Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR LAELA HASANAH

2 karya publik ditemukan.

2025: 2

Pola Asuh Orang Tua Sambung Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di RA MUSLIMAT BAITUL HUDA Tahun 2024/2025

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dalam keluarga yang melibatkan orang tua sambung, pola pengasuhan seringkali mengalami ketidakseimbangan karena adanya perbedaan pendekatan pengasuhan antara orang tua kandung dan orang tua sambung. Hal ini berpotensi menghambat tumbuh kembang anak, terutama jika tidak ada komunikasi yang baik antara orang tua sambung dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh orang tua sambung dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini di RA Muslimat Baitul Huda Sidoharjo, Selagai Lingga, Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah lima orang tua yang memiliki pasangan orang tua sambung dan anak usia dini di lembaga tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kecenderungan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua sambung, yaitu pola asuh positif, negatif, dan netral. Pola asuh positif terlihat dari sikap membimbing, mengarahkan, dan mendampingi anak, terutama dalam kegiatan belajar dan sosialisasi. Pola asuh negatif ditunjukkan dengan penggunaan kekerasan, minimnya dukungan dan perhatian, serta kurangnya kasih sayang yang menyebabkan anak menjadi pendiam, tidak percaya diri, dan sulit berinteraksi. Sementara itu, pola asuh netral ditandai dengan pemberian kebebasan tanpa batas dan tanpa kontrol, sehingga anak merasa diabaikan meski tidak ditekan secara langsung. Ketiga pola ini memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap perkembangan sosial emosional anak, tergantung pada konsistensi penerapan dan kualitas komunikasi antara orang tua sambung dan anak.