ANI NUR AZIZAH
· Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjalanan pembelajaran di RTQ Darul Falah Seputih Banyak Lampung Tengah yang mana lembaga ini menggunakan metode an-nahdliyah. Di sebuah lembaga pendidikan masih di temukan beberapa permasalahn di dalam nya.Seperti yang terjadi di lembaga pendidikan ini masih di temukan beberapa murid atau siswa yang masih kurang bisa membaca dan menulis al-qur’an. Dengan adanya permasalah yang demikian maka RTQ Darul Falah menggunakan metode an-nahdliyah untuk meningkatkan kualitas belajarsiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif di lakukan menggunakan penggumpulan data di lakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode an-nahdliyah sangat berpotensi dan medukung akan kualitas belajar membaca al-qur’an di lembaga pendidikan TPQ atau RTQ
SALMA ROIDAH
· Thesis · Open Access
This article examines the influence of game-based learning media using the RPG Maker MV application in improving the addition of Arabic vocabulary. Game-based learning media is an educational approach that integrates gaming elements into the process. This study aims to prove the effectiveness of game-based learning media and its influence on the addition of students' vocabulary at the Insan Mulia Punggur Islamic Boarding School. This research is a type of quantitative research using a pre-experimental design research method with a pretest-posttest design of one group. The data collection techniques in this study include observation, testing and documentation. The test tools used in this study are pre-test and post-test. The results of this study show that the use of Game Based Learning media using the RPG Maker MV application has a positive effect on the addition of Arabic vocabulary. This study provides concrete evidence that learning media is effectively used as a tool to improve students' memory and vocabulary understanding of Arabic.
MULYANTARA
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Perkawinan tidak tercatat masih menimbulkan persoalan hukum terhadap kedudukan dan pemenuhan hak anak, khususnya ketika salah satu orang tua meninggal dunia dan anak harus memperoleh hak waris. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap hak waris anak dari perkawinan tidak tercatat di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam konteks hukum Indonesia. Penelitian menggunakan metode field research dengan pendekatan yuridis-sosiologis dan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan anak dari perkawinan tidak tercatat, orang tua, tokoh agama, aparat kelurahan, dan pihak Kantor Urusan Agama sebagai sumber data primer. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, putusan pengadilan, serta literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persoalan utama perlindungan hak waris anak tidak hanya terletak pada status perkawinan yang tidak tercatat, tetapi juga pada pembuktian hubungan nasab, kepastian status hukum, dan kemampuan anak merealisasikan hak kewarisannya. Perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-nasl dan ḥifẓ al-māl, menegaskan pentingnya perlindungan keturunan dan harta anak. Penelitian ini menemukan adanya recognition–realization gap, yaitu kesenjangan antara pengakuan terhadap hak anak dan kemampuan merealisasikan hak waris secara nyata. Oleh karena itu, perlindungan hukum perlu diarahkan dari kepastian formal menuju keadilan substantif melalui pencatatan, pembuktian nasab, dan mekanisme kewarisan yang efektif.
GALUH PUTRI WINDU RIMA PRAYOGI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal terhadap proses sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengkaji implikasi hukumnya terhadap keberlangsungan usaha UMKM di Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 telah berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku melalui mekanisme self-declare dengan pendampingan Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Namun, implementasi tersebut belum terlaksana secara optimal karena masih rendahnya jumlah UMKM yang telah memiliki sertifikat halal. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman pelaku usaha mengenai prosedur sertifikasi halal, keterbatasan akses informasi, kendala dalam penggunaan sistem digital, serta minimnya pendampingan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan implikasi hukum yang positif bagi pelaku UMKM di Desa Trimulyo, berupa kepastian hukum, penguatan legalitas usaha, perlindungan konsumen, peningkatan kepercayaan konsumen, dan daya saing produk. Meskipun manfaat tersebut belum dirasakan secara optimal oleh seluruh pelaku UMKM, secara keseluruhan sertifikasi halal memberikan implikasi hukum yang positif terhadap pengembangan dan keberlangsungan usaha UMKM di Desa Trimulyo.
Dedi Mardiyanto
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mitigasi risiko pembiayaan pada lembaga keuangan mikro syariah, khususnya dalam pembiayaan ijarah yang memiliki potensi risiko gagal bayar. Salah satu upaya yang dilakukan BMT Assafiiyah Kantor Cabang Tanjung Jaya Lampung Tengah adalah menerapkan kebijakan pembatasan usia calon anggota pada rentang 25–55 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembatasan usia pada penyaluran pembiayaan ijarah serta strategi mitigasi risiko yang diterapkan dalam menanggulangi risiko pembiayaan. Penelitian menggunakan teori manajemen risiko dan prinsip 5C dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Cabang, Customer Service, Account Officer, dan anggota pembiayaan ijarah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembatasan usia telah diterapkan secara sistematis sejak tahap verifikasi administrasi, survei lapangan, hingga analisis kelayakan pembiayaan. Strategi mitigasi risiko dilakukan melalui identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, pengendalian risiko, serta penerapan prinsip 5C khususnya aspek capacity. Kebijakan pembatasan usia terbukti mendukung upaya mitigasi risiko dengan membantu menyeleksi anggota yang memiliki kapasitas ekonomi lebih baik dan risiko pembiayaan yang lebih rendah. Oleh karena itu, BMT perlu terus melakukan evaluasi kebijakan secara berkala agar efektivitas mitigasi risiko dapat terus ditingkatkan.
HAFIDZ FADHIL BAYHAQI
2026 · Thesis · Open Access
Konsep ḥalāl dan ṭayyib dalam Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi utama dalam ajaran Islam mengenai konsumsi pangan. Kedua konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketentuan syariat mengenai keabsahan suatu makanan, tetapi juga mencerminkan pentingnya mutu, kebersihan, keamanan, nilai gizi, serta manfaatnya bagi kesehatan jasmani dan rohani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman Al-Qur’an mengenai makanan ḥalāl dan ṭayyib melalui pendekatan tafsir tematik (mauḍū‘ī), sekaligus menelaah keterkaitannya dengan implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu kebijakan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif yang memanfaatkan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sumber utama, khususnya QS. Al-Baqarah ayat 168, QS. Al-Mā’idah ayat 88, dan QS. An-Naḥl ayat 114, yang dianalisis bersama berbagai literatur tafsir sebagai sumber pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah ḥalāl mengacu pada aspek legalitas makanan menurut syariat Islam, baik dari sisi zat maupun cara memperolehnya, sedangkan konsep ṭayyib memiliki cakupan yang lebih luas, meliputi kualitas pangan, kebersihan, kandungan nutrisi, keamanan konsumsi, serta pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan pembentukan spiritual manusia. Dengan demikian, Al-Qur’an menegaskan bahwa makanan yang layak dikonsumsi adalah makanan yang memenuhi dua kriteria sekaligus, yaitu sah menurut hukum Islam dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan. Dalam kaitannya dengan Program Makan Bergizi Gratis, prinsip tersebut menjadi dasar penting agar makanan yang disediakan tidak sekadar memenuhi standar kecukupan gizi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai ḥalāl dan ṭayyib. Penerapan kedua prinsip tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan. Oleh sebab itu, penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan ajaran Al-Qur’an dengan perkembangan ilmu gizi dalam penyusunan kebijakan pangan nasional guna mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter mulia.
PUTRI ROFINGATUL HASANAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji praktik pembayaran lebih dalam hutang piutang di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Desa Sidodadi serta kesesuaiannya dengan hukum perdata. Permasalahan utama terletak pada adanya tambahan pembayaran sebesar 20% dari jumlah pinjaman yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dan persoalan keadilan dalam perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mekanisme praktik pembayaran lebih dalam hutang piutang di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) serta menganalisis keabsahannya berdasarkan prinsip hukum perdata. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah fakta empiris dan mengaitkannya dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembayaran lebih didasarkan pada kesepakatan bersama dan bertujuan menjaga keberlanjutan dana bergulir. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat potensi ketidakseimbangan posisi tawar dan kurangnya kejelasan penggunaan dana, sehingga berimplikasi pada asas keadilan dan itikad baik dalam perjanjian. Secara hukum perdata, praktik pembayaran lebih tersebut sah secara formal karena telah memenuhi syarat perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata, namun secara substantif belum sepenuhnya sesuai dengan asas keadilan dan itikad baik sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata. Oleh karena itu, diperlukan penguatan transparansi dan perlindungan hukum agar praktik tersebut sesuai dengan prinsip hukum perdata.
NANDA SAPUTRA
2026 · Thesis · Open Access
Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya problem pengasuhan dalam keluarga, seperti lemahnya komunikasi, kekerasan, dan ketidakseimbangan antara kontrol serta kasih sayang. Di sisi lain, konsep authoritative parenting dipandang efektif, namun masih memerlukan landasan nilai yang sesuai dengan konteks keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis penafsiran ayat-ayat kisah Nabi Ibrahim AS serta mengidentifikasi nilai-nilai pola asuh authoritative yang terkandung di dalamnya dan relevansinya bagi pengasuhan kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui tafsir tematik (maudhu‘i). Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang kisah Nabi Ibrahim AS, sedangkan data sekunder berasal dari kitab tafsir, buku, dan jurnal ilmiah terkait parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS memuat tiga nilai utama pengasuhan, yaitu keteladanan sebagai dasar otoritas moral, komunikasi dialogis-partisipatif sebagai bentuk penghargaan terhadap anak, dan orientasi spiritual melalui doa sebagai fondasi pendidikan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakteristik authoritative parenting yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan kehangatan, bahkan melampauinya melalui dimensi tauhid. Penelitian ini menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS relevan dijadikan model pengasuhan keluarga Muslim masa kini karena mampu menghadirkan pola asuh yang seimbang, humanis, dan religius.
SAKDIYAH
2026 · Thesis · Open Access
Pengaruh Efektifitas Pembiayaan Murabahah Terhadap Produktivitas Usaha Mikro Anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional” Skripsi Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), 2026 Pembiayaan murabahah merupakan suatu pembiayaan yang diberikan kepada anggota untuk membeli barang yang diperlukan dengan perjanjian. Efektifitas pembiayaan kepada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Assyafiiyah yang dilakukan oleh nasabah bertujuan untuk menambah modal usaha yang dimilikinya dengan harapan kedepannya usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar. Efektivitas pada produktivitas usaha mikro anggota semakin berhasil rencana yang dilaksanakan semakin efektif terencana. Pembiayaan berfokus pada produktivitas usaha mikro anggota, karena menentukan kemampuan seseorang untuk menghasilkan barang atau produk untuk anggota. Efektivitas disini menunjukkan keberhasilan tercapai atau tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional. Manfaat penelitian Memperluas wawasan penulis dibidang perbankan Syariah, khususnya pada pengaruh efektifitas pembiayaan Murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif.. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis (subjek) yang ciri-cirinya akan diduga, Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik pengumpulan datanya Angket dan dokumentasi. Analisis data dalam suatu proses pengolahan datanya dengan Analisis regresi sederhana digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen dengan skala pengukuran interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efektifitas pembiayaan murabahah yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 1791 skor teoritik tertinggi variabel ini, karena jumlah responden 50 anggota, Sehingga, produktivitas usaha mikro anggota adalah 1791: 2000 = 0.8955 atau 89% termasuk kategori sangat baik. Pernyataan di atas dapat diketahui nilai thitung = 4.555 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional dengan kondisi bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel dan nilai Sig yang lebih kecil dari alfha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa menerima Ha yang berarti terdapat efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota.
MUHAMMAD KHOIRUN NIZAR
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian berjudul “Interpretasi Ayat-Ayat Sains dalam Al-Qur’an (Studi Tematik Tafsir Klasik dan Tafsir Kontemporer Mengenai Bentuk Bumi)” ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dialog antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern, khususnya dalam memahami ayat-ayat kauniyyah yang menggambarkan fenomena alam semesta. Isyarat ilmiah tentang bentuk bumi dalam Al-Qur’an menjadi kajian menarik karena mencerminkan keterpaduan antara teks suci dan pengetahuan empiris manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan bentuk bumi dalam perspektif tafsir klasik dan kontemporer, dengan fokus pada pemikiran Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Tantawi Jauhari dalam Al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm. Metode yang digunakan ialah tafsir tematik (maudhu‘i) melalui pengumpulan ayat-ayat relevan seperti Q.S. An-Nāzi‘āt [79]: 30, Al-Ghāshiyah [88]: 20, An-Naba’ [78]: 6, dan Adz-Dzāriyāt [51]: 48; analisis linguistik terhadap kata kunci seperti dahāhā, mihād, dan farashnāhā; serta kajian makna kontekstual berdasarkan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam ar-Razi menafsirkan ayat-ayat tersebut melalui pendekatan filosofis-kosmologis yang dipengaruhi paradigma geosentris abad pertengahan, namun tetap membuka kemungkinan bentuk bumi yang bulat. Sementara itu, Tantawi Jauhari, sebagai mufasir kontemporer, menggunakan pendekatan ilmiah-empiris yang selaras dengan temuan sains modern, menegaskan bumi sebagai bulat dan berotasi, serta menjadikannya bukti i‘jāz ‘ilmī Al-Qur’an. Perbedaan keduanya tidak menunjukkan kontradiksi, melainkan menggambarkan dinamika epistemologi tafsir yang terus berkembang sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan konteks zaman. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bersifat transhistoris, terbuka terhadap perkembangan sains, dan mendorong integrasi antara wahyu dan akal dalam memahami fenomena alam ciptaan Allah.
RAFIQA ANNISA MUCHTAR
2026 · Thesis · Open Access
Fenomena nikah daring (online) menjadi isu kontemporer yang menimbulkan perdebatan di kalangan ulama, terutama terkait keabsahannya menurut hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban dengan menggunakan perspektif empat madzhab, yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i, dan Mazhab Hanbali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh agama, aparat desa, dan masyarakat yang pernah atau mengetahui praktik nikah daring, serta dokumentasi dan studi literatur dari kitab-kitab fiqh klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban umumnya dilakukan melalui media komunikasi seperti video call dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, seperti jarak dan keterbatasan mobilitas. Dalam perspektif empat madzhab, terdapat perbedaan pendapat terkait keabsahan akad nikah yang tidak dilakukan dalam satu majelis secara fisik. Mazhab Hanafi cenderung lebih fleksibel selama ijab dan kabul dapat dipastikan kesinambungannya, sedangkan Mazhab Maliki, Syafi’i, dan Hanbali pada umumnya mensyaratkan ittihad al-majlis (kesatuan majelis) secara lebih ketat, sehingga akad nikah daring dipandang tidak sah apabila tidak memenuhi syarat tersebut. Namun, sebagian ulama kontemporer memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan prinsip kemaslahatan.
IRMA SULISTIA AMBAR WATI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh moral hazard terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada KSPPS BMT Artha Buana Metro. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya peningkatan jumlah pembiayaan murabahah yang tidak selalu diiringi dengan peningkatan kualitas pembiayaan, sehingga memunculkan risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing). Moral hazard diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut, baik dari sisi nasabah maupun internal lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota pembiayaan bermasalah dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral hazard berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko pembiayaan bermasalah, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,420. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,264 menunjukkan bahwa moral hazard memberikan kontribusi sebesar 26,4% terhadap variasi risiko pembiayaan bermasalah, sedangkan sisanya sebesar 73,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat moral hazard, maka semakin meningkat pula risiko pembiayaan bermasalah pada KSPPS BMT Artha Buana Metro. Oleh karena itu, diperlukan penguatan analisis pembiayaan, peningkatan monitoring, serta pembinaan kepada nasabah guna meminimalkan risiko tersebu
Lutfi Khoiriah
