Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.019 item publik

Publikasi

Halaman 1 dari 101

ILMU SOSIAL DASAR

Ahmad Jubaeli ; Nining Andriani; Muhammad Yasin ; Nasehudin; Zulkifli ; Etty Ratnawati ; Anita Rinawati
2026 · Book · Open Access

Buku ini membahas tentang pengantar ilmu sosial dasar, manusia sebagai makhluk individu dan sosial, masyarakat dan interaksi sosial, kebudayaan dan peradaban, stratifikasi sosial dan mobilitas sosial, perubahan sosial, masalah sosial di masyarakat dan ekonomi dalam perspektif sosial.

Perlindungan Hukum Terhadap Hak Waris Anak Dalam perkawinan tidak Tercatat Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus dikelurahan Karang Rejo Metro Utara Kota Metro

MULYANTARA
2026 · Book · Open Access

Abstrak Perkawinan tidak tercatat masih menimbulkan persoalan hukum terhadap kedudukan dan pemenuhan hak anak, khususnya ketika salah satu orang tua meninggal dunia dan anak harus memperoleh hak waris. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap hak waris anak dari perkawinan tidak tercatat di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam konteks hukum Indonesia. Penelitian menggunakan metode field research dengan pendekatan yuridis-sosiologis dan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan anak dari perkawinan tidak tercatat, orang tua, tokoh agama, aparat kelurahan, dan pihak Kantor Urusan Agama sebagai sumber data primer. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, putusan pengadilan, serta literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persoalan utama perlindungan hak waris anak tidak hanya terletak pada status perkawinan yang tidak tercatat, tetapi juga pada pembuktian hubungan nasab, kepastian status hukum, dan kemampuan anak merealisasikan hak kewarisannya. Perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-nasl dan ḥifẓ al-māl, menegaskan pentingnya perlindungan keturunan dan harta anak. Penelitian ini menemukan adanya recognition–realization gap, yaitu kesenjangan antara pengakuan terhadap hak anak dan kemampuan merealisasikan hak waris secara nyata. Oleh karena itu, perlindungan hukum perlu diarahkan dari kepastian formal menuju keadilan substantif melalui pencatatan, pembuktian nasab, dan mekanisme kewarisan yang efektif.

Peran keluarga dalam membentuk karakter religius anak desa tanjung harapan kecamatan marga tiga kabupaten Lampung Timur

PUTRI ROIKHATUL JANNAH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dalam membentuk karakter religius anak di tengah tantangan perkembangan zaman dan pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga serta faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter religius anak di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai pendidik, panutan, pendorong, teman, dan pengawas dalam proses internalisasi nilai-nilai religius. Pembentukan karakter religius anak juga dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, masyarakat, teman sebaya, serta perkembangan media dan teknologi. Upaya yang dilakukan keluarga meliputi pembiasaan ibadah, komunikasi yang terbuka, keteladanan, serta pengawasan penggunaan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa konsistensi dan komitmen keluarga menjadi kunci utama dalam membangun karakter religius anak secara berkelanjutan.

Implikasi Hukum Sertifikasi Halal Terhadap Kelangsungan Usaha UMKM di Desa Trimulyo Kecamatan Sekampung : Telaah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal

GALUH PUTRI WINDU RIMA PRAYOGI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal terhadap proses sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengkaji implikasi hukumnya terhadap keberlangsungan usaha UMKM di Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 telah berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku melalui mekanisme self-declare dengan pendampingan Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Namun, implementasi tersebut belum terlaksana secara optimal karena masih rendahnya jumlah UMKM yang telah memiliki sertifikat halal. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman pelaku usaha mengenai prosedur sertifikasi halal, keterbatasan akses informasi, kendala dalam penggunaan sistem digital, serta minimnya pendampingan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan implikasi hukum yang positif bagi pelaku UMKM di Desa Trimulyo, berupa kepastian hukum, penguatan legalitas usaha, perlindungan konsumen, peningkatan kepercayaan konsumen, dan daya saing produk. Meskipun manfaat tersebut belum dirasakan secara optimal oleh seluruh pelaku UMKM, secara keseluruhan sertifikasi halal memberikan implikasi hukum yang positif terhadap pengembangan dan keberlangsungan usaha UMKM di Desa Trimulyo.

MAKANAN ḤALĀL DAN ṬAYYIB PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN MAKAN BERGIZI GRATIS (STUDI TAFSIR TEMATIK)

HAFIDZ FADHIL BAYHAQI
2026 · Book · Open Access

Konsep ḥalāl dan ṭayyib dalam Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi utama dalam ajaran Islam mengenai konsumsi pangan. Kedua konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketentuan syariat mengenai keabsahan suatu makanan, tetapi juga mencerminkan pentingnya mutu, kebersihan, keamanan, nilai gizi, serta manfaatnya bagi kesehatan jasmani dan rohani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman Al-Qur’an mengenai makanan ḥalāl dan ṭayyib melalui pendekatan tafsir tematik (mauḍū‘ī), sekaligus menelaah keterkaitannya dengan implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu kebijakan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif yang memanfaatkan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sumber utama, khususnya QS. Al-Baqarah ayat 168, QS. Al-Mā’idah ayat 88, dan QS. An-Naḥl ayat 114, yang dianalisis bersama berbagai literatur tafsir sebagai sumber pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah ḥalāl mengacu pada aspek legalitas makanan menurut syariat Islam, baik dari sisi zat maupun cara memperolehnya, sedangkan konsep ṭayyib memiliki cakupan yang lebih luas, meliputi kualitas pangan, kebersihan, kandungan nutrisi, keamanan konsumsi, serta pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan pembentukan spiritual manusia. Dengan demikian, Al-Qur’an menegaskan bahwa makanan yang layak dikonsumsi adalah makanan yang memenuhi dua kriteria sekaligus, yaitu sah menurut hukum Islam dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan. Dalam kaitannya dengan Program Makan Bergizi Gratis, prinsip tersebut menjadi dasar penting agar makanan yang disediakan tidak sekadar memenuhi standar kecukupan gizi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai ḥalāl dan ṭayyib. Penerapan kedua prinsip tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan. Oleh sebab itu, penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan ajaran Al-Qur’an dengan perkembangan ilmu gizi dalam penyusunan kebijakan pangan nasional guna mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter mulia.

Analisis Implementasi Kebijakan Pembatasan Usia Terhadap Mitigasi Risiko Pembiayaan Ijaroh Pada BMT ASSAFI'IYAH KANTOR CABANG TANJUNG JAYA LAMPUNG TENGAH

Dedi Mardiyanto
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mitigasi risiko pembiayaan pada lembaga keuangan mikro syariah, khususnya dalam pembiayaan ijarah yang memiliki potensi risiko gagal bayar. Salah satu upaya yang dilakukan BMT Assafiiyah Kantor Cabang Tanjung Jaya Lampung Tengah adalah menerapkan kebijakan pembatasan usia calon anggota pada rentang 25–55 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembatasan usia pada penyaluran pembiayaan ijarah serta strategi mitigasi risiko yang diterapkan dalam menanggulangi risiko pembiayaan. Penelitian menggunakan teori manajemen risiko dan prinsip 5C dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Cabang, Customer Service, Account Officer, dan anggota pembiayaan ijarah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembatasan usia telah diterapkan secara sistematis sejak tahap verifikasi administrasi, survei lapangan, hingga analisis kelayakan pembiayaan. Strategi mitigasi risiko dilakukan melalui identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, pengendalian risiko, serta penerapan prinsip 5C khususnya aspek capacity. Kebijakan pembatasan usia terbukti mendukung upaya mitigasi risiko dengan membantu menyeleksi anggota yang memiliki kapasitas ekonomi lebih baik dan risiko pembiayaan yang lebih rendah. Oleh karena itu, BMT perlu terus melakukan evaluasi kebijakan secara berkala agar efektivitas mitigasi risiko dapat terus ditingkatkan.

Praktek pembayaran lebih dalam hutang piutang diunit pengelola kegiatan desa sidodadi perspektif hukum perdata

PUTRI ROFINGATUL HASANAH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini mengkaji praktik pembayaran lebih dalam hutang piutang di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Desa Sidodadi serta kesesuaiannya dengan hukum perdata. Permasalahan utama terletak pada adanya tambahan pembayaran sebesar 20% dari jumlah pinjaman yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dan persoalan keadilan dalam perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mekanisme praktik pembayaran lebih dalam hutang piutang di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) serta menganalisis keabsahannya berdasarkan prinsip hukum perdata. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menelaah fakta empiris dan mengaitkannya dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembayaran lebih didasarkan pada kesepakatan bersama dan bertujuan menjaga keberlanjutan dana bergulir. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat potensi ketidakseimbangan posisi tawar dan kurangnya kejelasan penggunaan dana, sehingga berimplikasi pada asas keadilan dan itikad baik dalam perjanjian. Secara hukum perdata, praktik pembayaran lebih tersebut sah secara formal karena telah memenuhi syarat perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata, namun secara substantif belum sepenuhnya sesuai dengan asas keadilan dan itikad baik sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata. Oleh karena itu, diperlukan penguatan transparansi dan perlindungan hukum agar praktik tersebut sesuai dengan prinsip hukum perdata.

ULUMUL QUR'AN

Drs. Ahmad Izzan; M.Ag
2026 · Book · Open Access

Buku ini sangat tepat untuk menjadi rujukan penting bagi para peminat dan penelaah Alquran. Ia menjadi pengantar sebelum seseorang mendalami dan menelaah Alquran lebih jauh. Ingat bahwa ahl al-quran adalah orang-orang yang selalu berinteraksi dengan Alquran sepanjang hayat dikandung badannya. Baginya, berkomunikasi dengan Alquran merupakan keniscayaan, sekaligus kebutuhan diri. Berilmulah dengan ilmu Alquran niscaya dunia ini akan terbebas dari kegelapan cahaya iman. Ingatlah bahwa “orang yang melakukan dan menerima sesuatu tanpa ilmu bukanlah manusia”

Istilah-Istilah dalam Ulumul Qur’an

Andi Rosa
2026 · Book · Open Access

Buku ini menggunakan judul “istilah-istilah dalam Ulumul Qur’an”, karena isi pembahasannya mengkaji berbagai istilah yang ada dalam kajian ilmu-ilmu Alqur’an. Istilah “ulumul Qur’an” sendiri telah menjadi nama mata kuliah di kampus-kampus Perguruan Tinggi Keislaman di Indonesia (baik UIN, IAIN, STAIN, atau perguruan keislaman yang dikelola oleh swasta). Penulis tidak langsung menuliskan judul buku “ulumul Qur’an”, karena idealnya pembahasan “Ulumul Qur’an” harus mencakup semua aspek yang dimiliki oleh masing-masing ilmu Al-Qur’an. Bahkan dalam kitab al-yaqūt al-nafîs, dijelaskan bahwa terdapat sepuluh aspek dasar keilmuan (mabâdi’u al-‘ulūm) dalam islam, maka ketika menjelaskan ilmu termasuk ilmu-ilmu Alqur’an, idealnya pembahasan masing-masing teorinya mencakup: 1. al hadd adalah definisi atau batasannya, 2. al- mawdu’ adalah sasaran dari objek kajian, 3. al-wâdli’ atau pencipta teori atau ilmu dimaksud, 4. al-tsamrah atau manfaat dari teori, 5. al-nisbah atau keterkaitan dengan ilmu lain, 6. al-fadhlu atau keutamaan suatu teori dibanding dengan teori lainnya, 7. al-ism adalah penamaannya atau ciri utamanya, 8. al-istimdad adalah sumber teori dan bagaimana terjadinya teori, 9. al–hukm adalah kedudukan atau posisi suatu teori, 10. al-masâil atau problematika objek kajian. Penjelasan masing-masing tersebut, akan membutuhkan halaman yang begitu tebal dan tidak cukup untuk sks yang hanya terbatas, yang diajarkan di kampus PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam).

Pemahaman Praktis Ulumul Qur'an

Dr. H. Abd. Rahman; S.Pd.I.; M.Ag.
2026 · Book · Open Access

Al-Qur’an menjadi petunjuk hidup bagi manusia yang mendambakan kebahagiaan yang hakiki. Manusia wajib mengikuti petunjuk-petunjuk Al-Qur’an. Ketika manusia jauh dari petunjuk hidupnya, maka sesungguhnya mereka telah “membinatangkan” dirinya. Telah tampak di hadapan mata kita, seseorang yang tidak berpedoman pada Al-Qur’an, maka perilakunya tidak jauh beda dengan binatang. Jangan bersedih jika engkau tidak dihargai, tetapi bersedihlah jika tidak berharga lagi. Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil, tetapi jadilah manusia yang bermanfaat. Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan di kala kita senang dan perisai di waktu susah. Namun, kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Semua manusia itu baik, jika kita bisa melihat kebaikan dan keunikannya. Sebaliknya, semua manusia itu akan buruk dan membosankan, jika kita tidak bisa melihat keduanya. Hidup tanpa rencana tak ubahnya melangkah tanpa arah. Ibaratnya perjalanan tanpa tujuan. Tujuan akhir manusia adalah surga, maka ikutilah petunjuk Al-Qur’an Al-Karim.

Ulumul Qur'an

Prof. Dr. H. Amroeni Drajat; M.Ag.
2026 · Book · Open Access

Buku yang ada di tangan pembaca ini terdiri atas materi- materi dasar yang sangat elementer dalam kajian ‘Ulûm al-Qur’ân (Ilmu-ilmu Al-Qur’an). Meskipun kandungan buku ini sangat ringkas, tetapi ulasan-ulasan yang disajikan mempunyai nilai yang sangat signifikan. Informasi-informasi yang termuat di dalamnya dapat dijadikan panduan atau pointerpointer untuk didiskusikan lebih lanjut dalam perkuliahan. Tujuan utama dari penulisan buku ini yakni membantu dan memudahkan para mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Tafsir Al-Qur'an dalam Sejarah Perkembangannya

Syukron Affani
2026 · Book · Open Access

Al-Qur’ān telah final sebagai teks suci statis namun pemahaman manusia terhadap Al-Qur’ān, tumbuh berkembang dalam dialektika-dinamis. Al-Qur’ān merupakan suatu hal dan tafsir Al-Qur’ān adalah hal yang lain. Pergumulan pemahaman manusia terhadap Al-Qur’ān telah dipotret dalam panggung besar sejarah tafsir Al-Qur’ān. Ada momen sejarah yang terulang (sirkuler) dan ada momen progresif (linear) seiring perkembangan zaman itu sendiri. Itulah sifat sejarah sebagaimana juga sejarah tafsir Al-Qur’ān. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.

Pengaruh Penggunaan Fraction Board Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Pada Siswa Kelas IV MI Wali Songo

MANGI FERA DELMIANA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media fraction board terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV MI Wali Songo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang abstrak serta dominasi metode ceramah tanpa media konkret. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (menggunakan fraction board) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan fraction board berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep pecahan. Media ini efektif karena memvisualisasikan konsep abstrak menjadi konkret sesuai tahap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar.

Penerapan Pola Asuh Ibu terhadap perkembangan kemandirian anak usia dini 4-5 tahun di kober nusa indah hadimulyo timur

DEVI SELOMITHA PUTRI
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PENERAPAN POLA ASUH IBU TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 4-5 TAHUN DI KOBER NUSA INDAH HADIMULYO TIMUR Oleh : Devi Selomitha Putri Perkembangan kemandirian anak usia dini merupakan aspek penting yang perlu dibentuk sejak usia 4–5 tahun. Pada tahap ini, anak mulai belajar melakukan kegiatan sederhana seperti makan sendiri, merapikan barang, serta mengambil keputusan sederhana. Namun, hasil pengamatan awal di Kober Nusa Indah Hadimulyo Timur menunjukkan bahwa masih terdapat anak yang memiliki kemandirian rendah, seperti masih disuapi dan harus ditunggu orang tua saat di sekolah. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak masih bergantung pada orang tua dan belum terbiasa mandiri. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua di rumah, karena pola asuh memiliki peran penting dalam membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan anak sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif untuk memahami secara mendalam penerapan pola asuh orang tua terhadap perkembangan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Subjek penelitian terdiri dari orang tua, guru, dan anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pola asuh yang diterapkan, yaitu pola asuh demokratis, permisif, dan otoriter. Pola asuh demokratis lebih banyak ditemukan dan menunjukkan dampak yang lebih positif terhadap perkembangan kemandirian anak, karena orang tua memberikan kebebasan dengan tetap disertai bimbingan dan aturan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian anak berbeda-beda, yang terlihat dari aspek fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Anak yang dibiasakan mandiri di rumah cenderung lebih mampu melakukan aktivitas sendiri, percaya diri, serta berani mengambil keputusan sederhana. Sebaliknya, anak yang terlalu sering dibantu atau dibatasi cenderung lebih bergantung pada orang lain. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan kemandirian anak usia dini. Penerapan pola asuh yang tepat, terutama yang memberikan keseimbangan antara kebebasan dan bimbingan, dapat membantu anak berkembang menjadi lebih mandiri.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LOOSE PARTS MENGGUNAKAN TUTUP BOTOL UNTUK MENSTIMULASI ANAK USIA DINI

MEGA ADELLIA
2026 · Book · Open Access

*Abstract:* This study aims to develop a loose parts-based learning media using bottle caps to stimulate early childhood in learning English. This research uses a qualitative approach with a development research design. The results show that the loose parts-based learning media using bottle caps is effective in improving early childhood English language skills. This research is expected to be a reference for teachers and parents in developing creative and interactive learning media.

Implementasi Strategi Guru dalam Mendukung Perkembangan Sosial Emosional Anak di RA Al Huda

ALISA
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK IMPLEMENTASI STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI RA AL HUDA TULUNG BALAK Oleh : Alisa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi strategi guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Al Huda Tulung Balak. Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya perkembangan sosial emosional sebagai fondasi dalam pembentukan karakter, kemampuan adaptasi sosial, serta pengendalian emosi anak. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai perkembangan sosial emosional yang sesuai dengan tahap usianya, namun masih ditemukan beberapa anak yang mengalami kendala dalam mengelola emosi, menunjukkan kepercayaan diri, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait implementasi strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi guru dalam mengembangkan sosial emosional anak dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, melalui pembiasaan perilaku positif, kegiatan bermain peran, aktivitas kelompok, metode bercerita, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Guru juga berperan dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan emosional anak. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut meliputi lingkungan sekolah yang mendukung serta adanya kolaborasi antara guru dan orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup keragaman karakteristik anak, keterbatasan waktu pembelajaran, serta pengaruh lingkungan keluarga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi guru di RA Al Huda Tulung Balak telah dilaksanakan secara sistematis dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual maupun praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada aspek sosial emosional dalam pendidikan anak usia dini.