Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

883 item publik

Publikasi

Halaman 35 dari 45

Peran pendidikan agama islam dalam meningkatkan literasi Al Qur'an siswa kelas X SMA Taruna Gajah Mada Metro

IIN FIRMADANI
2025 · Thesis · Open Access

SMA Taruna Gajah Mada merupakan sekolah berbasis militer yang menekankan disiplin dan ketangguhan. Di tengah fokus utama pada pendidikan fisik, sekolah ini juga menerapkan pembiasaan membaca Al-Qur’an untuk membentuk karakter spiritual siswa. Literasi Al-Qur'an tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di SMA Taruna Gajah Mada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, kepala sekolah, serta beberapa siswa kelas X, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan dalam pembelajaran Al-Qur'an. Strategi yang diterapkan meliputi pembelajaran berbasis praktik langsung, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum dan di antara jam pelajaran, serta penguatan karakter berbasis nilai Islam. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya motivasi siswa, guru PAI mengatasinya melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif guru PAI dalam pembelajaran Al-Qur’an memiliki dampak positif terhadap literasi Al-Qur'an siswa, baik dalam aspek membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari seluruh elemen sekolah, literasi Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan secara efektif.

Implementasi Kitab Akhlak Lil Banat Dalam Membentuk Adab dan Budi Pekerti Santri di Kelas 1 Isti'dadiyyah Madrasah Islamiyyah Darul Falah

REFI FADILAH OKTAVIA
2025 · Thesis · Open Access

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kitab Akhlak Lil Banat dalam membentuk adab dan budi pakerti santri di kelas I Isti'dadiyah Madrasah Islamiyyah Darul Falah, karena terdapat beberapa santri kelas I Isti'dadiyyah yang makan sambil berdiri, makan dan minum menggunakan tangan kiri, dan masih ada santri yang melakukan bullying terhadap santriwati lainnya. Masih ada santri yang belum mampu berbicara dengan baik, berperilaku baik dan berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya dan lingkungannya dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber dan teknik triangulasi sedangkan teknik analisis datanya menggunakan menggunakan reduksi data, yakni penyederhanaan data-data yang telah dikumpulkan, selanjutnya penyajian data, yakni menyajikan data-data yang telah direduksi sebelumnya, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan dari data yang telah didapatkan yang berkaitan dengan judul penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kitab akhlak lil banat berperan penting dalam membentuk adab dan budi pakerti santri yang pengimplementasiannya dilakukan melalui pembelajaran dikelas, penguatan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sosial santri serta keteladanan dari para pengajar dan lingkungan madrasah. Kata kunci: Akhlak Lil Banat, budi pekerti, santri.

Penerapan kelompok belajar terbimbing wali kelas 3B dalam peningkatan belajar di pondok modern darussalam gontor Putri kampus 8 tahun ajaran 2024 2025

NABILLAH NAZLAH NUR MAULIDIYAH
2025 · Thesis · Open Access

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan aspek krusial dalam kemajuan suatu bangsa, salah satunya melalui motivasi belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, peranan wali kelas, dan mekanisme dalam penerapan kelompok belajar terbimbing oleh wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 8. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kelompok belajar dipegang penuh oleh wali kelas. Peranan wali kelas dalam kelompok belajar bukan hanya sedekar pengajar melainkan membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya dengan siswa. Mekanisme kelompok belajar terbimbing di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 8 Tahun Ajaran 2024-2025 meliputi pembentukan dan penjadwalan kelompok, pendampingan dan pengawasan oleh wali kelas dan evaluasi dan penguatan motivasi

Akulturasi Budaya Jawa Dalam Tradisi Piton-Piton Perspektif Ajaran Islam Kampung Gaya Baru 1 Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah

AHMAD FAUZI
2025 · Thesis · Open Access

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradiri piton-piton dalam perspektif ajaran Islam bagi masyarakat Kampung Gaya Baru I, Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah, karena kesenjangan antara masyarakat mengenai esensi dari tradisi dan ajaran agama Islam. Sehingga ditemukan bahwa proses akulturasi budaya Jawa dalam tradisi piton-piton tidak sepenuhnya berjalan mulus. Beberapa masyarakat masih mempertahankan unsur-unsur lama yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam, yang pada akhirnya menimbulkan kesenjangan dalam penerimaan akulturasi karena tidak semua anggota masyarakat sepakat dengan perubahan yang telah dilakukan oleh tokoh agama dalam penyesuaian tradisi dan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan normatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tradisi piton-piton tujuh bulanan di Kampung Gaya Baru I memadukan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat Jawa dengan ajaran Islam. Pelaksanaannya sesuai dengan kaidah Islam karena memenuhi kriteria adat yang sah (‘urf shahih). Kata kunci: Islami, Kampung Gaya Baru I, Piton-piton.

Strategi guru PAI didalam penanaman pendidikan karakter peserta didik MTs Ma'arif 02 Kota gajah Lampung Tengah

M. MAHRUS
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah INDONESIA Guru merupakan seorang pendidik yang professional yang memiliki tugas utama yaitu mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai, dan memberikan evaluasi terhadap para peserta didik dalam pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, dan sekolah menengah. strategi pembelajaran adalah suatu rangkaian kegiatan yang mana dalam kegiatan tersebut menggunakan metode dan pemanfaatan sumber daya yang telah disusun hal tersebut guna agar tujuan pembelajaran yang telah direncanakan dapat terwujud.Penelitian ini adalah tentang Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di MTs Ma'arif 02 Kota Gajah Lampung Tengah.Penelitian ini merupakan Penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif lapangan (field research). Sumber dari penelitian ini adalah guru akidah akhlak, kepala madrasah,Peserta didik kelas 8 MTs Ma'arif 02 Kota Gajah. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, melakukan analisis dan penarikan kesimpulan Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik antara lain guru membentuk kesadaran diri pada siswa akan pentingnya memiliki karakter, guru membiasakan siswa belajar mandiri, guru memberikan motivasi dan arahan kepada Siswa untuk berkompetisi dengan sehat dan memiliki rasa percaya diri, Guru memberikan teladan dan contoh tentang karakter tersebut baik di dalam kelas maupun di luar kelas.Dalam proses Pembelajaran, Guru Akidah Akhlak menggunakan strategi pembelajaran ekspositori , strategi pembelajaran afektif dan strategi pembelajaran kooperatif .Tujuan dari tiga strategi tersebut adalah agar siswa memiliki karakter yang baik atau akhlak yang karimah..

peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter siswa pad era digital di kelas VIII SMP Islam Plus Sabilunnajah

M. FIKRI MAULANA
2025 · Thesis · Open Access

Perkembangan teknologi digital yang pesat mempengaruhi pola pikir dan perilaku siswa, sehingga peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi krusial dalam pembentukan perilaku peserta didik. Penelitian ini berfokus dalam mengkaji peran guru PAI dalam membentuk perilaku peserta didik pada perkembangan digital di kelas VIII SMP Islam Plus Sabilunnajah. Pendekatan dilakukan dengan kualitatif studi kasus dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI SMP Islam Plus Sabilunnajah memiliki peran yang penting dalam menginternalisasi prinsip ajaran Islam kepada siswa melalui teladan pribadi, pembelajaran berbasis teknologi, serta penguatan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu guru PAI tidak hanya memiliki peran sebagai pengajar agama, tetapi juga sebagai pembimbing dalam membentuk perilaku peserta didik di tengah perkembangan digital. Kata Kunci: Era digital, guru PAI, pendidikan karakter, siswa SMP.

Implementasi nilai-nilai aswaja dalam kehidupan: studi kasus di desa Trimulyo

SEPTI NUR AINI
2025 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip Aswaja memengaruhi kehidupan masyarakat di Desa Trimulyo. Sebagian besar penduduk desa ini menganut agama Islam dan telah lama menjadikan ajaran Aswaja sebagai pedoman dalam kehidupan sosial dan spiritual mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan serta studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Aswaja berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Trimulyo. Dalam bidang sosial, masyarakat menerapkan prinsip gotong royong, kebersamaan, dan toleransi antar agama dan suku. Dalam hal keagamaan masyarakat secara rutin melaksanakan ibadah sholat berjamaah, dan aktif dalam kegiatan majelis taklim, seperti yasinan, sholawatan, yang memperdalam pemahaman agama secara moderat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana ajaran islam yang moderat dapat diterapkan dalam konteks masyarakat desa untuk menciptakan kedamaian sosial.

PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG MANDIRI DAN KREATIF KELAS VII DI MTS ASA'ADAH GUNUNG SUGIH

NANDA MUKAROMAH
2025 · Thesis · Open Access

This study aims to examine the role of Aqidah Akhlak teachers in shaping students' independent and creative character at MTs Asa’adah Gunung Sugih. The issue highlighted in this background is the lack of independence and creativity among seventh-grade students, as indicated by their dependence on teachers' guidance in learning, habitual cheating, and lack of confidence in asking questions and expressing opinions. This condition demands the role of Aqidah Akhlak teachers in fostering students' independent and creative character through more effective learning approaches.This study employs a qualitative method with data collection techniques consisting of observations and interviews with the head of the madrasa, Aqidah Akhlak teachers, and seventh-grade students as the main informants. To enhance data validity, this study applies triangulation techniques, including source triangulation, which compares information from various informants, and methodological triangulation, which confirms observational findings with interviews and documentation. This ensures a more comprehensive understanding of the issues being studied.The findings reveal that Aqidah Akhlak teachers play a crucial role not only as instructors but also as Nanda Mukaromah, Jaenullah, Rina Mida Hayati, Peran Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa yang Mandiri Kreatif Kelas VII di MTs Asa’adah Gunung SugihAl-Manar:Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam -Volume 14, Nomor 1, Juni 202592educators and mentors who guide students in character development through habitual activities, extracurricular programs, and project-based learning. Character habituation is implemented through daily worship activities and moral studies, while students’ creativity is nurtured through art-based assignments and activities that facilitate the expression of creative ideas.However, the study also identifies several challenges, such as limited time and inadequate facilities, as well as external environmental influences that do not fully support character development. Despite these challenges, teachers and the madrasa head continue to seek solutions by enhancing teacher training and strengthening collaboration with parents to support the development of student creative character

Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Karakter Sosial Pada Remaja Didesa Panaragan Jaya Indah

EVIANA MUKTI
2025 · Thesis · Open Access

Social media with the power of its internet network influences social character and life, including teenagers. Social media is an internet-based platform that allows users to create, share and exchange information, ideas and content in various forms (text, images, videos, etc.) in real-time compared to conventional media such as radio, television, magazines and newspapers. Social media plays an important role in facilitating self-expression and social interaction, but it also has the potential for negative and positive influences and a lack of social character attitudes such as tolerance, respect, togetherness, mutual cooperation and empathy. This article aims to analyze the role of social media in forming social character in teenagers in Panaragan Jaya Indah village. The method used is a qualitative research method. The research sample was 6 teenagers and 2 parents. In this study, the researcher used several data collection tools, namely through observation, interviews and documentation. This researcher used a sampling technique in the form of snowball sampling to ensure data authenticity. The research results show that the role of social media in forming social character in teenagers in Panaragan Jaya Indah village is that researchers see the ethics of social media users as being keepers for filtering information, with the ethics of social media users it can be directed towards self-development, responsibility and meaning in life together. The development of social character in teenagers can be seen from how teenagers use social media according to their needs, especially the need to learn,build friendships and build positive networks with other people.

