Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis audio-visual terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas III di MI Munada Sungai Nibung. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen true experimental design dalam bentuk pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan media audio-visual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 64,2, sedangkan kelas kontrol 63,8. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 81,6, sementara kelas kontrol hanya mencapai 72,4. Uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media audio-visual dibandingkan dengan metode konvensional. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio-visual dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, meningkatkan motivasi belajar, dan meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa faktor seperti kesiapan guru dalam menggunakan teknologi serta ketersediaan sarana dan prasarana turut menentukan efektivitas penerapan media pembelajaran. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, pemanfaatan media audio-visual direkomendasikan sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan daya serap siswa dalam pembelajaran IPA.