2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca lancar dan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Interactive Reading Aloud dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II di SD IT Bumi Sholawat Wates, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis untuk memahami proses pembelajaran dan pengalaman subjek penelitian. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Interactive Reading Aloud dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran, memilih bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta merancang langkah-langkah pembelajaran interaktif. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung melalui kegiatan pendahuluan berupa apersepsi dan motivasi, kegiatan inti berupa membaca nyaring oleh guru yang diikuti siswa, tanya jawab, diskusi, serta pendampingan individu, dan kegiatan penutup berupa refleksi serta penyimpulan bersama. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian secara lisan dan tertulis untuk mengukur kelancaran membaca, ketepatan pengucapan, serta pemahaman isi bacaan siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, terutama pada kelancaran, pemahaman, dan kepercayaan diri, meskipun belum merata pada seluruh siswa. Kata kunci: Metode Interactive, Reading Aloud, Kemampuan Membaca
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca lancar dan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Interactive Reading Aloud dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II di SD IT Bumi Sholawat Wates, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis untuk memahami proses pembelajaran dan pengalaman subjek penelitian. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Interactive Reading Aloud dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun tujuan pembelajaran, memilih bahan bacaan yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta merancang langkah-langkah pembelajaran interaktif. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung melalui kegiatan pendahuluan berupa apersepsi dan motivasi, kegiatan inti berupa membaca nyaring oleh guru yang diikuti siswa, tanya jawab, diskusi, serta pendampingan individu, dan kegiatan penutup berupa refleksi serta penyimpulan bersama. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian secara lisan dan tertulis untuk mengukur kelancaran membaca, ketepatan pengucapan, serta pemahaman isi bacaan siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, terutama pada kelancaran, pemahaman, dan kepercayaan diri, meskipun belum merata pada seluruh siswa. Kata kunci: Metode Interactive, Reading Aloud, Kemampuan Membaca
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa atas wanprestasi konsumen dalam jual beli pesanan (akad istisna’) serta mengkaji kesesuaiannya dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 06/DSN-MUI/IV/2000 tentang Jual Beli Istisna’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang dilaksanakan di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku usaha mebel (shani’) dan konsumen (mustashni’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi terjadi dalam bentuk pembatalan pesanan secara sepihak oleh konsumen setelah proses produksi berjalan, yang menimbulkan kerugian materiil bagi penjual. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah dengan kesepakatan pengembalian uang muka secara sebagian, sementara sisanya digunakan untuk menutup biaya produksi. Mekanisme penyelesaian sengketa yang ada di Desa Sumber Rejeki Kabupaten Lampung Tengah ini secara umum telah sesuai dengan ketentuan fatwa No.06/DSN-MUI/IV/2000 yang mengedepankan prinsip musyawarah sebelum menempuh jalur arbitrase syariah. Namun demikian, diperlukan penguatan dalam aspek pencatatan akad dan perincian spesifikasi barang secara tertulis guna mencegah terjadinya perbedaan persepsi serta menjamin keseimbangan hak dan kewajiban para pihak dalam akad istisna’
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis animasi terhadap prestasi belajar matematika materi bilangan pecahan sederhana. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas III SDN 1 Banarjoyo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli media sebesar 91% termasuk dalam kategori “sangat layak”. Dan ahli materi sebesar 87% termasuk dalam kategori “ sangat layak”. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respon positif dari peserta didik dengan persentase 86% serta respon guru sebesar 90% yang termasuk dalam kategori “sangat praktis’. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis animasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan prestasi belajar siswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis animasi terhadap prestasi belajar matematika materi bilangan pecahan sederhana. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas III SDN 1 Banarjoyo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli media sebesar 91% termasuk dalam kategori “sangat layak”. Dan ahli materi sebesar 87% termasuk dalam kategori “ sangat layak”. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respon positif dari peserta didik dengan persentase 86% serta respon guru sebesar 90% yang termasuk dalam kategori “sangat praktis’. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis animasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan dan prestasi belajar siswa.