Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Bagi Hasil
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BAGI HASIL PERKEBUNAN KOPI DALAM AKAD MUSAQAH PERESFEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (studi di Desa Sepakat, kec. Gedong Tataan, kab. Pesawaran)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profit-sharing cooperation in the management of coffee plantations is a form of muamalah that has developed within agrarian communities and is generally implemented through a musaqah contract. This study aims to analyze the profit-sharing practices between plantation owners and coffee plantation managers in Sukadadi Village and to assess their compliance with the provisions of the Compilation of Sharia Economic Law (KHES), particularly Article 20 paragraph (7) and Article 269. This research employs a qualitative approach using field research with a descriptive-analytical method. Data were collected through in-depth interviews with plantation owners and managers, direct observation of plantation management processes, and documentation studies of relevant written sources. The collected data were analyzed empirically to describe actual practices in the field and normatively to evaluate their conformity with KHES provisions. The results indicate that, substantively, the implemented profit-sharing practice reflects the characteristics of a musaqah contract with a maro profit-sharing system of 50:50 between the plantation owner and the manager. However, inconsistencies were found in its implementation, particularly regarding changes in profit-sharing proportions and the absence of a clearly specified time period in the contract. Therefore, it can be concluded that the profit-sharing cooperation practice in Sukadadi Village does not fully comply with the provisions of the Compilation of Sharia Economic Law, especially in terms of contractual clarity and consistency in its implementation.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Bagi Hasil Pada Pengolahan Lahan Pertanian Akad Muzara'ah Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah (Studi Kasus di Desa Sukajadi)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muzara’ah merupakan sistem bagi hasil antara pemilik lahan dan petani penggarap yang telah lama diterapkan dalam Islam. Di desa sukajadi banyak petani juga menggunakan akad muzara’ah dalam mengelola lahan pertanian. Akan tetapi ditemukan ketidak seimbangan dalam pembagian hasil serta kurangnya transparansi dalam perjanjian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana akad muzara’ah dijalankan di Desa Sukajadi serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik muzara’ah di Desa Sukajadi masih belum sepenuhnya sesuai dengan Kompilasi Hukum Ekonomi (KHES). Hal ini dikarenakan sistem pembagian hasil antar penggarap dan pemilik lahan karena tidak adanya kesapakatan antara pembagian hasil pertanian yang akan diterima oleh masing-masing pihak. Meskipun demikian, akad muzara’ah tetap menjadi solusi bagi petani yang tidak memiliki lahan dan pemilik lahan yang tidak dapat menggarap tanahnya sendiri. Oleh karena itu dari penelitian ini menekankan pentingnya pencatatan tertulis dalam akad muzara’ah serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah agar sistem bagi hasil dapat berjalan lebih adil, transparan, dan efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail