Abstrak
Penelitian ini mengkaji peran guru pendidikan agama Islam dalam membimbing akhlak peserta didik dalam menghadapi pengaruh budaya Korean Pop (K-Pop) pada kelas X-7 SMA Negeri 2 Metro. Fenomena budaya K-Pop yang berkembang pesat di kalangan peserta didik memiliki implikasi terhadap pembentukan identitas diri, gaya hidup, serta kedisiplinan dalam menjalankan ibadah, sehingga diperlukan pendekatan pembinaan akhlak yang tepat dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menjalankan perannya melalui penguatan pembelajaran akhlak, keteladanan sikap, serta pembinaan dan pendampingan langsung kepada peserta didik. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai Islam sekaligus membentuk sikap kritis dan selektif peserta didik dalam menyikapi budaya populer. Melalui bimbingan yang bersifat edukatif dan non-represif, guru pendidikan agama Islam membantu peserta didik menempatkan hiburan secara proporsional serta menyeimbangkannya dengan kewajiban keimanan dan ibadah. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi penting dalam pembentukan akhlak peserta didik di tengah arus globalisasi budaya, serta menawarkan model pembinaan akhlak yang relevan dengan perkembangan zaman.