuk menanamkan nilai cinta tanah air pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Cinta Tanah Air, Anak Usia Dini, Membatik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konstruksi Makna Cinta Tanah Air Dalam Al-Qur'an: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nasionalisme Indonesia menghadapi tantangan serius di era modern akibat meningkatnya kemiskinan , korupsi , dan intoleransi yang menggerus rasa cinta tanah air . Fenomena ini memaksa penguatan kembali nilai-nilai nasionalisme yang melekat pada identitas dan moralitas bangsa. Nasionalisme Indonesia menghadapi tantangan serius di era modern akibat meningkatnya kemiskinan, korupsi, dan intoleransi yang menggerus rasa cinta tanah air. Fenomena ini memaksa penguatan kembali nilai-nilai nasionalisme yang dicabut pada identitas dan moralitas bangsa. Dalam konteks keislaman, ajaran Islam menawarkan landasan teologis yang mendalam terhadap konsep cinta tanah air, sebagaimana tercermin dalam perilaku Nabi Muhammad SAW dan termanifestasi dalam berbagai ayat Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep cinta tanah air dalam Al-Qur'an dengan menggunakan pendekatan semantik yang diperkenalkan oleh Toshihiko Izutsu, guna mengungkap dimensi makna lafadz-lafadz yang berkaitan dengan tanah air dalam konteks spiritual, sosial, dan politik. Hasil kajian terhadap ayat-ayat seperti QS. Al-Qashash : 85, QS. An-Nisa : 66, dan QS. Al-Baqarah: 126 menunjukkan bahwa perputaran manusia terhadap tanah kelahiran merupakan fitrah yang dijunjung tinggi dalam Islam. Cinta tanah air tidak hanya bermakna emosional, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga keutuhan, kesejahteraan, dan stabilitas bangsa. Konsep hijrah juga mempertegas pentingnya pengorbanan demi nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian semantik Al-Qur'an serta menawarkan perspektif integratif antara nasionalisme dan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam membangun bangsa yang bermoral dan berkeadilan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail