Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) dalam pembentukan identitas akademik mahasiswa Pendidikan Agama Islam di era digital. FOMO sebagai dampak dari intensitas penggunaan media sosial menjadi tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menjaga konsistensi nilai akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam menghadapi FOMO. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas PAI 6E yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti kecemasan sosial dan kebutuhan akan pengakuan, serta tingginya intensitas penggunaan media sosial. Fenomena ini berdampak pada terganggunya konsentrasi belajar, manajemen waktu, serta keterlibatan dalam aktivitas akademik. Selain itu, FOMO juga memengaruhi proses pembentukan identitas akademik mahasiswa yang tidak berlangsung secara linear, melainkan melalui proses negosiasi antara tuntutan akademik dan dorongan sosial digital. Meskipun demikian, mahasiswa tetap menunjukkan kesadaran terhadap nilai-nilai akademik sebagai bagian dari identitasnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO merupakan faktor penting yang memengaruhi dinamika akademik dan pembentukan identitas akademik mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital dan pembinaan karakter akademik dalam menghadapi tantangan era digital.