Abstrak
ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang neurosains, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai studi tentang sistem saraf dan otak, memberikan wawasan berharga tentang proses pembelajaran, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan neurosains dalam pembelajaran PAI di kelas V SDN 01 Gading Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neurosains, seperti penggunaan musik instrumental, brain gym, strategi chunking, dan jeda istirahat otak, mampu meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu, sarana pendukung, dan perbedaan gaya belajar siswa masih menjadi hambatan. Rekomendasi yang diajukan meliputi pengembangan profesional guru, alokasi sumber daya, pembentukan komunitas praktisi, penelitian tindakan kelas, dan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih efektif dan berkarakteristik di era digital.