PERAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROHIS ( KEROHANIAN ISLAM) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMA NEGERI 1 SEKAMPUNG
Penurunan kualitas karakter religius pada siswa, seperti rendahnya kedisiplinan, kurangnya empati, dan perilaku menyimpang, menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Di SMAN 1 Sekampung, ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dirancang sebagai solusi untuk menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter religius siswa. Berbagai kegiatan seperti keputrian, baca tulis Al-Qur'an, dan dakwah melalui da’i, qira’, serta hadroh, menjadi media efektif dalam pembentukan akhlak mulia, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan rasa hormat dan toleransi antar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam membentuk karakter religious siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pembimbing ROHIS, siswa, dan guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sekampung. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Fokus penelitian adalah Peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam menanamkan tujuh indikator karakter religius, yaitu empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, dan keadilan. Hasil penelitian mengungkap bahwa kegiatan ekstrakurikuler ROHIS memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Siswa yang aktif dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan, kesadaran spiritual, serta sikap yang lebih menghormati guru dan sesama. Beberapa kendala, seperti keterlambatan dan benturan jadwal, dapat diatasi melalui pendekatan personal dan bimbingan yang sabar dari pembina. Program ini tidak hanya menguatkan nilai-nilai religius siswa, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan bernuansa Islami.