KONSELING KELOMPOK CBT TEKNIK COGNITIVE DEFUSION DALAM UPAYA MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE SISWA

MIRATUL MUKAROMAH
2025 · Thesis · Open Access

Abstract This research aims to examine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) group counseling using cognitive defusion techniques to increase students' self-confidence at Sunan Ampel Punggur Middle School. Adolescents' low self-confidence is a critical issue in education, considering that puberty is a sensitive period for forming self-concept. The decreasing self-confidence in junior high school students can be seen in withdrawn behavior, difficulty interacting socially, and the inability to express one's potential optimally. The research used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. From a population of 103 students, a sample of 14 students was selected through purposive sampling and divided into experimental and control groups. The experimental group received group counseling intervention for 6 meetings. The research instrument is a questionnaire with 19 items that have been tested for validity (rcount 0.499-0.612 > rtable 0.497) and reliability (Cronbach's Alpha X=0.850; Y=0.735). Data analysis used the Shapiro-Wilk normality test, Levene's Test of homogeneity, and paired sample t-test. Cognitive defusion techniques are focused on helping students not become over-identified with negative thoughts, allowing them to take a more objective perspective on internal experiences. The results showed a significant difference in the experimental group (t=16.644; p=0.0000.05) with an increase in scores from 52.29 to 86.71, while the control group did not show a significant change (t=0.669; p=0.528>0.05). In conclusion, CBT group counseling with cognitive defusion techniques effectively increases junior high school students' self-confidence through mechanisms for separating themselves from negative thoughts, developing adaptive thinking patterns, and strengthening personal competence.

Efektivitas Konseling Solution Focus Brief Counseling (SFBC) bagi Kesejahteraan Remaja dalam Toxic Relationship

AMINATUZ ZAHRO
2025 · Thesis · Open Access

Kesejahteraan psikologis remaja rentan terganggu akibat toxic relationship yang dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam toxic relationship dengan mengevaluasi pendekatan SFBC sebagai metodenya. Dengan desain kuasi-eksperimen, penelitian ini melibatkan 24 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Toxic Relationship yang valid dengan skor 0.40 hingga 0.79 dan reliabel dengan skor 0.934 sebagai alat pengumpulan sampel dan Psychological Well-Being yang valid dengan skor 0.6 hingga 0.95 dan reliabel dengan skor 0.543 dan 0.828 dengan menggunakan desain pretest-postest. Dalam uji asumsi dasar pada hasil pretest dan postest seluruh data berdistribusi normal dan homogen dengan signifikansi 0.05, sehingga uji T dapat digunakan untuk analisis perbedaan skor. Hasil uji T menunjukkan bahwa konseling SFBC secara signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 44,00 menjadi 100,67. Peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yang hanya mengalami peningkatan dari 44,25 menjadi 59,25. Dengan demikian, konseling SFBC terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam hubungan toxic. Kesimpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa SFBC dapat menjadi pendekatan yang efisien dan praktis karna pendekatan ini berfokus pada solusi yang dapat diterapkan dengan cepat, yang sesuai dengan karakteristik remaja yang lebih menyukai metode konseling yang langsung memberikan hasil.

Bimbingan Kelompok dengan Teknik Mind-Mapping Untuk Meningkatkan Pemahaman Minat dan Bakat Guna Menentukan Keputusan Karir Siswa

ERICCA PUTRI ALVINATA
2025 · Thesis · Open Access

Interests and talents are important aspects that determine the increase in student competence, including ability in career decisions. This research aims to analyze the effect of group guidance using mind mapping techniques to increase students' understanding of interests and talents to determine career decisions for class X students at SMK Negeri 3 Metro. This research uses a quantitative approach, real/pure experimental design (true-experimental design), by type of research pretest-posttest control group design. This research instrument uses a scale of interests, talents, and career decisions. Data were collected using a questionnaire tested for validity and reliability and analyzed using SPSS with normality, homogeneity, and t-test pair. The validity test results showed that all 19 questionnaire items are declared valid with an r valuecount ranging from 0.363 to 0.694, which is greater than rtable 0.349. Meanwhile, for reliability, it is said to be reliable because of the score Cronbach’s Alpha 0.874 > 0.60. The research results showed a significant difference in students' understanding of interests and talents before and after being given group guidance using techniques of mind mapping (p 0.05). The experimental group experienced an increase in the average score from 69.90 to 80.20, with a t-value of 6.386 and a p-value of 0.000, indicating a significant effect. As for the significant differences between pretest and posttest in the experimental group with values themselves = 0.000 0.05. This proves that group guidance with mind-mapping techniques effectively increases understanding of students' interests and talents.

Pengaruh Pola Asuh Otoriter (Authoritarian Parenting) Terhadap Kesejahteraan Psikologi (Psychological Well Being) Siswa di SMA Taruna Gajah Mada Metro

WULANDARI
2025 · Thesis · Open Access

Article Information: Received Revised Accepted Published Keywords: Authoritarian; Psychological Well-Being; Student. Abstract Authoritarian parenting is an important focus in child developmental psychology considering that authoritarian parenting has a very significant impact on psychological well-being. The main characteristic of authoritarian parenting is extreme control over children's needs so that it can hinder children's emotional, social, and independent development). This study aims to analyze the influence of authoritarian parenting on the psychological well-being of students at SMA Taruna Gajah Mada Metro. This study uses a quantitative method with a simple linear regression analysis on 155 students selected through simple random sampling. Data collection was carried out using two scales, namely the PAQ scale with validity (ps.001) = 0.94 and reliability (α = 0.77-0.92) and the PWB scale with validity (V=0.6-0.95) and reality (α=0.543-0.828). The results of the analysis showed that two classical assumption tests, namely the normality and linearity tests, were met, with a significance value of >0.05. The results of the simple linear regression test also show that authoritarian parenting has a significant influence on the psychological well-being of students. This can be seen from the significance value of less than 0.05, which is 0.000. The simple linear regression equation obtained is Y = 38.284 + 0.166X with the result of the R Square value of 0.13. So it can be concluded that authoritarian parenting has a significant influence, which is 13% on the psychological well-being of students at SMA Taruna Gajah Mada Metro.

Penerapan Metode An-Nahdliyah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram

ALFIAN FAHMI MAJID
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini mengkaji penerapan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana metode ini membantu siswa dalam memahami Al-Qur'an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pengajaran An-Nahdliyah yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa serta menganalisis dukungan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi partisipatif. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, dan formulasi hipotesis untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di sekolah belum sepenuhnya terealisasi, sehingga tujuan utamanya belum tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menghambat siswa SMP dalam menggunakan metode An-Nahdliyah untuk mencapai tujuan mereka. Keberhasilan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an sangat bergantung pada keterlibatan aktif orang tua dan dukungan lingkungan sekitar. Namun, kurangnya pengetahuan, lingkungan yang kurang kondusif, serta keterbatasan fasilitas pendukung menjadi hambatan dalam penerapan metode ini.

Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai - nilai Akhlak dalam meningkatkan kualitas diri siswa di MTS Ma'arif 7 Purbolimggo

MASHLAHAH
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRACT Penelitian ini didasarkan pada studi kasus terkait keprihatinan peneliti terhadap penurunan kualitas karakter bangsa, yang tampak pada rendahnya prestasi belajar siswa, kurang baiknya akhlak siswa, minimnya rasa percaya diri dan kemandirian, serta masih adanya siswa yang melanggar peraturan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak dalam upaya membentuk karakter peserta didik disusun dengan melibatkan media pembelajaran. Perencanaan ini mencakup penyusunan penggunaan media serta metode belajar yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa telah berpedoman pada aturan serta tata tertib yang telah dirancang dan diterapkan dalam setiap proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Ketiga, evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tugas yang diberikan oleh guru, ulangan harian, nilai Ujian Tengah Semester (UTS), serta nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa. Pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak yang diterapkan oleh para guru dari setiap lokasi penelitian memberikan hasil yang signifikan. Adapun bentuk kualitas diri yang berkembang di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo meliputi akhlak mulia, kemandirian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Namun, dari keempat aspek kualitas diri ini, hanya sebagian siswa yang menunjukkan perkembangan yang baik, sementara sebagian lainnya hanya memiliki beberapa aspek kualitas diri tersebut. Keywords: Pendidikan Karak

Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa SMP Makarti Mandiri Sungai Nibung

EDI PURWANTO
2025 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemajuan pendidikan Islam dalam membina kepribadian siswa Nibung di SMP Makarti Mandiri. Terkait dengan reset ini, merupakan reset kualitatif yang didasarkan pada pendapat kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas VIII SMP Makarti Mandiri Nibung. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan pola induktif piker merupakan metode analisis data dalam penelitian ini. Pendidikan semi-formal tidak berhasil dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan. Pembelajaran harus mampu menghasilkan peserta bimbingan antpanitia yang lebih memiliki karakter positif dan wawasan. Apabila pendidikan sampai pada titik transformasi kognitif yang tidak mereka pahami, maka akan berlangsung kehidupan sehari-hari sebagai peserta antpanitia bimbingan yang pintar tanpa dibarengi dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif. Akan tetapi dalam dunia pendidikan sering disebut sebagai pendidikan yang berlandaskan pada asas biarlah peserta didik antpanitia membimbing pandai dalam wawasan dan jua pandai dalam tabiat dan watak. Oleh karena itu, bimbingan antpanitia sangat efektif dalam mempromosikan pendidikan kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam dapat membantu siswa SMP Makarti Mandiri dalam mengembangkan kepribadiannya melalui beberapa cara. Yang termasuk di dalamnya adalah: sistem Ketelasertaan (al-Uswah al-Hasanah), sistem habituasi (Ta'widiyyah), sistem Mau'izhah dengan Nasehat, sistem Qashash (cerita), Amtsal (ibarat), Tsawab (Hadiah), dan 'Iqab (vonis). Keywords: Implementasi Pendidikan Agama Islam, Karakter

Peran pondok Tri Bhakti AtTaqwa dalam meningkatkan sikap religious peserta didik diSMP Qur'an Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur

MUHAMMAD FATHUL MUNIB
2025 · Thesis · Open Access

Pendidikan adalah sebuah proses holistik yang bertujuan untuk mempersiapkan individu agar mampu mengembangkan potensi secara maksimal, mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, dan keterampilan praktis. Di era modern ini, pesantren terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan negara.Masalahnya sering terjadi sehubungan dengan kasus kasus moral di lingkungan sekitar dilatar belakangi oleh semakin canggihnya media sosial, Sehubungan dengan hal tersebut , maka terjadilah fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang sebagai contoh Kurangnya Pendidikan Karakter, kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi dan media sosial dapat menyebabkan mereka terjebak dalam perilaku yang tidak baik. Dari masa ke masa Pesantren telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Pondok pesantren sendiri merupakan ladang dalam pembiasaan sikap religius yang menjadi budaya religius dapat dibangun dengan tiga cara yaitu : ajakan, pengelaman, dan pembiasaan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif pada penelitian ini, peneliti memilih untuk memakai jenis penelitian lapangan (field research) dengan Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana peran pesantren dalam membudayakan sikap religius, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan sikap religius antara santri dan non-santri di SMP Quran Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur. Setelah peneliti Sowan ke Pengasuh Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa memainkan peran sentral dalam membentuk karakter religius santri melalui kegiatan-kegiatan budaya religius yang diadakan di dalam pondok. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan temuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama di Indonesia, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih religius dan berbudi pekerti luhur.

PERAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROHIS ( KEROHANIAN ISLAM) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMA NEGERI 1 SEKAMPUNG

DEWI MUNAWAROH
2025 · Thesis · Open Access

Penurunan kualitas karakter religius pada siswa, seperti rendahnya kedisiplinan, kurangnya empati, dan perilaku menyimpang, menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Di SMAN 1 Sekampung, ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dirancang sebagai solusi untuk menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter religius siswa. Berbagai kegiatan seperti keputrian, baca tulis Al-Qur'an, dan dakwah melalui da’i, qira’, serta hadroh, menjadi media efektif dalam pembentukan akhlak mulia, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan rasa hormat dan toleransi antar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam membentuk karakter religious siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pembimbing ROHIS, siswa, dan guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sekampung. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Fokus penelitian adalah Peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam menanamkan tujuh indikator karakter religius, yaitu empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, dan keadilan. Hasil penelitian mengungkap bahwa kegiatan ekstrakurikuler ROHIS memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Siswa yang aktif dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan, kesadaran spiritual, serta sikap yang lebih menghormati guru dan sesama. Beberapa kendala, seperti keterlambatan dan benturan jadwal, dapat diatasi melalui pendekatan personal dan bimbingan yang sabar dari pembina. Program ini tidak hanya menguatkan nilai-nilai religius siswa, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan bernuansa Islami.

Peran guru agama Islam dalam menanamkan sikap sosial pada peserta didik di MA darul ulum

PUTRI NIKMATUL HASANAH
2025 · Thesis · Open Access

problems faced by teachers of moral beliefs in instilling attitudes social values among students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, namely the lack of practical activities to practice social values at Madarsah Aliyah Darul Ulum and the process of learning moral beliefs is more focused on theory without being equipped with practical activities that involve real social interactions such as social service activities, mutual cooperation, so that students do not get the opportunity to practice social values directly. This research was carried out at Madarsah Aliyah Darul Ulum which is located in the Bone Bawang Barat district of the village. Panaragan Jaya, in the 2025 academic year. This research aims to determine the role of moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. In this research, the researcher used several data collection tools, namely through interviews, observation and documentation involving the madrasa head, moral aqidah teachers and students as research subjects. This research uses source triangulation. This research finds that moral belief teachers have a strategic role in instilling social attitudes in students through example, interactive learning, integration of moral values, and habituation in the school environment. With an effective approach, students can develop positive social attitudes and apply them in everyday life. The research results show that there are efforts made by moral aqidah teachers in instilling social attitudes in students at Madrasah Aliyah Darul Ulum, students become more polite, helpful, have a sense of empathy, strengthen cooperation and tolerance, behave fairly and honestly

Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Era Revolusi Digital di SMK Negeri 3 Metro

KHOIRIYATUS SA'ADAH
2025 · Thesis · Open Access

Era revolusi digital membawa tantangan baru dalam implementasi pendidikan karakter, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab peserta didik enggan mengikuti pembiasaan yang telah diterapkan di sekolah, seperti sholat dhuha berjamaah, membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran dan pembiasaan religius lainnya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab serta dampak dari etika yang ditunjukkan oleh siswa dalam interaksi mereka dengan guru dan teman sebaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan guru PAI dan siswa kelas X sebagai responden utama. Hasil penelitian menunjukkan strategi pendidikan karakter diterapkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan disiplin positif. Pembiasaan dilakukan melalui kegiatan religius seperti membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran dan shalat dhuha bersama. Keteladanan guru memegang peran penting dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab siswa. Sementara itu, disiplin positif diterapkan dalam bentuk konsekuensi edukatif, seperti hafalan ayat Al-Qur’an bagi siswa yang melanggar aturan. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan dalam pendidikan karakter, terutama dalam menjaga konsistensi perilaku siswa di luar sekolah serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran karakter. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter melalui PAI di era digital memerlukan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif, termasuk pemanfaatan media digital untuk mendukung pembelajaran karakter yang lebih efektif dan berkelanjutan