Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Mudharabah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Tabungan Ta'awun Dengan Akad Mudharabah di BPRS Aman Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tabungan Ta’awun dengan akad mudharabah di BPRS Aman Syariah serta kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Tabungan Ta’awun merupakan produk yang menggabungkan prinsip tolong-menolong (ta’awun) dengan sistem bagi hasil (mudharabah) dalam pengelolaan dana nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait di BPRS Aman Syariah, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tabungan ta’awun dengan akad mudharabah telah berjalan sesuai prinsip operasional perbankan syariah, menggunakan sistem setoran rutin dengan mekanisme keuntungan berbasis undian dan bagi hasil. Implementasi produk tabungan ta’awun dengan akad mudharabah dalam perspektif ekonomi syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, seperti terhindar dari riba, mengandung nilai ta’awun, serta mendukung inklusi keuangan. Namun, dalam praktiknya masih belum optimal penerapan prinsip mudharabah dan nilai solidaritas sosial. Oleh karena itu, disarankan agar BPRS Aman Syariah meningkatkan transparansi dan edukasi kepada nasabah, nasabah lebih memahami mekanisme produk, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam dampak produk terhadap kesejahteraan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pengembalian modal gaduhan sapi menurut fatwa DSN-MUI no.105/DSN-MUI/X/2016 studi didesa qurnia

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gaduhan sapi adalah suatu bentuk kerja sama di bidang peternakan, di mana pemilik sapi menyerahkan hewan ternaknya kepada orang lain untuk dipelihara dan dikelola. Dalam sistem ini, pengelola bertugas merawat, memberi makan, menjaga kesehatan, serta mengembangkan ternak tersebut dalam jangka waktu tertentu. Sebagai imbalan atas pengelolaan tersebut, pengelola akan memperoleh bagian dari hasil yang diperoleh, seperti anak sapi yang lahir atau keuntungan dari hasil penjualan sapi. Lokasi penelitian berada di Desa Qurnia Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, Observasi, dan Dokumentasi adapun data primer penelitian adalah penggaduh sapi dan Data sekunder adalah data data terkait penelitian, jurnal jurnal serta buku buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengembalian modal dalam usaha gaduhan sapi di wilayah tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 105/DSN-MUI/X/2016. Ditemukan bahwa masih ada ketidaksesuaian dalam pembagian keuntungan, transparansi modal awal, serta kurangnya dokumentasi dan pemahaman terhadap akad mudharabah itu sendiri. Ketidaksesuaian ini berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi salah satu pihak. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam menerapkan akad syariah secara benar. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemangku kepentingan agar ke depan pengelolaan usaha gaduhan sapi dapat berjalan sesuai prinsip ekonomi Islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Mitigasi Risiko Pembiayaan Mudharobah Studi BMT As-Syafi'iyah Berkah Nasional Kotagajah Perspektif Veithzal Rivai Tahun 2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mitigasi risiko dalam pembiayaan mudharabah merupakan langkah krusial bagi BMT guna menjaga stabilitas keuangan dan mengurangi risiko gagal bayar. Risiko seperti moral hazard, asimetri informasi, dan rendahnya pemahaman anggota terhadap akad mudharabah dapat menghambat aktivitas pembiayaan. Oleh karena itu, BMT Assyafi’iyah perlu memperketat proses seleksi calon penerima pembiayaan dengan menilai kelayakan usaha dan rekam jejak keuangan mereka, seperti melakukan pengawasan rutin, memberikan pendampingan bisnis, mengedukasi anggota mengenai akad mudharabah, hak, dan kewajiban guna meminimalisir risiko gagal bayar. BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Kotagajah sebagai lembaga keuangan berbasis koperasi memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola pembiayaan mudharabah agar tetap sesuai dengan prinsip islam. Sebagai lembaga yang dimiliki anggota, efektivitas mitigasi risiko tidak hanya memengaruhi keberlangsungan operasional BMT tetapi kesejahteraan anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi mitigasi risiko dalam pembiayaan mudharabah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip mitigasi risiko menurut Veithzal RivBmt Assyafi’iyaai. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen internal untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan konseptual. Penelitian ini berupaya menjawab dua pertanyaan utama, bagaimana penerapan mitigasi risiko dalam pembiyaan mudharabah di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional, bagaimana kesesuaian strategi mitigasi risiko yang diterapkan dengan prinsip mitigasi risiko menurut Veithzal Rivai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Assyafi’iyah telah menerapkan strategi mitigasi seperti seleksi ketat dan pendampingan usaha, tetapi kesesuaiannya masih terkendala oleh keterbatasan SDM, minimnya teknologi pengawasan, serta kurangnya pemahaman anggota terhadap akad mudharabah. Untuk mengatasi hal ini, penelitian merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi, serta edukasi intensif bagi anggota. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi BMT lain dalam meningkatkan efektivitas mitigasi risiko guna menciptakan pembiayaan syariah yang lebih berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail