Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: ihya’ al-mawat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis memanfaatkan lahan yang mati milik orang lain perspektif madzhab imam syafi'i (studi desa sari bakti kecamatan seputih banyak kabupaten lampung tengah)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemanfaatan lahan mati milik orang lain di Desa Sari Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, dalam perspektif Imam Syafi’i. Fenomena ini muncul akibat banyaknya lahan yang telah lama ditelantarkan oleh pemiliknya, sehingga dimanfaatkan warga untuk kepentingan pertanian dan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Imam Syafi’i, konsep ihya’ al-mawat hanya berlaku pada lahan yang tidak memiliki pemilik sah. Oleh karena itu, pemanfaatan lahan yang sudah bertuan tanpa izin tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Kendati demikian, banyak warga tetap memanfaatkan lahan karena sulitnya menghubungi pemilik. Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memediasi antara pengelola dan pemilik lahan agar tidak timbul konflik. Penelitian ini menegaskan bahwa konsep ihya’ al-mawat dapat menjadi solusi pengelolaan lahan tidak produktif, selama tetap memperhatikan aspek kepemilikan, prosedur syar’i, serta peraturan lokal yang berlaku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Pemanfaatan Lahan Prusahaan Yang Tidak Digunakan Perspektif Wahbah Zuhaili ( Studi Desa Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan lahan merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya yang memiliki dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks perusahaan, lahan yang dibiarkan tidak digunakan menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan lahan perusahaan yang tidak digunakan dalam perspektif Wahbah Zuhaili dengan studi kasus di Desa Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Wahbah Zuhaili terhadap praktik penelantaran lahan oleh perusahaan, serta relevansinya dengan konsep ihya’ al-mawat (menghidupkan tanah mati) dalam hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan yang tidak dimanfaatkan oleh perusahaan bertentangan dengan prinsip kemaslahatan dalam Islam. Menurut Wahbah Zuhaili, ihya’ al-mawat merupakan solusi dalam memaksimalkan fungsi lahan yang terbengkalai. Apabila pemilik sah lalai dalam pemanfaatan, maka negara berhak mengambil kebijakan demi kemaslahatan umum. Oleh karena itu, perusahaan seharusnya mengelola lahan secara produktif atau menyerahkan kepada pihak yang mampu memanfaatkannya. Kata Kunci: Pemanfaatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail