Abstrak
Kemampuan kognitif merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, mencakup kemampuan berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah. Anak usia 4-5 tahun berada pada masa keemasan perkembangan otak, sehingga memerlukan stimulasi yang tepat melalui aktivitas bermain yang edukatif dan menarik. Namun, di TK Qur’an Ma’arif Sumber Rejeki, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih berada pada kategori “Mulai Berkembang” bahkan “Belum Berkembang” dalam aspek kognitif, terutama pada indikator membilang, mengenal konsep bilangan, lambang bilangan, dan huruf. Kurangnya variasi media pembelajaran yang inovatif dan keterbatasan metode konvensional menjadi faktor penyebab utama rendahnya pencapaian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi lima tahap, yakni: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK Qur’an Ma’arif Sumber Rejeki sebanyak 16 orang. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket validasi ahli. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk mengetahui efektivitas media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “Rocket Race” berbahan limbah kardus efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak. Berdasarkan hasil uji coba, terjadi peningkatan signifikan dari indikator “Belum Berkembang” dan “Mulai Berkembang” menuju “Berkembang Sesuai Harapan”. Media ini tidak hanya menarik minat anak melalui warna dan bentuk, tetapi juga melibatkan mereka secara aktif dalam proses belajar. Selain itu, nilai edukasi lingkungan turut diperoleh karena penggunaan bahan daur ulang. Dengan demikian, media ini dinilai layak dan efektif sebagai alat bantu pembelajaran inovatif di PAUD.