Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Penulis: KHOIRUL ANAM
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Integrasi Nilai-Nilai Kepribadian Keislaman Dan Pembelajaran Teknologi Informasi Dalam Komunikasi Di Smp Unggulan Qur'an

2026•Koleksi Perpustakaan

The purpose of this study is to describe in depth the integration of Islamic personality values in Information and Communication Technology (ICT) learning at SMP Unggulan Qur’an Tumijajar. This research is motivated by the rapid development of the digital era, which brings various challenges to students’ behavior and morality, such as low digital ethics, tendencies toward plagiarism, and a lack of responsibility in the use of technology. Therefore, it is necessary to implement learning strategies that not only focus on technical aspects but also instill Islamic values such as honesty (shiddiq), responsibility (amanah), and proper conduct (adab) in digital interactions. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, while data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the integration of Islamic values in ICT learning can be effectively carried out through contextual learning strategies, teacher role modeling, and the habituation of positive behavior in technology use, which in turn enhances students’ awareness of digital ethics, strengthens academic responsibility, and fosters Islamic character in learning activities. In conclusion, ICT learning plays a strategic role not only in improving technological competence but also as an effective medium for shaping students’ character and Islamic personality in the midst of the digital era

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meneropong Clicktivism Melalui Lensa Alqu'an : Pengaruh dan Relevansinya Terhadap Perubahan Sosial (Studi Tematis Ayat-ayat Sosial)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi sosial masyarakat dari bentuk aktivisme konvensional menuju aktivisme berbasis media sosial yang dikenal sebagai clicktivism, yang memunculkan perdebatan mengenai sejauh mana aktivitas ini berkontribusi terhadap perubahan sosial dan bagaimana kesesuaiannya dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena clicktivism dalam perspektif Al-Qur’an serta mengkaji relevansinya terhadap perubahan sosial berdasarkan ayat-ayat sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir maudhu‘i melalui pengumpulan dan analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema sosial, didukung oleh literatur tafsir klasik dan kontemporer serta kajian ilmiah terkait aktivisme digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clicktivism memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti amar ma’ruf nahi munkar, ta‘āwun, keadilan, dan tanggung jawab sosial, serta dapat berfungsi sebagai sarana awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi sosial di era digital, meskipun sering kali masih bersifat simbolik dan belum diikuti tindakan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa clicktivism memiliki potensi sebagai media transformasi sosial yang konstruktif apabila diiringi dengan aksi konkret, sehingga integrasi antara partisipasi digital dan tindakan nyata menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan sosial yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Meneropong Clicktivism Melalui Lensa Alqu'an : Pengaruh dan Relevansinya Terhadap Perubahan Sosial (Studi Tematis Ayat-ayat Sosial)

2026•Koleksi Perpustakaan

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi sosial masyarakat dari bentuk aktivisme konvensional menuju aktivisme berbasis media sosial yang dikenal sebagai clicktivism, yang memunculkan perdebatan mengenai sejauh mana aktivitas ini berkontribusi terhadap perubahan sosial dan bagaimana kesesuaiannya dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena clicktivism dalam perspektif Al-Qur’an serta mengkaji relevansinya terhadap perubahan sosial berdasarkan ayat-ayat sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir maudhu‘i melalui pengumpulan dan analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema sosial, didukung oleh literatur tafsir klasik dan kontemporer serta kajian ilmiah terkait aktivisme digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clicktivism memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti amar ma’ruf nahi munkar, ta‘āwun, keadilan, dan tanggung jawab sosial, serta dapat berfungsi sebagai sarana awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi sosial di era digital, meskipun sering kali masih bersifat simbolik dan belum diikuti tindakan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa clicktivism memiliki potensi sebagai media transformasi sosial yang konstruktif apabila diiringi dengan aksi konkret, sehingga integrasi antara partisipasi digital dan tindakan nyata menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan sosial yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Integrasi Nilai-Nilai Kepribadian Keislaman Dan Pembelajaran Teknologi Informasi Dalam Komunikasi Di Smp Unggulan Qur'an

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this study is to describe in depth the integration of Islamic personality values in Information and Communication Technology (ICT) learning at SMP Unggulan Qur’an Tumijajar. This research is motivated by the rapid development of the digital era, which brings various challenges to students’ behavior and morality, such as low digital ethics, tendencies toward plagiarism, and a lack of responsibility in the use of technology. Therefore, it is necessary to implement learning strategies that not only focus on technical aspects but also instill Islamic values such as honesty (shiddiq), responsibility (amanah), and proper conduct (adab) in digital interactions. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, while data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the integration of Islamic values in ICT learning can be effectively carried out through contextual learning strategies, teacher role modeling, and the habituation of positive behavior in technology use, which in turn enhances students’ awareness of digital ethics, strengthens academic responsibility, and fosters Islamic character in learning activities. In conclusion, ICT learning plays a strategic role not only in improving technological competence but also as an effective medium for shaping students’ character and Islamic personality in the midst of the digital era

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisa jual beli barang bangunan dalam penggunaan hak khiyar persepektif madzhab imam syafi'i ( studi kasus toko bangunan barokah desa Bangun Jaya, kecamatan tanjungraya Kabupaten Mesuji)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Khiyar adalah suatu perbuatan memilih untuk meneruskan atau membatalkan akad jual beli, tujuan sebenarnya diadakannya khiyar adalah untuk mewujudkan kemaslahatan bagi kedua belah pihak yaitu antara pembeli dan penjual, khiyar bisa terlaksana dengan syarat harus berpegang teguh pada ketentuan-ketentuan hukum syariat yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya, peneliti menemukan permasalahan terkait beberapa pembeli yang melakukan pengembalian barang ketoko tersebut karena ditemukannya cacat/rusak pada barang, namun setelah sampai ditoko pihak toko tidak mau menerima pengembalian barang tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perspektif madzhab Imam Syafi’i terhadap penolakan yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli apakah penolakan tersebut sesuai dengan konsep hak khiyar perspektif Imam Syafi’i. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, meliputi persepsi, tindakan, motivasi dan perilaku mereka. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan sudah sesuai dengan konsep khiyar dari Imam Syafi’i karena pada dasarnya jika pembeli sudah mengambil dan menggunakan barang tersebut kemudian telah berpisah dari tempat terjadinya transaksi lalu objek jual beli yang berupa barang tersebut rusak/cacat yang diakibatkan oleh pembeli sendiri dan tanpa adanya syarat khiyar maka barang tersebut merupakan tanggung jawab dari pembeli itu sendiri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

analisa jual beli barang bangunan dalam penggunaan hak khiyar persepektif madzhab imam syafi'i ( studi kasus toko bangunan barokah desa Bangun Jaya, kecamatan tanjungraya Kabupaten Mesuji)

2025•Koleksi Perpustakaan

Khiyar adalah suatu perbuatan memilih untuk meneruskan atau membatalkan akad jual beli, tujuan sebenarnya diadakannya khiyar adalah untuk mewujudkan kemaslahatan bagi kedua belah pihak yaitu antara pembeli dan penjual, khiyar bisa terlaksana dengan syarat harus berpegang teguh pada ketentuan-ketentuan hukum syariat yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya, peneliti menemukan permasalahan terkait beberapa pembeli yang melakukan pengembalian barang ketoko tersebut karena ditemukannya cacat/rusak pada barang, namun setelah sampai ditoko pihak toko tidak mau menerima pengembalian barang tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perspektif madzhab Imam Syafi’i terhadap penolakan yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli apakah penolakan tersebut sesuai dengan konsep hak khiyar perspektif Imam Syafi’i. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, meliputi persepsi, tindakan, motivasi dan perilaku mereka. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan sudah sesuai dengan konsep khiyar dari Imam Syafi’i karena pada dasarnya jika pembeli sudah mengambil dan menggunakan barang tersebut kemudian telah berpisah dari tempat terjadinya transaksi lalu objek jual beli yang berupa barang tersebut rusak/cacat yang diakibatkan oleh pembeli sendiri dan tanpa adanya syarat khiyar maka barang tersebut merupakan tanggung jawab dari pembeli itu sendiri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail