Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Fatwa DSN MUI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan pada bengkel las prespektif fatwa Dsn MUI/No.06/2000

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pembatalan perjanjian jual beli dengan sistem pesanan (akad istishna’) pada bengkel las Folding Gate Desa Mulyosari dalam perspektif Fatwa Dsn-Mui No. 06/2000. Tujuan penelitian adalah mengetahui penyebab pembatalan perjanjian secara sepihak oleh konsumen serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan fatwa. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan terjadi saat barang masih dalam proses produksi, sehingga menimbulkan kerugian bagi produsen karena bahan telah dibeli dan pekerjaan telah berjalan. Faktor penyebabnya kurangnya pemahaman dalam akad jual beli pesanan (Istishna), dan tidak adanya perjanjian tertulis rinci. Berdasarkan fatwa, pembatalan akad istishna’ hanya dibenarkan apabila disepakati kedua belah serta pembatalan harus persetujuan kedua belah pihak tanpa merugikan sepihak. Pembatalan sepihak yang merugikan produsen belum sesuai dengan prinsip pihak prinsip keadilan, kejelasan, dan saling ridha dalam transaksi. Kesimpulannya, praktik pembatalan tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah. oleh karena itu, disarankan adanya perjanjian tertulis yang jelas, peningkatan pemahaman hukum syariah, serta penegasan sanksi atau ganti rugi untuk meminimalisir kerugian dan sengketa di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis jual beli daging ayam perspektif fatwa DSN MUI NO.12 tahun 2009

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract. Manusia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan bantuan dari manusia lainnya. Untuk memenuhi kebutuhanya, manusia juga melakukan sistem kerja sama yang bisa disebut dengan kegiatan muamalah. Kegiatan muamalah yang sering dilakukan manusia ialah jual beli, Penelitian ini membahas praktik jual beli daging ayam di Rumah Potong Desa Kedaton Satu dalam perspektif Fatwa DSN MUI No. 12 Tahun 2009. Fokus utama penelitian adalah proses penyembelihan dan jual beli dengan prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyembelihan ayam dilakukan secara manual oleh pekerja Muslim dan menggunakan alat yang sesuai syariat. Namun, ditemukan beberapa ketidaksesuaian, seperti tidak semua penyembelih menyebut nama Allah saat menyembelih, area penyembelihan yang berdekatan dengan kandang ayam hidup, serta belum adanya pengawasan dan sertifikasi halal. Kesesuaian dengan Fatwa DSN MUI No 12 Tahun 2009 dari sisi jual beli, transaksi berlangsung tanpa unsur riba, maysir, atau gharar, tetapi belum ada pencatatan khusus yang menjamin kehalalan produk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail