Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Tanah Warisan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penjualan Tanah Warisan Tanpa Kesepakatan Ahli Waris Analisis Undang-Undang Pokok Agraria di Desa Margorahayu Mesuji

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik penjualan tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris terjadi di Desa Margorahayu serta bagaimana implikasi hukumnya jika ditinjau berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria. Berdasarkan temuan di lapangan, tanah yang menjadi objek sengketa masih berstatus boedel waris dan belum pernah dibagi secara resmi, namun salah satu ahli waris tetap menjualnya secara sepihak dengan surat di bawah tangan yang hanya diketahui aparat desa tanpa dibuatkan akta oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Tindakan tersebut memicu konflik di antara anggota keluarga dan menimbulkan ketidakpastian mengenai status kepemilikan tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menilai terpenuhi atau tidaknya syarat materil dan formil peralihan hak atas tanah serta dikaitkan dengan teori kewenangan dan kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi tersebut mengandung cacat kewenangan karena tidak mendapat persetujuan seluruh pemilik bersama dan tidak memenuhi syarat formil berupa akta otentik, sehingga secara hukum berpotensi dibatalkan, yang pada akhirnya memperlihatkan adanya perbedaan antara praktik sosial di tingkat desa dengan ketentuan hukum pertanahan nasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Praktik penggantian tanah warisan dengan uang dalam perspektif maqasid al-syariah dan hukum positif Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik penggantian tanah warisan dengan uang yang terjadi di Desa Mekar Sari, Kabupaten Lampung Utara, yang dalam pelaksanaannya seringkali tidak melibatkan seluruh ahli waris dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan serta konflik keluarga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik tersebut ditinjau dari perspektif maqasid al-syari’ah dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik penggantian tanah warisan dengan prinsip keadilan, perlindungan hak, serta keabsahan hukum. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan yuridis, maqasid al-syari’ah, dan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penggantian tanah warisan dengan uang belum memenuhi prinsip keadilan prosedural karena tidak melibatkan seluruh ahli waris dan tidak didukung oleh mekanisme penilaian yang transparan. Dalam perspektif maqasid al-syari’ah, praktik ini belum sepenuhnya mencerminkan perlindungan harta (hifz al-mal) dan keharmonisan keluarga (hifz al-nasl). Sementara itu, dalam hukum positif Indonesia, ketiadaan persetujuan kolektif menyebabkan praktik tersebut berpotensi cacat hukum. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara maqasid al-syari’ah dan hukum positif berbasis data empiris. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya musyawarah, transparansi, dan kesadaran hukum dalam pembagian warisan guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail