Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tradisi Rajaban bagi masyarakat Desa Rama Puja, Lampung Timur, serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, tokoh adat, pelaku tradisi, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Rajaban. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Rajaban tidak hanya bermakna sebagai peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai sarana penguatan keimanan, pelestarian budaya lokal, serta penguat solidaritas sosial masyarakat. Tradisi ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam berupa nilai aqidah, ibadah, akhlak, sosial, dan dakwah yang terinternalisasi melalui kegiatan tahlilan, doa bersama, kenduri, gotong royong, dan pengajian. Dengan demikian, tradisi Rajaban berperan strategis sebagai media pendidikan Islam berbasis kearifan lokal yang membentuk karakter religius dan sosial masyarakat.