Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Etika Digital
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Integrasi Nilai-Nilai Kepribadian Keislaman Dan Pembelajaran Teknologi Informasi Dalam Komunikasi Di Smp Unggulan Qur'an

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this study is to describe in depth the integration of Islamic personality values in Information and Communication Technology (ICT) learning at SMP Unggulan Qur’an Tumijajar. This research is motivated by the rapid development of the digital era, which brings various challenges to students’ behavior and morality, such as low digital ethics, tendencies toward plagiarism, and a lack of responsibility in the use of technology. Therefore, it is necessary to implement learning strategies that not only focus on technical aspects but also instill Islamic values such as honesty (shiddiq), responsibility (amanah), and proper conduct (adab) in digital interactions. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, while data analysis is conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the integration of Islamic values in ICT learning can be effectively carried out through contextual learning strategies, teacher role modeling, and the habituation of positive behavior in technology use, which in turn enhances students’ awareness of digital ethics, strengthens academic responsibility, and fosters Islamic character in learning activities. In conclusion, ICT learning plays a strategic role not only in improving technological competence but also as an effective medium for shaping students’ character and Islamic personality in the midst of the digital era

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru PAI dalam menghadapi prilaku anonim siswa SMP Ma'arif 1 Metro

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial siswa, khususnya melalui media sosial. Namun, belum optimalnya penguatan etika digital dalam pendidikan menyebabkan munculnya reasoning gap, yakni kesenjangan antara kebebasan berekspresi dan kesadaran moral siswa, yang tercermin dalam perilaku anonim tanpa pertimbangan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku anonim pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Ma’arif 1 Kota Metro. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa pengguna aktif media sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa aktif menggunakan berbagai platform media sosial, masih ditemukan interaksi negatif seperti ejekan, hinaan verbal, dan komentar tidak pantas yang mengarah pada perundungan siber ringan. Untuk mengatasinya, guru PAI menerapkan strategi berupa pembinaan moral, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islam seperti konsep tabayyun dalam pembelajaran, konseling personal, serta kerja sama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru PAI berperan penting dalam membentuk etika digital dan menanamkan akhlakul karimah melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail