AULIA SALSABILA
2026 · Thesis · Open Access
Discipline is an essential aspect of character and behavior development for students in Islamic boarding schools. However, some students at Pondok Pesantren Jamiatul Ulum still face difficulties in maintaining discipline in worship, learning, and daily activities. This study aims to examine the implementation of the targhib wa tarhib method in effectively enhancing students’ discipline. A qualitative approach with a phenomenological method was used, including in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Data were analyzed inductively following Miles and Huberman’s model, including data collection, reduction, display, and conclusion drawing. The findings indicate that the targhib wa tarhib method is implemented in three stages: planning (establishing rules, schedules, and discipline indicators), implementation (providing positive reinforcement through praise, prayer, exemplary behavior, and simple rewards, alongside gradual educational sanctions), and evaluation (monitoring behavior and providing further guidance). Initially motivated by praise or fear of sanctions, students gradually develop discipline as personal awareness and responsibility. Therefore, the targhib wa tarhib method effectively shapes students into well-mannered, polite, and responsible individuals
DINIA SHOLEKHA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah NU Metro. Fokus penelitian mencakup fleksibilitas pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil Pelajar Pancasila, penggunaan asesmen formatif dan diagnostik, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas dalam pembelajaran memungkinkan guru menyesuaikan metode dan materi sesuai kemampuan serta minat siswa, sementara pembelajaran berbasis proyek mendorong keterlibatan aktif siswa dalam praktik ibadah dan akhlak. Penguatan profil Pelajar Pancasila dan asesmen formatif serta diagnostik mendukung pengembangan karakter religius, sosial, dan kognitif siswa. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi memastikan setiap siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai ritme belajarnya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil mendukung internalisasi nilai keagamaan secara holistik, membentuk siswa yang religius, kritis, kreatif, dan berakhlak mulia, sekaligus mendorong kemandirian dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
AULIA PUTRI MAHARANI
2026 · Thesis · Open Access
Islamic religious education plays an important role in shaping children’s character, morality, and spirituality, especially amid the development of the digital era that influences learning patterns and social interaction. In Kelurahan Margodadi Metro Selatan, the increasing number of muallaf and socio-religious dynamics present particular challenges for muallaf parents in instilling Islamic values in their children. Muallaf parents are not only strengthening their personal religious understanding but also carrying the responsibility of developing their children’s faith (aqidah), worship practices, and moral conduct in the midst of open digital information flows. This study aims to describe the efforts of muallaf parents in instilling Islamic values in their children and to identify the supporting and inhibiting factors. The research employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The findings show that the strategies applied include role modeling, habituation of worship, Islamic communication, and wise supervision and use of digital media. Supporting factors include community support and religious activities, while inhibiting factors involve limited religious understanding and digital literacy. These findings highlight the importance of synergy between religious guidance and digital literacy in strengthening the internalization of Islamic values within muallaf families in the modern era.
NADINA SALSABILA
2026 · Thesis · Open Access
Rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan siswa masih menjadi hambatan signifikan dalam pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran konvensional yang berpusat pada kelas sering kali membatasi kemampuan guru dalam memberikan bimbingan individual untuk memperbaiki kesalahan bacaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode sorogan serta menganalisis tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada tingkat sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan diterapkan melalui sesi membaca Al-Qur’an secara individual di hadapan guru sehingga memungkinkan koreksi langsung terhadap kesalahan bacaan. Penerapan metode ini berkontribusi pada peningkatan kelancaran membaca, ketepatan dalam penerapan kaidah tajwid, serta kepercayaan diri siswa. Tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat kemampuan siswa, serta variasi kedisiplinan belajar. Secara keseluruhan, metode sorogan terbukti sebagai pendekatan yang efektif karena memberikan perhatian personal dan umpan balik langsung dalam proses pembelajaran membaca Al-Qur’an.
AMRI ZAINUL IKHSAN
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui dakwah kultural Gus Dur di Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Desa Toto Katon, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Fenomena radikalisme dan intoleransi menjadi ancaman serius bagi bangsa yang majemuk, sehingga moderasi beragama menjadi suatu keharusan yang harus dijunjung tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Penelitian ini membahas tiga rumusan masalah utama, yaitu: (1) bagaimana dakwah kultural Gus Dur dipahami dan dipraktikkan oleh anggota GP Ansor; (2) bagaimana proses internalisasi nilai- nilai moderasi beragama berlangsung dalam komunitas; dan (3) faktor-faktor apa saja yang mendukung atau menghambat proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GP Ansor telah berhasil menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan kader yang terstruktur, partisipasi dalam tradisi budaya lokal, serta keteladanan dalam perilaku sehari-hari. Implementasi dakwah kultural Gus Dur melalui tradisi lokal, keteladanan personal, dan pendekatan humor yang komunikatif terbukti efektif serta selaras dengan praktik budaya masyarakat setempat. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral action). Faktor pendukung meliputi dukungan tokoh Nahdlatul Ulama, program kaderisasi yang terstruktur, kuatnya tradisi keagamaan lokal, serta koordinasi dengan GP Ansor tingkat yang lebih tinggi. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh radikalisme di media sosial, keterbatasan pemahaman sebagian anggota, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan dakwah Gus Dur tetap relevan dan efektif dalam membentuk karakter moderat di kalangan pemuda akar rumput.
FEBI AKBAR RIZKI
2026 · Thesis · Open Access
Strategi pemasaran pendidikan berbasis bauran pemasaran 4P di SMK Muhammadiyah Sekampung telah berjalan secara masif. Keterpaduan antara produk yang relevan, harga terjangkau, lokasi strategis dengan fasilitas yang memadai, serta promosi yang komprehensif berkontribusi nyata terhadap meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di lembaga ini.
ULAN MAULITA
2026 · Thesis · Open Access
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan kewajiban penggunaan aplikasi Berkah Digital dalam upaya mengoptimalkan penyaluran dan pengawasan pembiayaan murabahah di BMT Assafiyah Berkah Nasional KC Metro. Transformasi digital dipandang krusial untuk meningkatkan efisiensi operasional lembaga keuangan mikro syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini bertujuan untuk mempercepat administrasi dan meningkatkan transparansi, praktik di lapangan belum sepenuhnya optimal. Implementasi aplikasi berhasil mempermudah kontrol angsuran secara sistematis, namun efektivitasnya terhambat secara signifikan oleh rendahnya literasi digital anggota senior dan kendala teknis jaringan yang kerap muncul. Akibatnya, sebagian proses pengawasan masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi secara utuh sesuai target kebijakan. Secara keseluruhan, kebijakan ini memberikan fondasi digitalisasi yang baik, namun memerlukan evaluasi mendalam pada aspek kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung agar optimalisasi pembiayaan murabahah dapat benar-benar tercapai secara akuntabel.
EVI WIJAYANTI
2026 · Thesis · Open Access
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN MEDIA TANGRAM PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA INSAN MADANI TAHUN AJARAN 2024/2025 ABSTRAK Penelitianinidilatarbelakangi oleh pentingnya media pembelajarandalammenstimulasiperkembangananakusiadini, khususnyamotorikhalus yang berpengaruh pada keterampilansehari-hari. Tangram sebagai media permainanedukatiftidakhanyamengenalkanbentukgeometri, tetapi juga melatihkoordinasitangan-mata, imajinasi, dan kreativitasanak. Hasil prasurvey di RA InsanMadanimenunjukkansebagianbesaranakusia 4–5 tahunmasihbelumberkembang optimal dalammotorikhalus, sementarapenggunaan tangram lebihdifokuskan pada aspekkognitif. Karena itu, penelitianinimemfokuskan pada peran guru dalammengembangkanmotorikhalusanakmelaluipenerapan media tangram secaralebihterarah. Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuiupaya guru mengembangkan motoric halusanakmenggunakan media tangram pada anakusia 4-5 tahun di RA InsanMadani. Penelitianiniadalahpenelitiandeskriptifkualitatif. Metodepengumpulan data yaituobservasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan Teknik analisisdatanyamenggunakanreduksi, display dan menarikkesimpulan. Berdasarkanhasilpenelitian, dapatdisimpulkanbahwapenggunaan media tangram terbuktiefektifdalammengembangkanmotorikhalusanakusia 4–5 tahun di RA InsanMadani. Guru berperanpentingbukanhanyasebagaipemberiinstruksi, tetapi juga sebagaifasilitator yang mendampingi, memotivasi, dan membimbinganakdalammenyusunberbagaibentuksesuaikreativitasmereka. Melaluikegiatanini, anakterlatihmenggerakkanjari-jemarisecaraterkoordinasi, meningkatkankonsentrasi, sertamengasahketerampilanmenggambar, menempel, dan menyusunbentuk. Hasil observasi dan wawancaramenunjukkanadanyapeningkatansignifikan, darikategorimulaiberkembangmenjadiberkembangsesuaiharapanbahkanberkembang sangat baik. Dengandemikian, media tangram dapatdijadikanalternatifpembelajaran yang menyenangkansekaligusbermanfaatbagipengembanganketerampilanmotorikhalusanakusiadini.
SITI ROKAYAH
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HARTA KARUN BILANGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI DI TK ARSYA BUNDA BANDAR MATARAM LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025/2026 Oleh: SITI ROKAYAH Media pembelajaran merupakan perangkat yang dimanfaatkan oleh guru atau pendidik untuk menunjang keselenggaraannya kegiatan belajar anak. Media juga dapat menjadi alternatif untuk membantu melatih kemampuan berhitung pada anak. Dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan ramah ligkungan untuk melatih berhitung pada anak usia dini di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan Reseacrh and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Proses pengembangan dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli media dan materi, serta uji coba produk terbatas dan lapangan pada anak usa 4-5 tahun. Adapun lokasi penelitian di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk melatih motorik halus pada anak usia dini dengan mengembangkan media pembelajaran harta karun bilangan yang berbahan dasar triplek di TK Arsya Bunda Bandar Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media harta karun bilangan ini efisien dalam meningkatkan kamampuan berhitung pada anak usia dini, khususnya dalam aspek menghitung jumlah objek dari satu hingga sepuluh, memahami makna dasar konsep bilangan, mengenali symbol atau tanda angka, menyesuaikan symbol bilangan dengan symbol bilangan yang sepadan, serta melafalkan symbol angka dari satu sampai sepuluh. Selain itu, media harta karun bilangan juga mendapat tanggapan positif dari guru kelas sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Dengan demikian , media pembelajaran harta karun bilangan berbahan dasar triplek ini layak digunakan sebagai sarana edukatif atau media pembelajaran yang mendukung perkembangan berhitung pada anak usia dini.
ASTRIA NINGRUM
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan fisik motorik kasar pada anak dengan autisme, khususnya dalam koordinasi gerak, keseimbangan, dan kelincahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam menerapkan gerak dan lagu untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK As Salam Branti. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelompok B, dan satu anak dengan autisme berinisial SAF. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak belum berkembang optimal. Upaya guru dilakukan melalui kegiatan gerak dan lagu secara terstruktur, meliputi pemilihan lagu yang sesuai, pendekatan individual, pelaksanaan bertahap, serta evaluasi. Penerapan metode ini memberikan peningkatan bertahap pada koordinasi gerak, keseimbangan, dan kemampuan mengikuti instruksi. Dengan demikian, gerak dan lagu efektif dalam membantu mengembangkan kemampuan motorik kasar anak dengan autisme.
ZEVI LUSIANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi layanan digital Micropay Mobile serta dampaknya terhadap kepuasan anggota di BMT Artha Buana Metro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan triangulasi sebagai teknik untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Micropay Mobile, yang dikembangkan dari platform IBS Mobile sebelumnya, berhasil meningkatkan kepuasan anggota melalui empat aspek utama: kemudahan akses layanan kapan saja dan di mana saja, efisiensi waktu dan biaya transaksi, kecepatan dan akurasi transaksi secara realtime, serta sistem keamanan berlapis berbasis autentikasi PIN dan notifikasi transaksi. Analisis menggunakan kerangka SERVQUAL menunjukkan bahwa aplikasi ini memenuhi lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital dan kendala jaringan internet. Untuk mengatasi hal ini, lembaga menyelenggarakan program sosialisasi, edukasi penggunaan aplikasi, serta layanan pendampingan tatap muka. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital berkontribusi secara strategis dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara lembaga dan anggota berdasarkan kepercayaan dan loyalitas.
DEWI ISTIKOMAH
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan media sosial telah mengubah praktik jual beli, termasuk transaksi jual beli sapi, yang memberikan kemudahan namun juga meningkatkan potensi wanprestasi akibat ketidaksesuaian antara kesepakatan dan pelaksanaan. Penelitian ini penting karena belum terdapat kajian spesifik mengenai akibat hukum wanprestasi dalam jual beli sapi melalui media sosial berdasarkan hukum perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk wanprestasi dan menganalisis akibat hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian di Desa Buko Poso, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji menunjukkan bahwa wanprestasi terjadi ketika penjual menyerahkan sapi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang diperjanjikan. Akibat hukum yang timbul berupa pembatalan perjanjian dan pengembalian uang muka sebagai bentuk pertanggungjawaban penjual. Hal ini menunjukkan bahwa wanprestasi dalam transaksi melalui media sosial tetap menimbulkan konsekuensi hukum dan memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan.
LILIK WIJIYANTI
2026 · Thesis · Open Access
Kepatuhan syariah merupakan fondasi utama yang menjamin keabsahan produk perbankan syariah, termasuk pada pembiayaan kepemilikan emas dengan akad murābaḥah. Sebagai komoditas ribawi, emas memerlukan mekanisme transaksi khusus untuk terhindar dari riba, gharar, dan maysir. Namun, implementasi skema pembiayaan emas di perbankan syariah masih menghadapi permasalahan krusial, terutama terkait mekanisme serah terima fisik (taqabudh), transparansi margin keuntungan, serta peran pengawasan syariah dalam penanganan wanprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme akad murābaḥah pada pembiayaan kepemilikan emas dan mengevaluasi tingkat kepatuhan syariah di Bank Aman Syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) di Bank Aman Syariah Sekampung, Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS), petugas pemasaran, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme akad murābaḥah diimplementasikan melalui beberapa tahapan: pengajuan pembiayaan oleh nasabah, pembelian emas oleh bank dari supplier (PT Aneka Tambang), penguasaan fisik emas sebelum akad, penandatanganan akad dengan margin yang transparan, dan penyimpanan emas sebagai agunan hingga angsuran lunas. Evaluasi kepatuhan syariah mengungkapkan bahwa skema ini secara fundamental telah memenuhi prinsip transparansi, penghindaran riba melalui harga tetap, dan penguasaan fisik sebelum penjualan (taqabudh). Namun, aspek yang perlu penyempurnaan meliputi kepastian waktu serah terima fisik sesuai Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 dan No. 77/DSN-MUI/V/2010 , serta penguatan pengawasan DPS dalam penanganan wanprestasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skema pembiayaan emas di Bank Aman Syariah secara fundamental telah memenuhi prinsip kepatuhan syariah, meskipun optimalisasi pengawasan dan mekanisme penyelesaian masalah masih diperlukan
HANI PUTRI NADIA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan Sedekah Jumat, peran orang tua dalam menanamkan empati dan kepedulian sosial, serta dampak kegiatan tersebut terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di RA Bustanul ‘Ulum Jayasakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelompok B, dan beberapa orang tua murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembiasaan Sedekah Jumat dilaksanakan secara rutin setiap minggu sebagai salah satu program pembentukan karakter di sekolah. Peran orang tua sangat penting dalam mendukung kegiatan tersebut, terutama melalui pemberian contoh, dukungan, serta komunikasi kepada anak mengenai makna berbagi. Dampak kegiatan ini terlihat pada perilaku anak yang menunjukkan sikap lebih peduli terhadap teman, memiliki kebiasaan berbagi, serta mampu memahami perasaan orang lain. Faktor pendukung kegiatan ini meliputi kerja sama antara sekolah dan orang tua serta keteladanan dari guru, sedangkan faktor penghambat yang ditemukan bersifat teknis seperti anak yang terkadang lupa membawa sedekah. Dengan demikian, pembiasaan Sedekah Jumat dapat menjadi salah satu cara yang efektif dalam menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial pada anak usia dini apabila dilakukan secara konsisten dan didukung oleh kerja sama antara sekolah dan keluarga.
HAFID ANSORI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menentukan hak kewarisan anak bawaan serta mengkaji pengaturan dan kedudukan hukumnya dalam sistem pembagian warisan menurut Kompilasi Hukum Islam pada Putusan Pengadilan Agama Nomor 449/Pdt.G/2024/PA.Twg. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, menggunakan data sekunder berupa putusan pengadilan, ketentuan Kompilasi Hukum Islam, serta didukung instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan dokumentasi untuk menelaah konstruksi pertimbangan hukum hakim. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran sistematis terhadap norma kewarisan Islam dan relevansinya dengan fakta hukum yang terungkap dalam persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mendasarkan pertimbangannya pada prinsip hubungan nasab sebagai dasar utama kewarisan, ketentuan normatif dalam Kompilasi Hukum Islam, serta asas keadilan dan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa. Anak bawaan secara yuridis hanya memiliki hubungan kewarisan dengan orang tua kandungnya dan tidak berkedudukan sebagai ahli waris dari orang tua tiri karena tidak adanya hubungan darah yang sah menurut hukum Islam. Pengaturan dalam Kompilasi Hukum Islam memberikan batasan yang tegas mengenai subjek ahli waris sehingga menjamin kepastian hukum dalam pembagian harta peninggalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi penerapan norma kewarisan Islam guna mencegah perluasan interpretasi yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum dalam praktik peradilan agama.
DIAN WIDIA ASMERIANTI
2026 · Thesis · Open Access
Deposito mudharabah merupaka produk penghimpunan dana pada perbankan syariah yang dilaksanakan berdasarkan akad Kerjasama antara nasabah sebagai shohibul maal dan bank sebagai mudharib dengan sistem bagi hasil. Produk ini memiliki jangka waktu tertentu sehingga dana tidak dapat di cairkan sebelum jatuh tempo. Namun, dalam praktiknya masih terdapat nasabah yang melakukan pencairan deposito sebelum jatuh tempo, karena kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi hal tersebut, Bank aman syariah menerapkan kebijakan penalti sebagai kosekuensi atas pelanggaran akad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penalti pada pencairan deposito mudharabah sebelum jatuh tempo serta menilai efektivitas penalti dalam mencegah keputusan nasabah menarik dana lebih awal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui Teknik wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penalti berfungsi sebagai pengendalian nasabah agar tidak mencairkann deposito sebelum jatuh tempo, tetapi tidak selalu menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan nasabah ketika dihadapkan pada kebutuhan ekonomi yang mendesak.
VIVI SURYANDARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pengembangan motorik halus pada anak usia dini khususnya pada usia 5-6 tahun, karena kemampuan ini berperan dalam mendukung aktivitas belajar anak. Kemampuan motorik halus anak dalam pembelajaran di TK Islam Rohman Nur Kecamatan Natar Belum Berkembang, terbukti masih terdapat beberapa anak yang masih sulit dalam kegiatan mengancingkan baju, menggunting, melipat kertas dan memegang pensil warna dengan baik. guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. salah satu bahan alam yang dapat digunka adalah serbuk kayu, karena memiliki tesktur yang ringan dan mudah dibentuk serta mudah ditemukan dilingkungan sekitar. Oleh karena itu, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan motorik halus pada anak usia dini usia 5-6 Tahun melalui media serbuk kayu di TK Islam Rohman Nur Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sabjek penelitian berfokus pada siswa kelompok usia 5-6 Tahun yang berjumlah 21 anak, dengan temuan 6 siswa Belum Berkembang, 9 Siswa Mulai Berkembang dan 6 Siswa Berkembang Sesuai Harapan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan kepada kegiatan pembelajaran yang menggunkan media serbuk kayu, sedangkan wawancara dilakukan dengan guru untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Data yang diperoleh kemudian di analisis melalui tahap pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya guru dalam mengembangkan motorik halus pada anak yang dilakukan melalui kegiatan mencetak berbagai bentuk melalui media serbuk kayu mampu mengembangkan motorik halus pada anak usia dini. Dengan demikian, penggunaan serbuk kayu dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik halus pada anak usia
ARUM KUMALA PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA KARDUS BEKAS MENJADI "WEATHER BOX" UNTUK MENGEMBANGKAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI USIA 4-5 TAHUN DI KB MELATI REJO BINANGUN, KEC. RAMAN UTARA, KAB. LAMPUNG TIMUR T.A 2024/2025 Arum Kumala Putri NPM. 211310016 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun di KB Melati Rejo Binangun dalam memahami konsep cuaca akibat keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai karakteristik anak usia dini. Data prasurvei menunjukkan sebagian besar anak masih berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB) pada indikator kognitif terkait pengenalan cuaca. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran dari kardus bekas yang dinamakan Weather Box serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan posttest lisan menggunakan pertanyaan pemantik. Indikator kognitif yang diukur meliputi kemampuan mengenal simbol cuaca, mengaitkan cuaca dengan aktivitas harian, berpikir kritis dan kreatif, serta memahami dampak cuaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weather Box menarik perhatian anak, mudah digunakan, menciptakan pembelajaran interaktif, serta membantu anak memahami konsep cuaca secara konkret. Media ini juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan daur ulang sebagai sarana belajar yang edukatif dan menyenangkan.
SIDIQ SAPUTRA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad wadi’ah yad dhamanah dalam pengelolaan dana siswa di SMK Al-Azhar Pugung Raharjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pengelola bank mini dan kepala sekolah selaku pihak yang mengawasi operasional dari bank mini, serta analisis dokumen terkait Prosedur Operasional Standar (POS) dan kesesuaian prinsip dan rukun akad wadi’ah berdasarkan Dewan Syari’ah Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana siswa pada bank mini tersebut masih perlu ditingkatkan dalam beberapa aspek, seperti pencatuman akad secara tertulis pada formulir tabungan, pengawasan yang dilakukan, dan pemisahan dana titipan dengan dana operasional. Wadi’ah Yad-Damanah adalah perjanjian antara pihak penitip dengan pihak yang diberikan kepercayaan untuk menerima titipan, sebagai pihak yang diberi kepercayaan untuk menerima titipan diperbolehkan untuk mengambil manfaat dengan cara menggunakan uang titipan tersebut sebaik mungkin. Implikasi temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengelola Bank Mini di SMK Al-Azhar untuk meningkatkan kinerja mereka dalam mengelola dana siswa dengan akad wadi’ah yad dhamanah sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku serta peran sekolah sebagai pengawas internal dalam kegiatan operasional Bank Mini di SMK Al-Azhar Pugung Raharjo.
EVA YUNIARTI
2026 · Thesis · Open Access
Tradisi pelangkahan sebagai bagian dari kearifan lokal dalam upacara perkawinan memiliki peran strategis sebagai media internalisasi nilai-nilai pendidikan akhlak yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, tradisi ini masih dipraktikkan sebagai bentuk penghormatan seorang adik kepada kakak yang dilangkahi dalam pernikahan, sekaligus merefleksikan nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual yang sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan akhlak dalam tradisi pelangkahan, mengidentifikasi nilai-nilai utama yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji relevansinya terhadap pembentukan karakter masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan melalui metode etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pengantin, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan, dengan nilai-nilai utama yang meliputi ketuhanan (takwa), adab dan akhlakul karimah, ukhuwah, qana‘ah, ta‘awun, serta tanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi pelangkahan tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat, tetapi juga sebagai wahana pendidikan akhlak nonformal yang efektif dalam membentuk pribadi yang religius, santun, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian pendidikan Islam berbasis kearifan lokal serta menjadi rujukan praktis bagi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pelestarian tradisi yang bermakna edukatif.