COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Implementasi Model Pembelajaran Team Game Tournament Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pembelajaran Sejarah Kebudayaan islam kelas X di MA Ma'arif 14 Bumi Nabung
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas X MA Ma’arif 14 Bumi Nabung. Model TGT dipilih karena dianggap mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga dapat mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses belajar mengajar. permasalahan yang sering muncul dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) terkhusus dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas X sekolah MA Ma’arif 14 Bumi Nabung selama ini kurang berperannya keaktifan dari peserta didik, peserta didik merasa bosan dengan metode pembelajaran yang cenderung monoton seperti ceramah dan lain sebagainya dan juga peserta didik kurang dalam memahami materi Sejarah Kebudayaan Islam dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sampel penelitian kelas X MA Ma’arif 14 dan guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan keaslian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model TGT berhasil meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, terlihat dari peningkatan partisipasi siswa dalam diskusi, kerja kelompok, dan kompetisi akademik. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan motivasi yang lebih tinggi dalam mempelajari materi Sejarah Kebudayaan Islam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang inovatif di MA Ma’arif 14 Bumi Nabung.
Pengembangan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi Canva Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 6 mata pelajaran IPA Di mis darul ulum TUBABA
Implementasi Pembelajaran Berbasis Recose Based Learning pada Materi kepengurusan Jenazah Ma Ma'arif Roudhotut Tholibin Metro kelas x
Resource based learning merupakan metode pembelajaran yang memiliki daya tarik seperti peserta didik tersebut tentunya yang dapat memberikan suasana yang baru serta dapat menjadikan peserta didik termotivasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam tentang implementasi pembelajaran Resource Based learning pada materi kepengurusan jenazah Ma Ma'arif Roudhlotut Tholibin Kota Metro Kelas x dan bagaimana proses yang dilakukan serta pengaruhnya terhadap pembelajaran berbasis sumber pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitianya yaitu kepala madrasah, Guru mata pelajaran fikih dan peserta didik di Ma Ma'arif Roudhlotut Tholibin Metro kelas x. Uji keabsahan datanya yaitu menggunakan triangulasi. Teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penarikan kesimpulan dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses pembelajaran kepengurusan jenazah guru menggunakan metode pembelajaran RBL sumber belajar seperti di lingkungan sekolah, buku, vidio dan alat peraga lainya dapat menciptakan antusiasme siswa serta suasana belajar yang menyenangkan. Oleh karena itu guru fikih dalam pembelajaran berbasis sumber dapat memahamkkan dan memotivasi agar menciptaan suasana belajar yang menarik dan terbukti efektif dalam memfasilitas siswa untuk memahami materi kepengurusan jenazah dengan baik dan benar.
Peran guru pendidikan agama islam dalam mengatasi bullying di smpn satu atap 2 selagai lingga
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi masalah bullying di SMPN Satu Atap 2 Selagai Lingga serta srtategi guru dalam mengatasi bullying dan faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam menangasi kasus tersebut hal ini dilakukan karena adanya masalah Fenomena bullying yang meningkat di lingkungan sekolah seperti memukul, mendorong, mengejek, mengolok-olok dengan sebutan yang tida pantas ini menunjukkan perlunya campur tangan yang efektif dari para guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, dan siswa, serta diperkuat menggunakan dokumentasi. Uji keabsahan datanya menggunakan Tringulasi. Teknik analisis datanya yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru pendidikan agama Islam berperan sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam menghadani masalah bullying. Mereka berhasil menggabungkan materi tentang bullying dalam pengajaran, memberikan pemahaman kepada siswa tentang perilaku tidak pantas dan dampaknya, serta menciptakan lingkungan yang aman. Guru aktif mendeteksi perilaku bullying dan memberikan bimbingan kepada siswa yang terlibat baik sebagai pelaku maupun korban. Di samping itu, kepala sekolah turut mendukung usaha pengurangan bullying melalui program sosialisasi dan pelatihan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengurangan bullying dan menciptakan suasana belajar yang lebih positif.
Pengembangan Media Flash Card Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas 1 di MI Ma’arif 01 Punggur
Mayoritas siswa menghadapi kesulitan yang berkaitan dengan kemampuan membaca. Siswa kelas satu di MI Ma'arif Punggur mengalami hal yang sama. Dua belas dari dua puluh lima siswa kelas satu ditemukan masih kesulitan membaca, menurut wawancara pertama dengan para peneliti di MI Ma'arif 01 Punggur. Siswa mengalami kesulitan membaca karena berbagai alasan, termasuk tidak menghafal alfabet, masih mencampur huruf-huruf yang tampak serupa, mengalami kesulitan mengubah huruf menjadi suku kata, dan guru menggunakan lebih sedikit media yang beragam karena keterbatasan waktu. Untuk membantu siswa tahun pertama di MI Ma'arif 01 Punggur meningkatkan keterampilan membaca mereka, penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (RND) berdasarkan model Borg dan Gall untuk membuat media kartu flash. Namun, ada tujuh tahap pengembangan produk yang harus dikerjakan oleh para peneliti: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan desain, uji lapangan awal, revisi hasil uji lapangan terbatas, uji lapangan utama, dan revisi hasil uji lapangan luas. Ini semua karena para peneliti memiliki keterbatasan. Penelitian ini menemukan bahwa media flashcard dimensional memenuhi persyaratan "Layak" pada tingkat kelayakan 77%, menurut para ahli materi. Sementara itu, "Sangat Layak" adalah kriteria yang digunakan oleh spesialis media untuk memvalidasi media flashcard, dan hasilnya adalah 100%. Hasil tes kemampuan membaca menunjukkan bahwa setelah menggunakan flashcard, siswa meningkatkan keterampilan membaca mereka hingga tingkat penyelesaian 61%, memenuhi tingkat kinerja "baik". Sementara itu, melihat persentase penyelesaian indikator, kita dapat melihat bahwa dari 8 indikasi membaca, 5 indikator (angka 1-5) ditandai sebagai "cukup baik," sementara 3 indikator (angka 6-8) ditandai sebagai "Baik." Dari sini, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas satu MI Ma'arif 01 Punggur akan mendapat manfaat dari penggunaan flashcard sebagai sarana pengajaran alternatif untuk mengasah kemampuan membaca mereka
Implementasi metode role playing terhadap hasil belajar siswa kelas IV Pembelajaran Anak SDN 36 Tulang Bawang Tengah
Penerapan model pembelajaran tipe card sort pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas II SD N 2 Restu Baru
Penggunaan model pembelajaran sangat diperlukan dalam bidang pendidikan, agar proses pembelajaran siswa menjadi menarik dan tidak membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran tipe card meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia tersebut materi mengenal subjek, predikat, objek pada kalimat dikelas II SD N 2 Restu Baru. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan metode dokumentasi. Dalam hal ini analisis data yang digunakan Peneliti adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode deduktif dan induktif pemikiran. Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyusun data, menganalisisnya, kemudian menafsirkan data, kemudian menarik kesimpulan dan menggunakan metode berpikir deduktif dan induktif. Sementara itu, data Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi data. Hasil dari ini Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran tipe card sort kelas II SD N 2 Restu Baru secara langsung. Dalam pelaksanaannya, pelajar mengalami peningkatan minat belajar yang terlihat dari indikator minat belajar yaitu perasaan senang, minat belajar, menunjukkan perhatian ketika belajar, dan keterlibatan dalam belajar. Pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi mengenal subjek, predikat, objek pada kalimat menjadi lebih konkrit, efektif, dan efesien karena melibatkan siswa secara langsung.
Perlindungan hukum terhadap perempuan korban penelantaran hak nafkah perspektif UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga
Artikel ini menganalisis tentang bentuk perlindungan hukum bagi perempuan korban penelantaran nafkah. Masalah yang dihadapi adalah masih adanya sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa tidak memberikan upah atas pekerjaan yang dilakukan istri bukanlah suatu pelanggaran hukum, melainkan sekadar bentuk kekerasan dalam rumah tangga. Akibatnya, istri menjadi rentan sebagai korban. Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum bagi perempuan pasca perceraian berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga. Studi ini menggunakan metode kualitatif dan dilakukan di Desa Negararatu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan tiga sumber data: primer dari wawancara dengan pihak terkait, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi korban penelantaran nafkah. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Negararatu Kec Sungkai Utara Kab Lampung Utara telah terjadi penelantaran hak nafkah terhadap istri. Secara regulasi perlindungan hukum bagi korban telah diatur dalam UU salah satunya UU PKDRT. Kendalanya adalah perlindungan hukum tidak terpenuhi karena korban enggan untuk melaporkan ke kepolisian, mengingat kasus ini adalah delik aduan maka proses perlindungan hukum tidak dapat dilakukan jika korban tidak melaporkan terlebih dahulu.
TRADISI BUBAK KAWAH DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT ADAT JAWA PERSPEKTIF ISLAM NUSANTARA ( Studi di Desa Candra Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat)
Artikel ini mengkaji tentang pratik tradisi bubak kawah perspektif Islam Nusantara Desa Candra Jaya, Kec. Tulang Bawang Tengah, Kab. Tulang Bawang Barat, yang melatarbelakangi peneliti untuk mengkaji tradisi bubak kawah tersebut terdapat dalam pratiknya, seperti halnya memutari rumah 3 kali putaran dan pembelian es cendol dengan menggunakan transaksi uang genting. Tradisi bubak kawah di Desa Candra Jaya harus anak pertama perempuan tidak boleh bungsu dan dalam pratiknya apakah menyimpang atau tidak dengan ajaran Islam dan jika dilihat dari masyarakat Desa tersebut ada yang menyakini dan ada yang tidak karena dengan pratiknya di anggap seperti hal-hal yang menyimpang ajaran Islam namun tidak lain dengan masyarakat yang menyakini tradisi ini dengan alasan mengharap berkah dari Allah SWT dan rasa syukur orang tua karena sudah menikahkan anak pertamanya. Dalam pratiknya tradisi bubak kawah menggambarkan adanya kultur antara Islam dan budaya. Artikel ini untuk mengkaji sinkretisme budaya dan agama, bagaimana Islam Nusantara menyikapi tradisi bubak kawah, serta relevansinya di masyarakat saat ini. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif, dengan pendekatan antropologi budaya dan menggunakan teknik pengumpulan data, observasi, dokumen dan wawancara. Sumber data diperoleh dari Tokoh Adat dan orang tua mempelai perempuan sebagai nara sumber data tradisi bubak kawah di Desa Candra Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bubak kawah perspektif Islam Nusantara termasuk dalam Akulturasi antara Islam dan budaya, tidak menyimpang ajaran Islam, hal itu yang dapat disebut kedalam Islam Nusantara. Tradisi bubak kawah ini perlu dilestarikan karena mengandung nilai keislaman dalam budaya. Artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan, menginspirasi, dan menjaga budaya Islam Nusantara, dengan fatwa ulama sebagai refrensi bagi masyarakat dan peneliti.
NILAI-NILAI FALSAFAH JAWA SEPIKUL SEGENDONGAN TERHADAP DINAMIKA PEMBAGIAN WARIS PERSPEKTIF TEORI HUDUD (STUDI KASUS DI DESA BALEKENCONO KECAMATAN BATANGHARI).
Pembagian warisan dalam masyarakat Jawa masih banyak dipengaruhi oleh sistem adat, salah satunya adalah sepikul segendongan, yang memberikan bagian dua kali lipat kepada laki-laki dibandingkan perempuan. Penelitian ini berfokus pada kasus pembagian warisan dalam keluarga almarhumah Ibu M di Desa Balekencono, yang menimbulkan ketegangan karena tidak mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi ahli waris, khususnya Ibu T yang menjadi tulang punggung keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan sistem sepikul segendongan dalam perspektif teori Hudud yang dikembangkan oleh Muhammad Syahrur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap ahli waris serta tokoh agama setempat. Teori Hudud menjelaskan bahwa pembagian warisan dalam Islam memiliki batas maksimal dan minimal yang dapat disesuaikan dengan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sepikul segendongan dalam kasus ini belum sepenuhnya sesuai dengan teori Hudud karena tidak mempertimbangkan fleksibilitas dalam hukum waris Islam. Kesimpulannya, sistem pewarisan berbasis adat perlu dikaji ulang agar lebih adaptif terhadap kondisi sosial tanpa mengabaikan prinsip keadilan dalam Islam.
Analisis penerapan ice breaking dalam memotivasi belajar siswa pada pembelajaran tematik dikelas I MINU Tribakti At-Taqwa
penerapan metode dril pada bilangan operasi hitung matematika terhadap hasil belajar siswa kelas 2 di MI Munada
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode drill dalam pembelajaran matematika materi bilangan operasi hitung pada siswa kelas II di MI Munada Sungai Nibung. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat kendala dalam pembelajaran matematika, yaitu rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya inovasi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang menarik dan efektif.. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode drill terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan dan ketepatan siswa dalam mengerjakan soal-soal matematika. Langkah-langkah yang diterapkan dalam metode drill, seperti asosiasi, penyampaian tujuan, motivasi siswa, latihan berulang, aplikasi, evaluasi, dan tindak lanjut, membantu siswa dalam menguasai operasi hitung dengan baik. Selain itu, suasana belajar yang menyenangkan dan penggunaan alat peraga juga meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri siswa. Kesimpulannya, metode drill dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar matematika siswa dengan cara yang efektif dan menyenangkan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan metode drill yang lebih sistematis dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Hasil penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam mengimplementasikan metode drill untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus membangun motivasi dan kepercayaan diri siswa. Kata Kunci: Metode Drill, Bilangan Operasi Hitung Matematika, Hasil Belajar
Strategi Guru Dalam Mengatasi Siswa Yang Mengalami Kesulitan Belajar Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist di MTs Ma’arif Roudlotut Tholibin Met ro
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengatasi siswa yang mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di MTs Ma’arif Roudlotut Tholibin Metro. Kesulitan belajar yang dialami siswa dapat berupa kesulitan dalam membaca, memahami, dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an serta hadist. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Subjek penelitianya yaitu guru Al-qur’an hadist dan siswa-siswi MTs Ma’arif Roudlotut Tholibin Metro. Uji keabsahan datanya menggunakan triangulasi. Teknik analisis datanya yaitu menggunakan redaksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, di antaranya pendekatan individual, penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti metode tartil, drill, serta pemberian motivasi. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa serta mengurangi kesulitan belajar yang mereka alami. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Jinayah Kelas XI MA Maarif Roudlotut Tholibin Metro
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan atau metode pembelajaran berdiferensi pada mata pelajaran Fiqih jinayah dan juga dampak dari penerapan metode tersebut di MA Maarif Roudlotut Tholibin Metro. Adapun permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa, serta keberagaman perbedaan dalam hal pengetahuan, kemampuan dalam proses belajar, perbedaan budaya serta gaya belajar siswa dalam belajar, dalam permasalahan tersebut akan membutuhkan pembelajaran yang berdiferensiasi, begitupum pada fiqih jinayah. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitataif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, subjek penelitiannya yaitu guru mata pelajaran Fiqih, dan siswa siswi kelas XI MA Maarif Roudlotut Tholibin, kemudian didukung dengan data observasi dan diperkuat dengan bukti dokumenter berupa hasil wawancara dan foto-foto. Uji keabsahan datanya menggunakan triangulasii data dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan yaitu wawancara observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu berfokus pada penyesuaian metode pembelajaran berdiferensiasi dan materi pembelajaran yang akan mendapatkan dasar yang kuat. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik individu siswa agar sesuai dengan tingkat pemahaman, gaya belajar, kecepatan belajar, minat, dan kebutuhan belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih Jinayah Kelas XI MA Maarif Roudlotut Tholibin.
Implementasi Pendekatan Neurosains Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di kelas V SD Negeri 01 Gading Jaya
ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang neurosains, telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai studi tentang sistem saraf dan otak, memberikan wawasan berharga tentang proses pembelajaran, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan neurosains dalam pembelajaran PAI di kelas V SDN 01 Gading Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan neurosains, seperti penggunaan musik instrumental, brain gym, strategi chunking, dan jeda istirahat otak, mampu meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu, sarana pendukung, dan perbedaan gaya belajar siswa masih menjadi hambatan. Rekomendasi yang diajukan meliputi pengembangan profesional guru, alokasi sumber daya, pembentukan komunitas praktisi, penelitian tindakan kelas, dan kolaborasi dengan orang tua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih efektif dan berkarakteristik di era digital.
ANALISIS JUAL BELI KARET MENTAH PERSEPEKTIF FIQIH MUAMALAH DI DESA MEKAR JAYA PROVINSI SUMATRA SELATAN
Penelitian ini mengkaji tentang tradisi buruk yang dilakukan turun temurun oleh pihak pengepul getah karet dan petani karet di desa Mekar Jaya, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan, seperti penerapan potong timbangan dari pihak pengepul karet dan manipulasian getah karet oleh petani karet. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jual beli getah karet yang mengandung unsur potongan dan pemanipulasian berat serta untuk mengetahui pandangan fiqih muamalah dengan adanya praktek tersebut. Penelitian ini di golongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif, Yaitu menginterpretasikan apa yang diteliti, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,untuk mengumpulkan data primer. Data sekunder dikumpulkan dari literatur terkait dan dokumen resmi. Temuan menunjukan jual beli dengan menerapkan potong timbangn dan pemanipulasian berat ini tidak sesuai dengan fiqih muamalah karena tidak adanya unsur kejujuran, keadilan, serta transparansi, oleh karena itu masyarakat di sarankan untuk lebih memperhatikan halhal yang menimbulkan riba, agar setiap transaksi tidak hanya sah secara hukum duniawi, tetapi juga bernilai ibadah dalam pandangan syariah Islam.
Analisa Pemutusan Kontrak Kerjasama Secara Sepihak Perspektif Hukum Islam Studi Kasus Rumah Sakit Islam Asy-Asyifa Bandar Jaya
Kontrak kerjasama merupakan suatu kesepakatan bersama antara orang-orang yang membentuk suatu kelompok yang bertujuan untuk mencapai tujuan atau kepentingan bersama, dengan syarat harus berpegang teguh pada hukum syariat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya, penelitian ini menemukan permasalahan mengenai pemutusan akad kerjasama yang dilakukan secara sepihak oleh Rumah Sakit Islam Asy-Syifa terhadap mitranya yang merupakan salah satu vendor kebersihan karena dianggap tidak kompeten dalam menjalankan tugas, hak, dan kewajibannya berupa kebersihan rumah sakit yang terkesan kurang optimal, sehingga muncul keluhan dari pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis rumah sakit yang terkesan tidak terselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif hukum Islam terhadap pemutusan akad kerjasama secara sepihak dan untuk menetapkan secara pasti apakah pemutusan akad kerjasama tersebut sesuai dengan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, meliputi pandangan, tindakan, dan perilakunya. Metodologi ini biasa disebut sebagai penelitian kualitatif deskriptif, yaitu menggunakan pendekatan deskriptif untuk menjelaskan dan menginterpretasikan subjek penelitian dalam keadaan alamiahnya, meliputi teknik-teknik seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi merupakan suatu praktik yang tidak melanggar dan sesuai dengan syariat Islam berdasarkan ketentuan yang berlaku.
analisa jual beli barang bangunan dalam penggunaan hak khiyar persepektif madzhab imam syafi'i ( studi kasus toko bangunan barokah desa Bangun Jaya, kecamatan tanjungraya Kabupaten Mesuji)
Khiyar adalah suatu perbuatan memilih untuk meneruskan atau membatalkan akad jual beli, tujuan sebenarnya diadakannya khiyar adalah untuk mewujudkan kemaslahatan bagi kedua belah pihak yaitu antara pembeli dan penjual, khiyar bisa terlaksana dengan syarat harus berpegang teguh pada ketentuan-ketentuan hukum syariat yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya, peneliti menemukan permasalahan terkait beberapa pembeli yang melakukan pengembalian barang ketoko tersebut karena ditemukannya cacat/rusak pada barang, namun setelah sampai ditoko pihak toko tidak mau menerima pengembalian barang tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perspektif madzhab Imam Syafi’i terhadap penolakan yang dilakukan oleh penjual kepada pembeli apakah penolakan tersebut sesuai dengan konsep hak khiyar perspektif Imam Syafi’i. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, meliputi persepsi, tindakan, motivasi dan perilaku mereka. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan sudah sesuai dengan konsep khiyar dari Imam Syafi’i karena pada dasarnya jika pembeli sudah mengambil dan menggunakan barang tersebut kemudian telah berpisah dari tempat terjadinya transaksi lalu objek jual beli yang berupa barang tersebut rusak/cacat yang diakibatkan oleh pembeli sendiri dan tanpa adanya syarat khiyar maka barang tersebut merupakan tanggung jawab dari pembeli itu sendiri.
Efektivitas Media Bambu Statistika (Batik) Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Pemahaman Tentang Statistika
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran Bambu Statistika (BATIK) dalam meningkatkan motivasi belajar. dan pemahaman konsep statistika pada siswa. Berdasarkan observasi, Banyak siswa menghadapi kendala dalam memahami konsep statistika, yang ditunjukkan oleh rendahnya hasil belajar dan minat siswa terhadap mata pelajaran ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan media pembelajaran BATIK, yang merupakan alat bantu berbasis visual dan interaktif dengan bahan dasar bambu. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Data diperoleh melalui observasi, tes pemahaman konsep, serta kuesioner motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji statistik untuk mengukur perubahan signifikan dalam motivasi dan pemahaman konsep siswa setelah memanfaatkan media BATIK. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan media BATIK berkontribusi secara positif dalam memupuk motivasi siswa dan juga mempermudah emahaman terhadap konsep-konsep dalam statistika. Media ini memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam, menarik, interaktif, dan kontekstual, sehingga dapat menjadi alternatif dalam inovasi pembelajaran matematika.