Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Mekanisme Penguatan Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Tradisi Mappanre Temme pada Masyarakat Bugis Perantauan

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pendidikan Islam tidak hanya berlangsung melalui lembaga formal, tetapi juga berkembang dalam praktik sosial-keagamaan masyarakat sebagai bagian dari proses internalisasi nilai. Dalam konteks ini, tradisi keagamaan lokal dapat berfungsi sebagai media pendidikan Islam nonformal yang kontekstual. Namun, kajian mengenai bagaimana mekanisme penguatan pendidikan Islam berlangsung dalam praktik tradisi masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penguatan pendidikan Islam dalam tradisi khataman Al-Qur’an (Mappanre Temme) pada masyarakat Bugis di Desa Sukorahayu, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, keluarga, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre Temme berlangsung melalui mekanisme internalisasi nilai yang mencakup dimensi akidah, ibadah, akhlak, dan sosial. Mekanisme tersebut terwujud melalui pembacaan Al-Qur’an sebagai praksis ibadah, penyampaian paseng sebagai transmisi nilai moral, keteladanan tokoh agama dan adat sebagai model pembelajaran, serta partisipasi kolektif masyarakat sebagai sarana pembentukan kesadaran sosial. Selain itu, tradisi ini tetap relevan dalam konteks masyarakat Bugis perantauan meskipun menghadapi dinamika sosial seperti modernisasi dan mobilitas penduduk. Dengan demikian, tradisi Mappanre Temme dapat dipahami sebagai model pendidikan Islam nonformal berbasis kearifan lokal yang bekerja melalui mekanisme internalisasi nilai secara kultural dalam kehidupan masyarakat.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Mekanisme Penguatan Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Tradisi Mappanre Temme pada Masyarakat Bugis Perantauan2026 · oai:ais:library-item:2657