Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: KHOIRUL ABDUL MAJID
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling terhadap prilaku agresif santri yang di pengaruhi budaya senioritas di pondok pesantren

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif santri di lingkungan pondok pesantren yang dipengaruhi budaya senioritas menjadi permasalahan serius yang memerlukan penanganan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling dalam menurunkan perilaku agresif santri di Pondok Pesantren Walisongo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest- Posttest. Sebanyak 20 santri putra asrama Sunan Kalijogo yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresif dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil skrining Buss Aggression Scale. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 10) dan kelompok kontrol (n = 10). Kelompok eksperimen mendapatkan empat sesi konseling kelompok behavior dengan teknik modeling masing-masing selama 45 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen dengan koreksi Welch. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor perilaku agresif yang signifikan setelah intervensi (t(19) = -19,965, p 0,001), dengan rerata pretest 60,45 (SD = 7,13) dan rerata posttest 96,75 (SD = 3,14). Temuan ini mengonfirmasi bahwa konseling kelompok behavior dengan teknik modeling efektif dalam menurunkan perilaku agresif santri yang dipengaruhi budaya senioritas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling terhadap prilaku agresif santri yang di pengaruhi budaya senioritas di pondok pesantren

2026•Koleksi Perpustakaan

Perilaku agresif santri di lingkungan pondok pesantren yang dipengaruhi budaya senioritas menjadi permasalahan serius yang memerlukan penanganan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan behavior teknik modeling dalam menurunkan perilaku agresif santri di Pondok Pesantren Walisongo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Pretest- Posttest. Sebanyak 20 santri putra asrama Sunan Kalijogo yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresif dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil skrining Buss Aggression Scale. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 10) dan kelompok kontrol (n = 10). Kelompok eksperimen mendapatkan empat sesi konseling kelompok behavior dengan teknik modeling masing-masing selama 45 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen dengan koreksi Welch. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor perilaku agresif yang signifikan setelah intervensi (t(19) = -19,965, p 0,001), dengan rerata pretest 60,45 (SD = 7,13) dan rerata posttest 96,75 (SD = 3,14). Temuan ini mengonfirmasi bahwa konseling kelompok behavior dengan teknik modeling efektif dalam menurunkan perilaku agresif santri yang dipengaruhi budaya senioritas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail