Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

MAKANAN ḤALĀL DAN ṬAYYIB PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN MAKAN BERGIZI GRATIS (STUDI TAFSIR TEMATIK)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Konsep ḥalāl dan ṭayyib dalam Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi utama dalam ajaran Islam mengenai konsumsi pangan. Kedua konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketentuan syariat mengenai keabsahan suatu makanan, tetapi juga mencerminkan pentingnya mutu, kebersihan, keamanan, nilai gizi, serta manfaatnya bagi kesehatan jasmani dan rohani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman Al-Qur’an mengenai makanan ḥalāl dan ṭayyib melalui pendekatan tafsir tematik (mauḍū‘ī), sekaligus menelaah keterkaitannya dengan implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu kebijakan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif yang memanfaatkan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sumber utama, khususnya QS. Al-Baqarah ayat 168, QS. Al-Mā’idah ayat 88, dan QS. An-Naḥl ayat 114, yang dianalisis bersama berbagai literatur tafsir sebagai sumber pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah ḥalāl mengacu pada aspek legalitas makanan menurut syariat Islam, baik dari sisi zat maupun cara memperolehnya, sedangkan konsep ṭayyib memiliki cakupan yang lebih luas, meliputi kualitas pangan, kebersihan, kandungan nutrisi, keamanan konsumsi, serta pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan pembentukan spiritual manusia. Dengan demikian, Al-Qur’an menegaskan bahwa makanan yang layak dikonsumsi adalah makanan yang memenuhi dua kriteria sekaligus, yaitu sah menurut hukum Islam dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan. Dalam kaitannya dengan Program Makan Bergizi Gratis, prinsip tersebut menjadi dasar penting agar makanan yang disediakan tidak sekadar memenuhi standar kecukupan gizi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai ḥalāl dan ṭayyib. Penerapan kedua prinsip tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan. Oleh sebab itu, penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan ajaran Al-Qur’an dengan perkembangan ilmu gizi dalam penyusunan kebijakan pangan nasional guna mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter mulia.

Kata kunci

Tafsir Tematik; Ḥalāl and Ṭayyib, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1MAKANAN ḤALĀL DAN ṬAYYIB PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN MAKAN BERGIZI GRATIS (STUDI TAFSIR TEMATIK)2026 · oai:ais:skripsi:1011

Publikasi terkait