Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: Devi Suraya Az-zahra
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM Q.S AN-NAML AYAT 23-44( KAJIAN MA'NA CUM MAGHZA)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepemimpinan perempuan merupakan topik yang semakin mendapat perhatian di berbagai bidang, termasuk politik, bisnis, pendidikan dan sosial. Seiring dengan perkembangan zaman, perempuan telah menunjukkan kapasitas dan kompetensi mereka dalam memimpin, menginspirasi, dan membawa perubahan positif. Meskipun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti stereotip gender dan kesenjangan kesempatan, banyak perempuan telah membuktikan bahwa mereka mampu menjadi pemimpin yang efektif dan visioner. Artikel ini membahas tentang kepemimpinan perempuan pada surat An-Naml ayat 23-44 yang didalamnya terdapat kisah antara Nabi Sulaiman dan Ratu Saba’. Kisah ini disinyalir memberikan gambaran yang ideal mengenai kepemimpinan Perempuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan pustaka. Data dan sumber data di peroleh dari Al-Qur’an surat An-Naml ayat 23-44. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui simak catat. Teknik analisis menggunakan pendekatan deskriptif interpretatif dengan teori hermeneutika ma’a> cum maghza>. Hasil penelitian menunjukan bahwa sosok pemimpin perempuan yang tertuang dalam kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba’ pada surat An-Naml Ayat 23-44 menghasilkan kualifikasi pemimpin perempuan yang memiliki kuasa social dan material, berfikir open minded terhadap lawan atau oposisi, demokratis dan pemimpin yang mengakui kesalahan serta menerima kebenaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM Q.S AN-NAML AYAT 23-44( KAJIAN MA'NA CUM MAGHZA)

2025•Koleksi Perpustakaan

Kepemimpinan perempuan merupakan topik yang semakin mendapat perhatian di berbagai bidang, termasuk politik, bisnis, pendidikan dan sosial. Seiring dengan perkembangan zaman, perempuan telah menunjukkan kapasitas dan kompetensi mereka dalam memimpin, menginspirasi, dan membawa perubahan positif. Meskipun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti stereotip gender dan kesenjangan kesempatan, banyak perempuan telah membuktikan bahwa mereka mampu menjadi pemimpin yang efektif dan visioner. Artikel ini membahas tentang kepemimpinan perempuan pada surat An-Naml ayat 23-44 yang didalamnya terdapat kisah antara Nabi Sulaiman dan Ratu Saba’. Kisah ini disinyalir memberikan gambaran yang ideal mengenai kepemimpinan Perempuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan pustaka. Data dan sumber data di peroleh dari Al-Qur’an surat An-Naml ayat 23-44. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui simak catat. Teknik analisis menggunakan pendekatan deskriptif interpretatif dengan teori hermeneutika ma’a> cum maghza>. Hasil penelitian menunjukan bahwa sosok pemimpin perempuan yang tertuang dalam kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba’ pada surat An-Naml Ayat 23-44 menghasilkan kualifikasi pemimpin perempuan yang memiliki kuasa social dan material, berfikir open minded terhadap lawan atau oposisi, demokratis dan pemimpin yang mengakui kesalahan serta menerima kebenaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail