Profil penulis
Rahmat
4 karya publik ditemukan.
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Konteks Kurikulum 2013
Dalam dunia akademik kita bergelut dengan istilah strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran. Namun dikarenakan kurang akrab dengan istilah-istilah tersebut, sering sekali kemudian kita terjebak dengan pengucapan yang keliru. Mengabaikan kebakuan istilah-istilah tersebut mengakibatkan kerancuan atau gagal paham sehingga jangan heran kemudian muncul lulusan perguruan tinggi ketika ditanya perbedaan dari beberapa istilah di atas akan menjawab sekenanya saja. Sebagai contoh cooperative learning. Tidak jarang ada yang menduga cooperative learning adalah strategi pembelajaran, padahal cooperative learning adalah model dan atau pendekatan dalam sebuah pembelajaran. Contoh lain, inkuiri. Sebagian kita juga menyangka inkuiri adalah model pembelajaran, padahal lebih tepatnya inkuiri itu disebut metode pembelajaran. Pada kesempatan yang lain pula ada seorang guru menyampaikan atau menuliskan dalam silabus pembelajaran beberapa metode pembelajaran akan tetapi yang ia tulis bukan metode melainkan teknik pembelajaran. Adapun teknik pembelajaran yang sering diduga sebagai metode seperti Teknik Penugasan, Teknik Diskusi, Teknik Tanya Jawab, Teknik Ceramah dan lain sebagainya. Dalam buku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini, penulis tidak akan meluas kan pembahasan sampai kepada strategi, pendekatan, dan teknik pembelajaran. Untuk edisi lengkap akan penulis sampaikan pada buku terbitan selanjutnya. Oleh karena itu, sesuai dengan judul buku ini Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, maka pembaca akan disuguhi penjelasan secara gamblang tentang model dan metode pembelajaran sebab dua istilah ini seringkali dipertukarkan. Dan pembaca akan mendapati bagaimana aplikasi dari metode pembelajaran tersebut yang tentunya telah penulis sesuaikan dengan konteks Kurikulum 2013.
Formalisasi syariat Islam dalam perspektif tata hukum Indonesia
Implementation of sharia in the Indonesian legal system from the perspective of Indonesian administrative law.
Cahaya Akhlak
Pengantar Abu Mudi: Alhamdulillah, saya telah membaca sekilas hasil karya anak kami ini, Terjemahan Kitab Taisir al-Akhlaq sebagai suatu karya amal jariyah dalam membedah ilmu tasawuf. Secara sekilas saya simpulkan bahwa buku ini adalah alih bahasa untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat luas dalam memahami dan mengamalkan konsep akhlaq al-karimah. Saya beryukur sekali atas upaya dan karya anak kami dalam menyusun dan menerbitkan buku terjemahan ini dengan bahasa yang baik, lugas, enak dibaca serta mudah dipahami oleh seluruh khalayak masyarakat. Apalagi konsep tasawuf yang jarang diaplikasikan oleh masyarakat terkendala oleh rumitnya memahami teks asli dari literatur Ulama terdahulu. InsyaAllah dengan adanya karya ini bisa memberikan kemudahan bagi pembacanya. Oleh karena itu saya menyambut baik dan ikut mendorong penerbitan buku terjemahan tersebut serta berharap semoga bermanfaat sebagaimana kitab aslinya dan Allah menjadikan amal ibadah yang hanya didasari oleh semangat untuk mencari keridhaan-Nya. Amien...