Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: begawi cakak pupadun
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tradisi membayar uang dan kerbau saat begawi cakak pupadun perspektif sosiologis hukum Islam (studi kasus Masyarakat adat Lampung pupadun didesa bumi aji anak tuha Lampung tengah)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi merupakan aktivitas turun-temurun dari masa lampau yang dilakukan secara berkelanjutan tanpa perubahan signifikan. Di Lampung, salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah begawi cakak pupadun. Tradisi ini melibatkan penggunaan pakaian adat saat pernikahan atau cangget, serta pembayaran berupa uang dan kerbau. Tradisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi begawi cakak pupadun pada masyarakat adat Lampung Pupadun Desa Bumi Aji, Anak Tuha, Lampung Tengah. Dalam persfektif sosiologis hukum islam, Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diproleh melalui interaksi langsung melalui tokoh adat, masyarakat, dan tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama tradisi ini adalah untuk memperoleh gelar suttan, yang menentukan status sosial dalam adat. Namun, secara sosiologis hukum Islam, tradisi ini dianggap berlebihan karena membutuhkan biaya besar. Meskipun demikian, tradisi ini tetap diperbolehkan selama tidak mengubah keyakinan terhadap keimanan Allah. Kesimpulannya, tradisi begawi cakak pupadun dapat diterima dalam sosiologis hukum Islam selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail