Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

883 item publik

Publikasi

Halaman 21 dari 45

Analisis Hukum Islam dan hukum positif di Indonesia terhadap status nasab dan hak perwalian anak dari perkawinan beda Agama

ERLINA ANGGRAINI
2026 · Thesis · Open Access

This study examines how the status of lineage and guardianship rights of children born from interfaith marriages are positioned within the framework of Islamic law and positive law in Indonesia, particularly in Purbolinggo Village. The phenomenon of interfaith marriage presents complex legal issues, especially regarding the recognition of lineage, guardianship rights, the religious identity of children, and legal protection, which are often inconsistent between Islamic law and positive law in Indonesia. This study uses a qualitative approach with socio-legal and normative juridical methods, combining an analysis of fiqh rules and social practices in the community. The results of the study show that there is a dualism of legal status where, under positive law, interfaith marriages can be recognised through court decisions and official registration, but under Islamic law, such marriages are considered invalid, so that the parentage of children to non-Muslim fathers is not recognised. In practice, Muslim mothers generally dominate in terms of guardianship and religious education rights for children. This study emphasises the need for a harmonious and equitable legal framework that can guarantee the best interests of children in accordance with the principles of maqashid syariah and human rights. This study also highlights the dynamics of law implementation and child rights protection in the context of religious plurality in Indonesia.

Masa Iddah sebagai instrumen perlindungan perempuan : Kritik terhadap pernikahan dalam masa Iddah (Studi surat edaran dirjen bimas Islam tahun 2021)

MUHAMMAD FAHRUL HIDAYAT
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan menganalisis masa iddah sebagai instrumen perlindungan perempuan serta mengkritisi praktik pernikahan yang dilakukan oleh mantan suami ketika mantan istri masih menjalani masa iddah dalam perspektif fikih, maqāṣid al-syarī‘ah, dan hukum positif di Indonesia. Masa iddah pada hakikatnya merupakan ketentuan syariat yang memiliki fungsi perlindungan multidimensi terhadap nasab, martabat, kondisi psikologis, dan stabilitas sosial perempuan pascaperceraian. Namun, praktik sosial menunjukkan bahwa nilai-nilai perlindungan tersebut belum berjalan optimal karena masih ditemukan kasus pernikahan dalam masa iddah, lemahnya pemahaman masyarakat, serta minimnya pengawasan administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA). Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan normatif, menggunakan analisis terhadap literatur fikih klasik, teori maqāṣid al-syarī‘ah, Kompilasi Hukum Islam (KHI), Undang-Undang Perkawinan, dan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan adanya kekosongan norma dalam hukum positif Indonesia yang belum secara tegas melarang laki-laki menikah ketika mantan istrinya masih dalam masa iddah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan reformasi hukum berbasis maqāṣid al-syarī‘ah guna memperkuat perlindungan perempuan melalui regulasi yang bersifat mengikat dan efektif dalam implementasi.

Tradisi Puasa Sunnah dalam Membentuk Kedisiplinan diri Bagi Santri Pondok Pesantren Darussalam Simpang Mesir

LULUK INDRIANI
2026 · Thesis · Open Access

Abstrak Tradisi puasa sunnah merupakan salah satu praktik keagamaan yang berkembang di ‎lingkungan pesantren dan diyakini berperan dalam pembentukan karakter santri. ‎Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi puasa sunnah serta ‎perannya dalam membentuk kedisiplinan diri santri di Pondok Pesantren Darussalam ‎Simpang Mesir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ‎deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi ‎terhadap santri, ustaz/ustazah, serta pengasuh pesantren. Hasil penelitian menunjukkan ‎bahwa praktik puasa sunnah, seperti puasa laduni, puasa 41 hari, puasa nyatus, puasa naun, ‎dan puasa Daud, berkontribusi dalam melatih pengendalian diri, keteraturan waktu, ‎kesabaran, serta kepatuhan santri terhadap aturan pesantren. Puasa sunnah juga ‎mendorong santri untuk lebih disiplin dalam menjalankan ibadah, belajar, dan aktivitas ‎keseharian. Dengan demikian, puasa sunnah tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual, ‎tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk kedisiplinan ‎diri santri di lingkungan pesantren.‎

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam menyikapi fenomena K-Pop terhadap pembentukan akhlak peserta didik di SMA Negeri 2 Metro Barat

AULIA IZZATUL JANNAH
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini mengkaji peran guru pendidikan agama Islam dalam membimbing akhlak peserta didik dalam menghadapi pengaruh budaya Korean Pop (K-Pop) pada kelas X-7 SMA Negeri 2 Metro. Fenomena budaya K-Pop yang berkembang pesat di kalangan peserta didik memiliki implikasi terhadap pembentukan identitas diri, gaya hidup, serta kedisiplinan dalam menjalankan ibadah, sehingga diperlukan pendekatan pembinaan akhlak yang tepat dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Islam menjalankan perannya melalui penguatan pembelajaran akhlak, keteladanan sikap, serta pembinaan dan pendampingan langsung kepada peserta didik. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai Islam sekaligus membentuk sikap kritis dan selektif peserta didik dalam menyikapi budaya populer. Melalui bimbingan yang bersifat edukatif dan non-represif, guru pendidikan agama Islam membantu peserta didik menempatkan hiburan secara proporsional serta menyeimbangkannya dengan kewajiban keimanan dan ibadah. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi penting dalam pembentukan akhlak peserta didik di tengah arus globalisasi budaya, serta menawarkan model pembinaan akhlak yang relevan dengan perkembangan zaman.

Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam tradisi suroan di Dusun Bumiasri, Desa Bumiharjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur

ASHARA MUSAFA
2026 · Thesis · Open Access

Tradisi Suroan merupakan budaya lokal masyarakat Jawa yang masih dilestarikan di Dusun Bumiasri Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur dan mengandung nilai-nilai religius Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam serta pemahaman dan penghayatan masyarakat terhadap nilai akidah, ibadah, dan akhlak dalam tradisi Suroan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, melibatkan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suroan telah mengalami transformasi makna dari sekadar tradisi budaya menjadi media dakwah kultural yang efektif. Proses internalisasi nilai Islam berlangsung secara bertahap melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Nilai akidah terinternalisasi melalui penguatan tauhid dalam doa bersama, nilai ibadah melalui pembiasaan tahlilan, sedekah, dan pengajian, serta nilai akhlak melalui praktik gotong royong, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah. Masyarakat tidak hanya memahami tradisi Suroan sebagai adat, tetapi menghayatinya sebagai aktivitas bernilai ibadah yang memberikan ketenangan batin dan memperkuat kesadaran beragama. Internalisasi nilai ini berdampak pada perubahan perilaku keagamaan dan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tradisi Suroan terbukti mampu menjadi sarana harmonisasi antara ajaran Islam dan budaya lokal dalam membentuk karakter religius dan harmoni sosial masyarakat.

Internalisasi Nilai - Nilai Islami Melalui Rutinan Triwulan Desa Sungai Sibur

MUTIA KAMIL
2026 · Thesis · Open Access

Abstract This study examines the process of internalizing the Islamic values of Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah (Aswaja) Al-Nahḍiyyah through quarterly religious activities in Sungai Sibur Village, South Sumatra, Indonesia. Sungai Sibur represents a rural community that continues to preserve locally embedded Islamic traditions rooted in Aswaja principles. A descriptive qualitative approach was employed, involving religious leaders and representatives of the Muslimat NU congregation as research participants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed thematically. The findings reveal that the quarterly activities engage diverse segments of the community, including Muslimat NU members and local religious figures. These activities serve as an effective mechanism for internalizing Aswaja values particularly moderation (tawassuṭ), balance (tawāzun), and tolerance (tasāmuḥ). The internalization process occurs through habituation, exemplary practices, social interaction, and contextually relevant religious understanding. Moreover, the activities contribute to strengthening Nahdlatul Ulama identity, fostering Islamic social cohesion (ukhuwah Islamiyah), and shaping the communitys religious character. Nevertheless, challenges remain, notably limited religious literacy among certain community members and geographical constraints. This study underscores the significant role of local religious traditions in promoting moderate and religious character formation within rural Muslim communities. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai ‎Islam Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah (Aswaja) Al-Nahḍiyyah melalui kegiatan rutin ‎triwulan di Desa Sungai Sibur Sumatera Selatan, Indonesia. Hal ini dikarenakan ‎Desa Sungai Sibur merupakan salah satu desa yang masih menjaga tradisi ‎keislaman dalam konteks lokal yang berlandaskan Ahlusunnah wal Jama’ah. ‎Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis dalam ‎penelitian ini menggunakan teori internalisasi nilai yang menekankan proses ‎transformasi, transaksi, dan transinternalisasi. Informan penelitian terdiri atas ‎tokoh agama, perwakilan dari salah satu jamaah Muslimat dan Fatayat. Teknik ‎pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. ‎Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan triwulan diikuti dari berbagai ‎lapisan masyarakat mulai dari Muslimat NU fatayat NU dan tokoh agama. ‎Kegiatan ini berfungsi sebagai media internalisasi nilai-nilai Aswaja, ‎khususnya nilai moderasi (tawassuṭ), keseimbangan (tawāzun), dan toleransi ‎‎(tasāmuḥ) ditanamkan melalui proses pembiasaan, keteladanan, interaksi ‎sosial, serta pemahaman keagamaan yang relevan dengan konteks masyarakat ‎setempat. Selain itu, kegiatan ini memperkuat identitas ke-NU-an, ‎meningkatkan ukhuwah Islamiyah, serta membentuk karakter religius ‎masyarakat. Adapun kendala yang muncul meliputi keterbatasan pemahaman ‎sebagian warga dan kondisi geografis yang kurang mendukung. Penelitian ini ‎menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal memiliki peran penting dalam ‎membangun karakter moderat dan religius pada masyarakat pedesaan.‎

Efektivitas Penggunaan Instagram Sebagai Media Dakwah Dalam Menanamkan pendidikan agama islam Untuk Remaja .

ULFA ZAHROTUL KAMILA
2026 · Thesis · Open Access

The rapid development of digital technology has significantly transformed communication patterns, particularly among adolescents. Social media platforms, such as Instagram, have become dominant spaces for interaction, self-expression, and information dissemination. This study aims to analyze the effectiveness of Instagram as a da’wah medium in instilling Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) values among adolescents who follow the @rifqilmoeslim account in Purwosari Village, North Metro City. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving adolescent followers of the @rifqilmoeslim account. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that Instagram is effective as a da’wah medium in enhancing adolescents’ religious understanding, awareness, and behavior. The effectiveness is reflected in cognitive aspects (increased religious knowledge), affective aspects (positive attitudes toward Islamic values), and behavioral aspects (changes in worship practices and daily conduct). The visual, concise, and relatable da’wah content presented on Instagram contributes to higher engagement and acceptance among adolescents. This study concludes that Instagram can function as an effective contemporary da’wah medium when utilized creatively and contextually to address adolescents’ religious needs.

Makna dan Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Rutinan Tradisi Rejeban di Masyarakat Desa Rama Puja ,Lampung Timur

BARIK UMAIRUL ALBAB
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tradisi Rajaban bagi masyarakat Desa Rama Puja, Lampung Timur, serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, tokoh adat, pelaku tradisi, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Rajaban. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Rajaban tidak hanya bermakna sebagai peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai sarana penguatan keimanan, pelestarian budaya lokal, serta penguat solidaritas sosial masyarakat. Tradisi ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam berupa nilai aqidah, ibadah, akhlak, sosial, dan dakwah yang terinternalisasi melalui kegiatan tahlilan, doa bersama, kenduri, gotong royong, dan pengajian. Dengan demikian, tradisi Rajaban berperan strategis sebagai media pendidikan Islam berbasis kearifan lokal yang membentuk karakter religius dan sosial masyarakat.

Penggunaan Tiktok Dan Kualitas Perilaku Religius Remaja: Studi Kualitatif Di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara

WULAN ANGGRAINI
2026 · Thesis · Open Access

This study analyzes the use of the TikTok application and its influence on the religious behavior of Muslim youth in Sukadana Ilir Village, Bunga Mayang District, North Lampung. The focus of the study was directed at late adolescents aged 17–21 who use TikTok as part of their daily routine. The research approach was qualitative with a case study, using in-depth interviews, observation, and documentation of five informants. The results showed that TikTok is used primarily for entertainment to relieve boredom, follow trends, and obtain light information. Although there is da'wah content and spiritual motivation that has the potential to have a positive impact, the dominant findings indicate a stronger negative impact, particularly in terms of decreased religious discipline, neglect of prayer obligations, and reduced socio-religious involvement. Adolescents are more interested in entertainment content than da'wah content, so religious understanding is not a priority. This study confirms that TikTok has a significant influence on adolescents' religious behavior, especially when there is a lack of self-control and family guidance. These findings are expected to form the basis for digital literacy education for parents, educators, and educational institutions to guide the use of TikTok in a healthier and more religiously valuable way.

Pembentukan Karakter Religius Melalui Pencak Silat GASMI Seni Beladiri di Masjid Ar Rohman Kecamatan Metro Utara

GANJAR ROBI SAYEKTI
2026 · Thesis · Open Access

This study aims to analyze the process of developing religius character among students through GASMI martial arts training at Ar Rohman Mosque, Metro Utara District, and to identify the supporting and inhibiting factors influencing its implementation. The research was motivated by preliminary findings indicating that several students demonstrated low levels of religious understanding, ethical behavior, and discipline prior to joining GASMI training. Employing a qualitative approach with a descriptive field research design, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving fifteen students selected using purposive sampling based on their limited religious background before participating in training activities. The findings reveal that the development of religious character is fostered through the integration of religious practices into the training process, including habitual prayers before training, participation in congregational prayer, weekly recitations, fasting prior to level advancement examinations, and the implementation of educational sanctions such as calling the or reciting for students who violate training regulations. Thematic analysis highlights the strengthening of several dimensions of religious character, including discipline, responsibility, independence, honesty, cooperation, humility, courage, and patience. These results demonstrate that GASMI martial arts function not only as a physical training activity but also as an effective medium for the internalization of Islamic values. This study concludes that a religious-oriented martial arts training model significantly contributes to shaping students’ religious character and recommends further research to explore its applicability and effectiveness in broader educational and community contexts.

PEMANFAATAN CHATBOT BERBASIS AI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

EUIS NAINI BINTARA WARDANI
2026 · Thesis · Open Access

The low level of students’ interest and engagement in learning Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam or SKI) remains a persistent issue, primarily due to the use of less varied teaching methods, despite the availability of technological facilities in madrasahs. This condition highlights the need for innovative learning media that align with the characteristics of learners in the digital era. This study aims to examine the use of Artificial Intelligence based chatbots as interactive learning media to enhance students’ understanding of SKI and to explore students’ learning experiences and perceptions of their use. The research employed a qualitative approach using a case study method conducted at MTs Manbaul Ulum Seputih Surabaya. Research participants were selected through purposive sampling and included SKI teachers, AI and Coding teachers, and the head of a ninth grade class. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that AI based chatbots function as supportive learning media that enhance interactivity, help students understand learning materials more concisely, and encourage active participation in the learning process. However, their use is not optimal without proper guidance and teacher facilitation. These findings emphasize the importance of pedagogically integrating AI based chatbots into SKI learning to improve students’ understanding while maintaining the internalization of Islamic values.

Internalisasi Nilai-Nilai pendidikan akhlak remaja Melalui tradisi Diba' Albarzanji Pada Komunitas As Sa'adah An Nahdliyah

VIA HAMIDA LUTFIATUL HASANAH
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai akhlak pada remaja melalui tradisi Diba' Al-Barzanji di Komunitas As-Sa'adah An-Nahdliyah di Kampung Nambah Dadi. Latar belakang penelitian ini berawal dari melemahnya akhlak remaja akibat pengaruh modernisasi dan media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini memaparkan bagaimana tradisi Diba' Al-Barzanji berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai akhlak melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Internalisasi terjadi melalui pemberian nasihat, keteladanan (uswatun hasanah), pembiasaan ibadah, serta pengalaman emosional-spiritual dalam pelantunan shalawat dan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku remaja, seperti peningkatan kesopanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi keagamaan lokal memainkan peran penting dalam membentuk akhlak remaja di era modern.

Pengaruh Budaya Populer Terhadap Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris pada Siswa Generasi Z

LIA SAFIRA ALAWIYA
2026 · Thesis · Open Access

Abstract This study is motivated by the increasingly strong influence of English-language popular culture in the daily lives of Generation Z university students and aims to examine the influence of popular culture on the English language learning strategies of Generation Z students. A quantitative correlational research design was employed in this study. Data were collected through a structured questionnaire administered to 67 Generation Z students from the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training as well as several other universities in Lampung. The research instruments measured impact of popular culture exposure and English language learning strategies. Data analysis was conducted using descriptive statistics, Pearson product–moment correlation, and analysis of variance (ANOVA) with the assistance of IBM SPSS Statistics 24. The results reveal a very strong and statistically significant positive relationship between popular culture exposure and English language learning strategies (r = 0.983, p 0.01). In addition, the ANOVA results indicate significant differences in the use of English language learning strategies based on varying levels of popular culture exposure. These findings underscore the importance of popular culture as a meaningful factor in shaping English language learning strategies among Generation Z students and suggest its strategic integration into English language education to enhance learning effectiveness.

Hubungan Antara Kecemasan Dengan Prestasi Berbicara Pada Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Semester III Universitas Ma’arif Lampung Tahun 2025

RINI DAYATI
2026 · Thesis · Open Access

vcAbstract This study investigates the relationship between anxiety and English speaking achievement among third-semester students of Islamic Family Law at Universitas Ma’arif Lampung in 2025. Speaking anxiety is a common psychological factor experienced by students and is widely believed to negatively influence their ability to communicate effectively in a foreign language. This research employed a quantitative approach using a correlational design to examine the relationship between students’ anxiety levels and their English speaking achievement. The population consisted of all third-semester Islamic Family Law students at Universitas Ma’arif Lampung, from which 50 students were selected as the sample through simple random sampling. Data were collected using the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) to measure students’ anxiety levels and speaking performance assessments to evaluate their English speaking achievement. The data were analyzed using Pearson Product Moment correlation and regression analysis with the assistance of SPSS. The findings are expected to reveal a significant negative correlation between anxiety and speaking achievement, indicating that higher anxiety levels are associated with lower speaking performance. This study is expected to provide valuable insights for lecturers and educational institutions regarding the impact of anxiety on language learning and offers practical implications for creating supportive, low-anxiety learning environments to enhance students’ English speaking achievement.

Implementasi Metode Eksperimen Dalam Meningkatkan Kemampuan Sains Anak Usia 5-6 Tahun Ditk Maarif 28 Gunung Adi

SUMARTIN
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sains anak usia 5-6 tahun di TK Ma'arif 28 Gunung Adi, sebagaimana terlihat pada hasil prasurvey yang menunjukkan sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang dan Mulai Berkembang. Pembelajaran sains yang bersifat pasif dan kurang memberikan pengalaman langsung menyebabkan anak belum optimal dalam mengamati, mengklasifikasikan, memprediksi, dan memahami hubungan sebab-akibat. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada penerapan metode eksperimen sebagai strategi pembelajaran yang menstimulasi keterampilan berpikir ilmiah, kreativitas, dan keterlibatan aktif anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode eksperimen dalam meningkatkan kemampuan sains anak usia 5-6 tahun di TK Ma'arif 28 Gunung Adi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian lapangan. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian (display), dan penarikan kesimpulan secara induktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen efektif meningkatkan kemampuan sains anak usia 5-6 tahun. Anak menjadi lebih aktif dalam kegiatan eksploratif, mampu memecahkan masalah sederhana, kreatif, memahami hubungan sebab-akibat, serta terampil mengklasifikasikan dan mengurutkan benda. Keberhasilan ini didukung oleh perancangan kegiatan yang sistematis, variasi media, dan pendekatan interaktif, sehingga anak lebih termotivasi dan belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, metode eksperimen dapat dijadikan strategi pembelajaran sains yang menyenangkan sekaligus membangun dasar kompetensi ilmiah anak usia dini secara berkelanjutan.

PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, INOVASI, DAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP PEMASARAN MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z YANG BERPERAN SEBAGAI TIKTOK AFFILIATE

BAMBANG IRAWAN
2026 · Thesis · Open Access

Perkembangan pemasaran digital melalui media sosial, khususnya program Tik Tok Affiliate, menciptakan peluang kewirausahaan baru bagi Generasi Z, masih menghadapi tantangan dalam aspek inovasi dan penerapan etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan pada pemasaran media sosial, Secara langsung atau dengan peran mediasi inovasi dan etika bisnis Islam. Penelitian ini berbasis pendekatan kuantitatif eksplanatori menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebanyak 250 responden dengan teknik purposive sampling, Generasi Z berusia 18–27 tahun beraktivitas sebagai Tik Tok affiliate, Temuan penelitian menunjukkan pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi, etika bisnis Islam, serta pemasaran media sosial. Selain itu, inovasi dan etika bisnis Islam terbukti berperan sebagai variabel mediasi. Hasil analisis menegaskan pentingnya integrasi pendidikan kewirausahaan, inovasi, dan konsep etika bisnis Islam dalam membangun pemasaran digital yang efektif, beretika, dan berkelanjutan. Pemasaran media sosial pada Generasi Z perlu didukung oleh kewirausahaan pendidikan yang terintegrasi dengan etika bisnis Islam. Penerapan nilai etika berimplikasi pada terbentuknya praktik pemasaran digital yang tidak hanya efektif secara ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab secara moral dan berkelanjutan. Penguatan literasi kewirausahaan dan etika bisnis Islam menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pemasaran media sosial.

implementasi metode sorogan kitab fathul qorib pada santri kelas alfiyah awal di pondok pesantren nurul anwar metro

FATKHURI ZUFRON
2025 · Thesis · Open Access

Penerapan metode Sorogan dalam pembelajaran kitab kuning di pesantren, memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan pemahaman agama Islam bagi para santri. Di Pondok Pesantren Nurul Anwar Kota Metro, metode ini diaplikasikan salah satunya pada santri kelas Alfiyah Awal untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam membaca dan memahami kitab-kitab fiqh, termasuk kitab fatkhul Qorib. Fatkhul Qorib, sebagai kitab fiqh klasik yang dipelajari di pesantren, menjadi fokus utama dalam pembelajaran sorogan di Kelas Alfiah Awal, mengingat kitab Fatkhul Qorib memberikan dasar yang kuat dalam memahami hukum-hukum Islam yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun pertanyaan penelelitian dalam penelitian ini yaitu bagaimana Implementasi Metode Sorogan kitab fatkhul qorib Pada Santri Kelas Alfiah Awal Di Pondok Pesantren Nurul Anwar Metro. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Metode Sorogan Kitab Fatkhul Qorib Pada Kelas Alfiah Awal Di Pondok Pesantren Nurul Anwar Metro. Metode penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif lapangan, yang dikenal juga sebagai field research. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendalam terkait pelaksanaan metode sorogan kitab fatkhul qorib pada santri kelas alfiyah awal di pondok pesantren nurul anwar metro. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data melalui pengujian dari berbagai perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi metode sorogan kitab Fatkhul Qorib kelas Alfiah Awal di Pondok Pesantren Nurul Anwar dimulai dengan doa dan bacaan Surat Al-Fatihah lalu secara bergiliran membaca. Metode ini memungkinkan pembelajaran personal, memperdalam pemahaman santri, dan memperkokoh penguasaan kitab. Faktor pendukung seperti dedikasi pengajar dan antusiasme berperan penting, meskipun ketergantungan pada kitab terjemahan dan ketidakseriusan menjadi hambatan.

Peran teknologi terhadap pemahaman keagamaan pada generasi muda didesa bumi Raharjo kecamatan bumiratu nuban

MAULANA RAMADHAN
2025 · Thesis · Open Access

This study aims to examine how technology influences religious understanding among the youth in Bumiraharjo Village, Bumiratu Nuban Subdistrict. The focus includes types of technology used, the ways technology is employed in religious contexts, and the positive impacts as well as challenges. A qualitative method is applied, using field study: data collection through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The subjects are young people aged 15-25 residing in Bumiraharjo village. The results show that technology—especially social media, religious applications, and online platforms—broadens access to religious materials and supports discussions and personal reflection. However, there are challenges such as invalid information, distraction due to worldly content, and lack of mentorship from local religious figures. The study recommends strengthening religious digital literacy and collaboration between youth and religious leaders to use technology wisely.

analisis hukum islamterhadap wanita karirdalam dinamika keluargaperspektif jp3m(jam'iyyah pengasuh pesantren putri dan muballighoh)

RIZKI FAJAR PRAYOGI
2025 · Thesis · Open Access

Abstract: The increasing participation of women in the workforce carries dual implications for Muslim families: it strengthens economic resilience while also potentially generating conflicts between domestic and public roles. This raises questions about how Islamic law views the role of career women in maintaining family harmony, as well as how local religious institutions such as Jam’iyyah Pengasuh Pesantren Putri dan Mubalighoh (JP3M) in Kota Metro contribute alternative perspectives in addressing this issue. This study aims to analyze the role of career women from the perspective of Islamic law, explore the views of female scholars including the Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), and examine JP3M’s perspectives on strategies for maintaining balance between professional careers and household responsibilities. The research employed fieldwork (field research) using a qualitative normative-sociological approach. Primary data were obtained through in-depth interviews and observations with JP3M members and career women in Kota Metro. Secondary data were drawn from literature on fiqh al-usrah, maqāṣid al-syarī‘ah, contemporary fatwas, and studies by female scholars. The data were analyzed thematically, linking Islamic legal norms with the social realities of the community. The findings indicate that Islamic law conditionally permits women to work, provided they observe syar‘i ethics and do not neglect family responsibilities. Female scholars, particularly KUPI, emphasize the principles of mubādalah (reciprocity) and substantive justice, thereby positioning women’s work as an act of public good (maṣlaḥah) when it supports family resilience. JP3M in Kota Metro reinforces this view by highlighting the importance of role negotiation (musyawarah), equitable division of domestic labor, institutional support, and family-friendly public policies. Thus, career women are not in conflict with family harmony but instead serve as strategic partners in realizing Muslim families characterized by sakinah, mawaddah, and raḥmah.

Metode diskisi dan dialog dalam Menanggulangi Krisis Moral Generasi Z di Media Sosial studi kasus SMP kartikatama metro

HANIF NUR FADHOLI
2025 · Thesis · Open Access

Di era perkembang an media sosial saat ini, media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja, memberikan dampak positif terhadap kreativitas dan akses informasi, namun juga menimbulkan tantangan serius terhadap moralitas dan karakter generasi muda. Krisis moral yang muncul meliputi penurunan etika komunikasi, perilaku meniru konten negatif, serta menurunnya disiplin dan sopan santun di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi dan dialog menjadi strategi efektif dalam pembentukan kesadaran moral siswa. Guru PAI berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang berpikir kritis, reflektif, dan komunikatif, sehingga siswa dapat menilai nilai moral dari perspektif agama dan sosial secara rasional. Melalui kegiatan dialogis ini, siswa lebih berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial, sopan dalam berkomentar, dan mampu menegur perilaku negatif teman sebaya. Secara teoretis, hasil penelitian memperkuat pandangan Vygotsky tentang konstruktivisme sosial dan konsep ta’dib menurut Al-Attas, bahwa pendidikan moral terbentuk melalui interaksi sosial dan keteladanan reflektif. Dengan demikian, penerapan metode dialog dan diskusi dalam pembelajaran PAI terbukti efektif membentuk spiritualitas digital, tanggung jawab sosial, serta kesadaran etis generasi Z di era media sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode ini dalam kurikulum Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai model pendidikan karakter yang adaptif, inovatif, dan kontekstual di sekolah-sekolah Indonesia.