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini menganalisis tingkat kesehatan bank syariah dengan menggunakan rasio solvabilitas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk selama periode 2020–2024, serta mengetahui dampak kesehatan bank terhadap operasional dan keberlangsungan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Bank Syariah Indonesia yang diperoleh melalui dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan dua indikator rasio solvabilitas, yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DAR selama periode penelitian berada pada kisaran 23%–30%, yang berarti berada di bawah standar 40% dan dikategorikan dalam kondisi sehat. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar aset bank dibiayai oleh modal sendiri. Namun, nilai DER berada pada kisaran 219%–320%, jauh di atas standar sehat (70%), sehingga dikategorikan sangat tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan tingginya ketergantungan bank terhadap utang dibandingkan dengan modal sendiri. Dengan demikian, meskipun dari sisi aset bank tergolong sehat, struktur permodalan masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Bank Syariah Indonesia perlu meningkatkan ekuitas dan mengurangi ketergantungan terhadap utang guna menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
MISBAKHUL HUDA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berangkat dari identifikasi masalah berupa krisis makna akibat modernisasi, digitalisasi, dan kecenderungan hidup materialistik yang berdampak pada melemahnya dimensi spiritual serta meningkatnya gangguan kesehatan mental. Kondisi ini menunjukkan keterbatasan pemahaman umat Islam terhadap konsep Kecintaan Terhadap Allah serta minimnya kajian tafsir yang mengkaji cinta Ilahi secara komprehensif dalam perspektif mufasir klasik, sehingga kajian ini menjadi urgen untuk mengaitkan warisan tafsir klasik dengan problem spiritual masyarakat modern dan konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai konsep Kecintaan Terhadap Allah dalam tafsir Fakhruddin al-Razi, metodologi penafsirannya, dan relevansinya di era modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan tematik, menggunakan Mafātīḥ al-Ghayb sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecintaan Terhadap Allah merupakan konstruksi integratif antara ma‘rifah, rasionalitas, dan spiritualitas yang bersifat teosentris serta berimplikasi etis-praktis. Lebih lanjut, kajian ini mengidentifikasi relevansi konsep tersebut di era modern: maḥabbah ilāllāh terbukti fungsional dalam mengatasi krisis makna, memperkuat kesehatan mental, membangun etika sosial, dan menjawab kekeringan spiritual yang ditimbulkan oleh dominasi materialisme dan rasionalisme, sehingga berkontribusi dalam memperkaya khazanah tafsir klasik sekaligus menawarkan solusi konseptual bagi kehidupan kontemporer.
SUCI UTARI PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
Ketidakpatuhan mantan suamidalam melaksanakan kewajiban nafkah anak pasca perceraian merupakan permasalahan yang berdampak pada tidak terpenuhinya hak anak secara optimal
MUHAMMAD AINI
2026 · Thesis · Open Access
Abstract. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kuatnya pengaruh media pers dalam dinamika penentuan kebijakan hukum di Indonesia, terutama di era digital yang ditandai dengan cepatnya arus informasi dan pembentukan opini publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media pers dalam membentuk agenda kebijakan hukum, memengaruhi opini publik, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) yang mengkaji berbagai literatur ilmiah berupa buku dan jurnal nasional yang relevan. Secara teoritis, penelitian ini berlandaskan pada konsep media sebagai agenda setter, pembentuk opini publik, dan kontrol sosial dalam sistem hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pers memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan hukum melalui pemberitaan, tekanan opini publik, serta fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Namun demikian, media juga menghadapi tantangan seperti hoaks, bias informasi, dan kepentingan politik yang dapat memengaruhi objektivitas kebijakan. Kesimpulannya, media pers merupakan aktor penting dalam sistem kebijakan hukum modern yang harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan etika jurnalistik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi media serta peningkatan literasi masyarakat agar peran media dapat berjalan secara optimal dan konstruktif.
KHOIRUL ANAM
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi sosial masyarakat dari bentuk aktivisme konvensional menuju aktivisme berbasis media sosial yang dikenal sebagai clicktivism, yang memunculkan perdebatan mengenai sejauh mana aktivitas ini berkontribusi terhadap perubahan sosial dan bagaimana kesesuaiannya dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena clicktivism dalam perspektif Al-Qur’an serta mengkaji relevansinya terhadap perubahan sosial berdasarkan ayat-ayat sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir maudhu‘i melalui pengumpulan dan analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema sosial, didukung oleh literatur tafsir klasik dan kontemporer serta kajian ilmiah terkait aktivisme digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clicktivism memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti amar ma’ruf nahi munkar, ta‘āwun, keadilan, dan tanggung jawab sosial, serta dapat berfungsi sebagai sarana awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi sosial di era digital, meskipun sering kali masih bersifat simbolik dan belum diikuti tindakan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa clicktivism memiliki potensi sebagai media transformasi sosial yang konstruktif apabila diiringi dengan aksi konkret, sehingga integrasi antara partisipasi digital dan tindakan nyata menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan sosial yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
MUHAMMAD ADNAN
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji penafsiran Surah Al-Qadr melalui pendekatan studi komparatif terhadap dua karya tafsir: Tafsir Rûh al-Ma’ânî karya Al-Alusi (w. 1854 M) dan Tafsīr Sūrah Al-Qadr karya Ahmad Yasin Asymuni (w. 2021). Kajian ini bertolak dari kesenjangan dalam literatur tafsir komparatif Indonesia yang belum secara mendalam mempertemukan dua tradisi penafsiran berbeda yaitu tradisi intelektual Baghdad abad ke-19 dan tradisi pesantren Nusantara abad ke-20. Penelitian ini berjenis pustaka (library research) dengan metode deskriptif-analitis dan analisis komparatif. Sumber data primer terdiri atas kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan sumber sekunder mencakup literatur tafsir dan kajian Al-Qur'an yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Alusi menafsirkan Surah Al-Qadr dengan pendekatan analitis-komparatif yang mengintegrasikan dalil naqli, rasionalitas, dan pendapat ulama lintas mazhab, sementara Ahmad Yasin Asymuni menekankan dimensi sufistik dan transformasi batin dalam memaknai malam Lailatulqadar. Persamaan keduanya terletak pada pengakuan atas keagungan malam Lailatulqadar dan penggunaan metode tafsir bi al-ma’tsur wa bi al-ra’yi. Perbedaan mendasarnya terletak pada orientasi epistemologis yaitu Al-Alusi cenderung pada validasi ilmiah, sedangkan Asymuni menekankan penghayatan spiritual.
SUMA JANTRI ZERI
2026 · Thesis · Open Access
Fenomena sengketa pertanahan yang melibatkan penguasaan dan pengalihan hak atas tanah tanpa dasar hukum yang sah masih kerap terjadi di masyarakat, khususnya dalam hubungan kekeluargaan seperti antara ahli waris dan anak angkat. Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum terkait keabsahan pengalihan hak serta mekanisme penyelesaian sengketa yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan tindakan pengalihan hak atas tanah secara sepihak oleh anak angkat serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh dalam penyelesaian sengketa tersebut di Desa Tulung Pasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis normatif dan sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ahli waris, pihak yang menguasai tanah, aparat desa, dan masyarakat setempat, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan serta literatur hukum terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan norma hukum dengan fakta empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan tanah oleh anak angkat dalam kasus ini hanya didasarkan pada izin penggunaan yang diberikan melalui wasiat, bukan pemberian hak milik. Tindakan pengalihan atau klaim kepemilikan secara sepihak tidak memiliki kekuatan hukum yang sah karena tidak memenuhi syarat peralihan hak atas tanah, baik secara materiil maupun formil sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dari aspek penyelesaian sengketa, upaya non-litigasi melalui mediasi adat dan kekeluargaan terbukti lebih efektif dalam mencapai kesepakatan, meskipun secara normatif jalur litigasi tetap tersedia untuk menjamin kepastian hukum.
HUSIN
2026 · Thesis · Open Access
Abstract: This study aims to analyze the juridical application of the Supreme Court Circular Letter (SEMA) Number 1 of 2022 in divorce cases due to continuous disputes and quarrels, with a case study at the Religious Court of Sukadana. The research employs a qualitative approach with an empirical juridical method, focusing on the analysis of court decisions and divorce certificates as primary legal documents. The findings reveal that the implementation of SEMA Number 1 of 2022 is not explicitly stated in the judge’s legal considerations; however, it is substantively reflected in the decision-making process. In Decision Number 328/Pdt.G/2026/PA.Sdn, the panel of judges based their ruling on factual conditions, including prolonged marital conflict since 2017, separation of residence for approximately four years, and the absence of reconciliation prospects. These conditions align with the substantive indicators outlined in the SEMA. The study also finds a gap between normative provisions and judicial practice, particularly in evidentiary aspects, where cases decided in absentia (verstek) rely predominantly on one-sided evidence. Judges tend to adopt a pragmatic and sociological approach to ensure substantive justice rather than strictly adhering to formal legal norms. Furthermore, the issuance of a divorce certificate as the final legal product confirms the juridical consequences of the decision and ensures legal certainty regarding the parties’ marital status. This research highlights the need for consistency in explicitly incorporating SEMA provisions in judicial reasoning while maintaining a balance between normative compliance and contextual justice in religious court practices