Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Mengobati diri sendiri (self healing) perspektif Al-Qur'an (studi komparatif tafsir Al-khayaf dan tafsir al-munir)

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Abstrak: Konsep self healing dalam Al-Qur’an memiliki relevansi kuat dalam menjawab persoalan kesehatan mental dan spiritual manusia modern. Penelitian ini mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan self healing melalui analisis komparatif tafsir Al-Kasyâf karya Al-Zamakhsyari dan tafsir Al-Munîr karya Wahbah Az-Zuhaili. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pemaknaan ayat-ayat self healing, pendekatan penafsiran yang digunakan, serta relevansinya terhadap upaya pemulihan jiwa. Pemilihan judul didasarkan pada perbedaan karakter metodologis kedua tafsir, di mana Al-Kasyâf menekankan aspek kebahasaan dan rasionalitas, sementara Al-Munîr mengintegrasikan pendekatan normatif, sosial, dan psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) serta pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i) dan komparatif. Data diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan ketenangan jiwa, kesabaran, dzikir, dan tawakal, serta sumber literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self healing dalam perspektif Al-Qur’an dipahami sebagai proses pemulihan jiwa yang holistik dan berkelanjutan melalui penguatan spiritual, kesadaran rasional, dan kedekatan kepada Allah. Kedua tafsir saling melengkapi dalam menegaskan dimensi transendental dan praktis dari konsep self healing Islami.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Mengobati diri sendiri (self healing) perspektif Al-Qur'an (studi komparatif tafsir Al-khayaf dan tafsir al-munir)2026 · oai:ais:library-item:2563