ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan dalam Islam merupakan ikatan lahir dan batin antara laki-laki dan perempuan yang bertujuan membangun keluarga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan. Salah satu tantangan dalam pernikahan adalah ketiadaan keturunan, yang sering kali menjadi faktor ketidakharmonisan dan bahkan berujung pada perceraian. Peneliti dari Desa Tegal Mukti, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, tengah melakukan studi mendalam mengenai cara pasangan tanpa anak menjaga keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga mereka. Penelitian ini mengungkap berbagai strategi yang diterapkan oleh pasangan suami istri dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera, dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta metode penelitian lapangan untuk menggali data secara langsung dari pengalaman nyata mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi dalam menjaga keharmonisan rumah tangga bagi pasangan tanpa keturunan, yaitu saling mencintai dan menyayangi, membangun komunikasi yang baik, meningkatkan pemahaman agama, serta mengadopsi anak sebagai alternatif pemenuhan keluarga. Studi ini juga menemukan bahwa penerapan nilai-nilai fiqih munakahat menjadi landasan penting dalam membangun rumah tangga yang kokoh. Dengan memahami hak dan kewajiban suami istri serta menerapkan prinsip musyawarah, pasangan dapat mengatasi tekanan sosial dan psikologis akibat ketiadaan anak. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga tidak hanya bergantung pada keturunan, tetapi juga pada kualitas hubungan, pemahaman agama, dan komitmen dalam menjalani kehidupan bersama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Seiring berkembangnya inovasi digital serta kemajuan teknologi dalam dunia maya, salah satu fenomena yang hadir di tengah masyarakat adalah keberadaan platform jejaring sosial. Jejaring sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana terbaru dalam menjalin interaksi dan komunikasi, tetapi juga membawa pengaruh yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan kecenderungan yang terjadi saat ini, penggunaan jejaring sosial dapat memberikan dampak yang beragam, baik dalam bentuk manfaat maupun tantangan bagi ketenteraman dalam kehidupan rumah tangga. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sejauh mana dampak yang ditimbulkan oleh keberadaan media sosial terhadap keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga yang ada di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh penggunaan platform digital terhadap dinamika hubungan keluarga di wilayah tersebut. Penelitian ini diselenggarakan di Dusun III yang terletak di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, dengan menerapkan pendekatan berbasis kuantitatif sebagai metode utama dalam proses pengumpulan dan analisis data. Subjek penelitian ini mencakup masyarakat yang menetap di wilayah Dusun III Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, yang dijadikan sebagai populasi penelitian. Dari hasil analisis data yang telah diperoleh, ditemukan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap tingkat keharmonisan keluarga di desa tersebut. Hal ini dapat dibuktikan melalui hasil perhitungan statistik yang menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan ttabel (14,569 > 1,661). Selain itu, tingkat signifikansi yang dihasilkan, yaitu sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, semakin menguatkan fakta bahwa terdapat hubungan yang erat antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan analisis yang dilakukan, besarnya pengaruh dari penggunaan media sosial terhadap keharmonisan keluarga di wilayah tersebut tercatat mencapai 68,8%.