Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam mata pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah (MA) Al-Khoirot Buyut Udik, Lampung. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi pendidik dan peserta didik dalam memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik individu. Dalam konteks pembelajaran Fiqih, penerapan kurikulum ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa melalui pendekatan berbasis proyek dan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru Fiqih, serta siswa MA Al-Khoirot Buyut Udik. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi, yang mencakup triangulasi sumber untuk membandingkan informasi dari berbagai pihak dan triangulasi metode untuk memastikan konsistensi data melalui berbagai teknik pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Fiqih di MA Al-Khoirot menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber belajar dan kesiapan guru dalam mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif. Namun, terdapat faktor pendukung seperti minat belajar siswa yang tinggi serta fleksibilitas kurikulum yang memungkinkan guru menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa.Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pembelajaran Fiqih yang lebih efektif serta dapat menjadi referensi bagi madrasah lain dalam mengimplementasikan kebijakan kurikulum yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan siswa.